Faktor yang Mempengaruhi Munculnya Penyakit Busuk Pangkal Batang pada Kelapa Sawit

Faktor yang Mempengaruhi Munculnya Penyakit Busuk Pangkal Batang pada Kelapa Sawit

Beberapa tahun belakangan hingga saat ini tanaman perkebunan kelapa sawit selalu menjadi komoditas unggul di Indonesia. Selain itu, hampir pada setiap negara produsen, tanaman kelapa sawit memberikan kontribusi yang besar terhadap produk domestik bruto (PDB). Maka, perlu praktisi perkebunan perhatikan dan kendalikan jika tanaman terserang penyakit busuk pangkal batang kelapa sawit yang merugikan dan mematikan tanaman.

Apa Itu Penyakit Busuk Pangkal Batang?

Penyakit busuk pangkal batang (BPB) adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur Ganoderma. Penyakit tersebut dapat menurunkan produktivitas kelapa sawit dan menyebabkan kematian pada tanaman. Penyakit busuk pangkal batang ditandai dengan pembusukan pada pangkal batang, adanya basidiokarp Ganoderma di pangkal batang, serta menurunnya produktivitas tanaman.

Penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Ganoderma sawit terjadi melalui penyebaran spora melalui udara, tanah, dan kontak akar sehingga tanaman yang terinfeksi dapat menyerang tanaman sehat.

Faktor Penyebab Penyakit Busuk Pangkal Batang

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan penyakit busuk pangkal batang yang menyerang tanaman kelapa sawit di antaranya: 

1. Faktor Lingkungan

Penyakit busuk pangkal batang pada kelapa sawit dapat disebabkan oleh jamur Ganoderma. Jamur ini berkembang pada lingkungan yang ekosistem tanahnya terganggu akibat pemberian bahan kimia seperti pupuk kimia dan pestisida dalam jangka waktu yang lama, terus menerus serta berlebihan. Jamur ini memiliki kemampuan untuk menyerang akar pohon sawit yang sehat dan menyebabkan kematian pohon. 

Serangan Ganoderma membuat tanaman kelapa sawit yang sehat mengalami pembusukan pada bagian tengah atau pangkal batang sehingga tanaman akan mudah patah pada bagian tengah batang. 

Jamur ini sangat berbahaya dan jika tidak segera diatasi maka busuk pangkal batang sawit bisa cepat menyebar luas. Maka, perlu pengendalian Ganoderma dengan CHIPS® dari PKT yang dapat membantu menekan laju perkembangan Ganoderma pada tanaman kelapa sawit. 

Keberhasilan CHIPS® dalam mengendalikan Ganoderma dapat menjadi solusi konkret untuk mengendalikan penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Ganoderma dan membantu praktisi perkebunan dalam meningkatkan hasil panen.

Busuk pangkal batang juga dapat dipengaruhi oleh tingkat kelembapan yang tinggi pada tanah di sekitar pangkal batang kelapa sawit. Kelembapan yang berlebihan dapat menciptakan kondisi yang ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan jamur Ganoderma penyebab penyakit busuk pangkal batang. 

2. Penggunaan Material Tanaman yang tidak Toleran terhadap Ganoderma 

Banyak praktisi perkebunan belum menyadari bahwa tanaman kelapa sawit terserang Ganoderma pada stadium awal karena secara visual tanaman kelapa sawit terlihat normal. Biasanya serangan Ganoderma mulai berkembang pada penanaman generasi kedua (pasca replanting) karena pada periode ini penyakit Ganoderma berkembang cukup cepat akibat terganggunya ekosistem tanah karena penggunaan bahan kimia yang berlebihan pada periode sebelumnya. 

Jika menggunakan material tanaman yang tidak toleran terhadap penyakit Ganoderma maka dapat dipastikan tanaman akan mudah terserang Ganoderma. Maka pihak perkebunan dapat merubah pola budidaya tanaman sawit dengan cara ramah lingkungan menggunakan formulasi khusus pengendali hayati CHIPS® dari Plantation Key Technology (PKT). PKT merupakan perusahaan Biotechnology Research and Solution yang melalui penelitian mendalam terkait penyakit ini sejak belasan tahun telah memiliki formulasi pengendalian Ganoderma secara hayati CHIPS® yang terbukti efektif.

Pengendali Ganoderma CHIPS® yang diformulasi khusus untuk mengendalikan Ganoderma yang telah disesuaikan dengan jenis Ganoderma sehingga penyakit busuk pangkal batang dapat diatasi. Dengan riset dan pengalaman puluhan tahun dimana atas penemuannya sudah mendapatkan rekor MURI sebagai penemu vaksin Ganoderma satu-satunya di Indonesia bahkan dunia.

PKT juga terbukti memiliki strategi pengendalian penyakit busuk pangkal batang yang paling ampuh yakni dengan melakukan pengendalian terpadu yang merupakan kombinasi dari pengendali Ganoderma CHIPS® dan nutrien pupuk memadai seperti pupuk MOAF® yang diformulasi spesifik untuk hal ini.

Penutup

Bagi perusahaan perkebunan yang memiliki masalah sama terkait penyakit busuk pangkal batang pada tanaman kelapa sawit dan ingin bertanya lebih lanjut mengenai cara meningkatkan produksi dan pengendalian penyakit pada tanaman kelapa sawit, dapat mengunjungi website www.pkt-group.com atau menghubungi whatsapp +62 821 2000 6888

FAQ
1. Bagaimana cara mengatasi penyakit Ganoderma pada sawit?

Untuk mengendalikan serangan Ganoderma, Plantation Key Technology (PKT) yang merupakan Perusahaan Biotechnology Research and Solution memberikan solusi atas persoalan tersebut berupa pengendalian hayati berupa formulasi pengendalian Ganoderma CHIPS® yang terbukti efektif.

2. Bagaimana mengatasi penyakit busuk pangkal batang yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman?

Dengan cara memberikan nutrisi pada tanaman terlebih dahulu seperti dengan cara mengaplikasikan pupuk MOAF® yang sangat membantu perkembangan pohon selama proses pengendalian dan recovery. Dilanjutkan dengan aplikasi pengendali hayati menggunakan formulasi  CHIPS®, yang berfungsi untuk mengendalikan serangan Ganoderma

Strategi pengendalian penyakit busuk pangkal batang ini adalah paling efisien dengan melakukan pengendalian terpadu yang merupakan kombinasi dari pupuk dan pengendali hayati seperti yang disarankan oleh PKT (Plantation Key Technology) yang diformulasi spesifik sesuai dengan kebutuhan kebun. Dengan mengaplikasikan pengendalian terpadu ini praktisi perkebunan akan memperoleh hasil panen melimpah dari pohon yang sehat.