Ketahui Perawatan dan Pupuk Agar Buah Sawit Besar dan Berat

merawat-sawit

Sawit Notif – Banyak upaya yang dilakukan oleh petani sawit agar buah sawit besar dan berat. Buah dengan kualitas yang baik tentu memiliki nilai ekonomi yang lebih utama. Jumlah minyaknya jauh lebih banyak dan berkualitas.

Oleh karena itu, penting bagi petani sawit mengetahui cara perawatan sawit yang bisa menghasilkan buah berkualitas. Buah dengan kualitas unggulan nantinya bisa dimanfaatkan untuk industri makanan maupun industri kosmetik.

Faktor yang Membuat Buah Sawit Jadi Besar dan Berat

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi produktivitas tanaman. Mulai dari fase awal pembibitan hingga pohon sawit siap panen. Di antaranya faktor genetik, faktor lingkungan, pemberian pupuk, perawatan tajuk, serta pengendalian hama dan penyakit. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Faktor Genetik

Pondasi utama untuk memiliki potensi buah sawit menjanjikan tentu saja memilih bibit yang unggul. Dengan memilih bibit unggulan, tanaman di perkebunan dapat menghasilkan buah yang besar, berat, dan mempunyai rendemen minyak tinggi.

Bibit unggulan biasanya sudah melewati seleksi ketat sehingga pertumbuhan tanaman lebih seragam dan efisien. Bibit unggul juga cenderung menghasilkan tandan buah dengan jumlah brondolan banyak dan ukuran buah yang padat.

2. Faktor Lingkungan

Lingkungan tumbuh yang baik ikut mempengaruhi keberhasilan produksi buah sawit. Tanaman sawit memerlukan kondisi iklim tropis dengan curah hujan ideal antara 1.500–2.500 mm per tahun yang tersebar merata.

Tidak hanya itu, tanaman sawit juga memerlukan  sinar matahari penuh minimal 5–6 jam per hari. Tanaman sawit yang tumbuh subur membutuhkan tanah dengan kandungan bahan organik yang tinggi.

3. Pemberian Pupuk

Penting bagi petani memberikan pupuk agar buah sawit besar dan berat. Pemberian pupuk yang tepat sangat berpengaruh terhadap ukuran dan berat buah sawit. Tanaman sawit di perkebunan memerlukan berbagai unsur hara.

Meliputi Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Magnesium (Mg), dan Boron (B) dengan fungsi yang berbeda-beda. Upayakan untuk mengikuti urutan pemupukan agar buah sawit besar dan berat.

4. Pemangkasan dan Perawatan Tajuk

Tips agar buah sawit besar dan berat juga berkaitan dengan pemangkasan dan perawatan tajuk. Tindakan ini berguna untuk menjaga tanaman tetap sehat dan produktif. Dengan memangkas pelepah yang sudah mengganggu, penyerapan matahari bisa berjalan optimal.

Sebaiknya petani menjadwalkan pemangkasan secara berkala dan tepat waktu. Selain membantu mempercepat pertumbuhan buah, perawatan tajuk yang baik ikut mencegah munculnya sarang hama.

5. Pengendalian Hama dan Penyakit

Cara agar buah sawit besar dan berat yang tidak boleh terlewat yakni melakukan pengendalian hama dan penyakit. Ada banyak sekali jenis hama dan penyakit yang mampu menyerang tanaman kelapa sawit di perkebunan.

Agar buahnya tumbuh besar, penting untuk melakukan pengendalian hama dan penyakit dengan terencana. Meliputi pengendalian biologis, sanitasi kebun, hingga penggunaan pestisida atau fungisida sesuai dosis dan jenis serangan.

Cara Perawatan agar Buah Sawit Besar

Agar buah kelapa sawit besar dan berat, petani sawit wajib menyusun strategi perawatan dengan tepat. Tujuannya tentu saja memaksimalkan pertumbuhan buah sawit yang memiliki ukuran dan bobot sesuai. Untuk selengkapnya, simak panduan cara perawatan sawit berikut ini:

1. Menggunakan Bibit Sawit Unggulan

Pemilihan bibit unggulan sangat menentukan hasil panen karena memiliki potensi genetik yang bagus. Bibit unggulan yang memiliki sertifikasi mampu menghasilkan tandan buah yang besar dengan jumlah brondolan banyak.

2. Memberi Pupuk secara Rutin dengan Dosis yang Tepat

Petani boleh memberikan pupuk perangsang agar buah sawit besar dan berat untuk memaksimalkan pertumbuhan buah. Utamakan pemberian pupuk dengan kandungan KCl, borat, dan Magnesium yang mempercepat pembentukan buah sawit.

