Pengaruh Biofungisida terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit yang Terserang Ganoderma

Pengaruh Biofungisida terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit yang Terserang Ganoderma

Biofungisida terbuat dari bahan organik dan ramah lingkungan. Selain itu, banyak manfaat atau keuntungan lainnya yang bisa diperoleh dengan menggunakan fungisida organik (biofungisida) dalam pengendalian Ganoderma. Penggunaan biofungisida haruslah dengan dosis dan cara yang tepat sebab bisa mempengaruhi pertumbuhan serta produktivitas tanaman kelapa sawit yang sudah terserang Ganoderma.

Read More
Teknik Underplanting Sawit Dianggap Bisa Mengundang Hama Penyakit

Teknik Underplanting Sawit Dianggap Bisa Mengundang Hama Penyakit

Sistem underplanting sedikit berbeda dari jenis peremajaan sawit lain sebab pada sistem ini tanaman baru akan ditanam sedangkan tanaman lama tetap dibiarkan saja. Hal ini menjadi perdebatan pro dan kontra yang mengundang isu bahwa sistem peremajaan sawit ini menimbulkan hama penyakit baru. Terutama penyakit pada tanaman lama dan bisa menular ke tanaman baru yang sedang bertumbuh.

Read More
MPOB Luncurkan Dua Teknologi Baru untuk Identifikasi Pohon Sawit

MPOB Luncurkan Dua Teknologi Baru untuk Identifikasi Pohon Sawit

Dewan Malaysian Palm Oil Board (MPOB) telah meluncurkan dua teknologi baru yang berasal dari bioteknologi dan klaster makanan untuk komersialisasi pada acara Transfer of Technology (ToT) MPOB 2023. Teknologi baru tersebut adalah True to Type Version. 2 yang merupakan platform genotipe resolusi tinggi untuk identifikasi pohon sawit dewasa dengan menggunakan analog keju Mozzarella berbahan dasar sawit.

Read More
Solusi Tepat Meningkatkan Produktivitas dan Mengendalikan Penyakit Ganoderma pada Tanaman Kelapa Sawit

Solusi Tepat Meningkatkan Produktivitas dan Mengendalikan Penyakit Ganoderma pada Tanaman Kelapa Sawit – Monthly Update Volume 25

Secara umum tanaman sawit sangatlah rentan kekurangan nutrisi dikarenakan unsur hara yang tidak terserap secara optimal dan menyebabkan tanaman defisiensi hara.  Defisiensi hara kerap terjadi karena beberapa faktor yang diantaranya adalah pemberian pupuk kimia secara terus menerus, metode pemupukan yang tidak tepat dosis dan tepat waktu, serta kondisi lingkungan. 

Read More