Penyebab Harga CPO Naik di Tengah Kenaikan Ekspor Produk Sawit

Harga Sawit di Aceh Stabil Dengan Rp1.900/kilogram

Sawit Notif – Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat pada awal sesi perdagangan Rabu (23/11), dan memperpanjang relinya pada pekan ini. Dilansir melalui Refinitiv, harga CPO di sesi awal perdagangan naik tipis 0,72% ke MYR 4.033/ton pada pukul 08:05 WIB.

Mengutip Cnbcindonesia.com, harga CPO naik tipis 0,27% dalam sepekan secara point-to-point (ptp). Namun, masih drop 2,28% secara bulanan dan ambles 17,96% secara tahunan.

Minyak kelapa sawit ini dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait karena mereka bersaing untuk mendapat bagian di pasar minyak nabati global. Sehingga ketika harga minyak kedelai menguat, harga CPO juga melesat naik.

Selain itu, Dikutip dari Okezone.com kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) Malaysia juga menguat cukup signifikan pada Selasa (22/11) di tengah optimisme pasar terhadap kenaikan ekspor produk sawit dan nilai mata uang ringgit yang lebih murah.

Penyebab ini juga tejadi lantaran harga CPO mendapat dukungan dari ekspor produk minyak sawit Malaysia yang naik 8,1% pada periode 1-20 November 2022, sebagaimana data surveyor kargo Societe Generale de Surveillance, dilansir dari Reuters.

Sedangkan, akhir pekan lalu kargo Intertek Testing Services mencatat ekspor pada 1-20 November naik 9,6% dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya, sementara perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia melaporkan kenaikan 2,9%.

Penyebab lain juga karena nilai mata uang Ringgit yang lemah terhadap dolar Amerika Serikat dan membuat minyak nabati Negeri Jiran lebih murah bagi pemegang mata uang asing.

Sumber: Cnbcindonesia.com, dan Okezone.com