3. Mengoptimalkan Penyerapan Cahaya

Pemberian pupuk pembesar agar buah sawit besar dan berat juga perlu diimbangi dengan penyerapan sinar matahari yang maksimal. Tujuannya untuk membantu proses fotosintesis. Pastikan untuk menanam sawit dengan jarak tanam yang ideal.

4. Memastikan Pengairan dan Drainase di Kebun

Air sangat penting dalam proses penyerapan unsur hara dan pembentukan buah. Oleh karena itu, petani perlu memastikan drainase di area kebun ditata sedemikian rupa agar akar sawit tidak menggenang atau membusuk.

5. Sanitasi dan Kebersihan Kebun

Persaingan dengan tanaman liar membuat penyerapan nutrisi tanaman tidak berjalan semestinya. Petani sawit wajib menjaga kebun tetap bersih dari gulma, pelepah mati, hingga sampah organik yang menghambat penyerapan nutrisi secara optimal.

Kegunaan Pupuk untuk Buah Sawit

Tanaman sawit memerlukan pupuk dengan kandungan Kalium dan Magnesium agar perkembangan buahnya besar serta memiliki kandungan minyak yang  tinggi. Pemilihan pupuk buah sawit yang terbaik berperan dalam meningkatkan rendemen minyak sawit.

Memakai pupuk untuk memperbanyak buah sawit sangat disarankan ketika tanaman berada dalam fase generatif. Pupuk memiliki kegunaan untuk merangsang pembentukan bunga jantan dan betina. Nantinya, pohon dapat menghasilkan tandan buah dengan optimal.

Pupuk buah sawit yang bagus mempunyai peran penting dalam merangsang pertumbuhan daun dan batang yang sehat. Jika pertumbuhan vegetatif berjalan optimal, pembentukan tandan buah di kemudian hari juga berjalan dengan baik.

  • Mendukung pengisian tandan dan produksi minyak sawit.
  • Merangsang tumbuhnya daun dan batang.
  • Membantu terbentuknya bunga dan buah pada pohon.
Tips Pemberian Pupuk agar Buah Sawit Besar

Pemberian pupuk secara tepat perlu memperhatikan sejumlah hal. Meliputi urutan pemupukan kelapa sawit yang benar, dosis pemupukan, jenis pupuk, waktu pemupukan, dosis pupuk, hingga cara menyebarkan pupuk.

  • Urutan pemupukan: mengikuti tahapan yang sesuai dengan pedoman.
  • Jenis pupuk: sesuai kebutuhan tanaman.
  • Waktu pemupukan: umumnya dua kali setahun.
  • Dosis: mengikuti umur tanaman.
  • Cara menyebarkan: secara menyeluruh.

Petani sebaiknya memanfaatkan pupuk MOAF dari PKT untuk mendorong pembesaran buah sawit. Pupuk ini mengandung unsur hara yang lengkap sehingga ideal untuk pertumbuhan tanaman sawit milik petani.

Gunakan Pupuk MOAF dari PKT!

Upaya perawatan agar buah sawit besar dan berat membutuhkan konsistensi dan keseriusan dari petani sawit. Sejak awal masa penanaman, tanaman sawit harus dirawat dengan metode yang benar.

Jika Anda tertarik untuk menggunakan pupuk MOAF, cek website www.pkt-group.com atau langsung menghubungi whatsapp 0821-2000-6888.

FAQ
Bagaimana Cara agar Sawit Berbuah Lebat?

Tanaman yang menghasilkan buah lebat perlu beberapa upaya perawatan. Meliputi penggunaan bibit unggul, pemupukan rutin sesuai analisis tanah, sanitasi kebun yang terjaga, serta pengendalian hama dan penyakit.

Pupuk Apa yang Bisa Membesarkan Buah Sawit?

Tanaman sawit memerlukan pupuk dengan kandungan Nitrogen, Fosfor, dan Kalium agar buahnya berukuran besar. Unsur tersebut berperan langsung dalam proses pengisian buah sehingga buah menjadi padat dan besar.

Apa Kegunaan Pupuk KCl untuk Sawit?

Buah sawit bisa menjadi kecil, kering, dan kosong tanpa KCl yang cukup. Oleh karena itu, pupuk KCl sangat vital dalam fase pembentukan buah sawit. Jangan sampai petani melewatkan pemberian pupuk KCl.

Pupuk KCl (Kalium Klorida) memiliki fungsi utama untuk membantu pengisian buah sawit, menjaga kelembapan sel buah, serta meningkatkan berat dan kualitas tandan. Selain itu, pupuk ini juga membantu memperkuat dinding sel tanaman. (AD)(SD)(DK)(NR)