Pemprov Riau Gandeng ISPO Promosikan Bisnis Kelapa Sawit Ramah Lingkungan

Sawit Notif – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mendorong para pelaku usaha dan perkebunan untuk memproduksi sawit yang ramah lingkungan sesuai dengan peraturan perundangan di Indonesia.

Adapun cara yang dilakukan adalah dengan mengurus sertifikasi perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia atau Indonesia Sustainabel Palm Oil (ISPO).

Mengutip Radarmukomuko.com, Kepala Dusun Provinsi Riau saat diwawancarai menjelaskan bahwa selain produksi ramah lingkungan, dengan ISPO para praktisi perkebunan sawit dapat membuat sistem di bidang perkebunan yang layak ekonomi dan layak sosial. Ini berdasarkan pada ketentuan yang sesuai dengan Perpres nomor 44 tahun 2020. Maka itu, ia mengharapkan pola sertifikasi ISPO menjadi lebih baik.

Kemudian, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau juga mencatat terdapat 396 perusahaan sawit di Riau, namun dari jumlah tersebut hanya 121 perusahaan atau 30 persen yang telah bersertifikat ISPO. Padahal  KUD telah melaksanakan replanting sebanyak 110 KUD dan semuanya berpotensi untuk mengurus sertifikasi ISPO agar produk mereka dapat memenuhi ketentuan ramah lingkungan, layak ekonomi dan juga layak sosial.

Sebab itu, Dinas Perkebunan Provinsi Riau saat ini memiliki tanggung jawab moral untuk mempercepat sebanyak 70 persen dari perusahaan di Riau untuk dapat memperoleh sertifikat ISPO.

Sumber: Radarmukomuko.com