Bandung – Kabar baik datang dari ajang International Symposium Ganoderma (ISGANO) Conference and Exhibition dengan tema “Future Technology for Controlling Ganoderma and Other Pests and Diseases in Oil Palm” yang berlangsung di Holiday Inn Convention Hall, Bandung, Jawa Barat, dari tanggal 5 – 8 Februari 2025. Plantation Key Technology (PKT) membagikan solusi inovatif untuk mengatasi penyakit Ganoderma, ancaman serius bagi produktivitas kelapa sawit, di hadapan pengusaha sawit, peneliti, dan praktisi dari dalam dan luar negeri.
ISGANO 2025 dibuka oleh Direktorat Jenderal Perkebunan dengan menunjukkan data faktor kehilangan produksi hingga 40% yang disebabkan oleh Ganoderma. Hal ini menjadi mengkhawatirkan ditengah program pemerintah dalam peningkatan produksi CPO. Maka dari itu Kementerian sekaligus Direktorat Jenderal Perkebunan mendukung segala bentuk inovasi yang berupaya membantu komunitas kelapa sawit seperti PPKS, P3PI, Apkasindo, GAPKI, hingga Universitas dan lembaga pelatihan yang berfokus pada agrikultur untuk mewujudkan program tersebut.
Media perkebunan selaku panitia acara ISGANO 2025 secara exclusive memberi kesempatan kepada peserta untuk mengikuti Gala Dinner dan dilanjutkan diskusi bersama Plantation Key Technology. Dalam kegiatan tersebut, Project Director Roderick Bastian, memaparkan tentang cara pengendalian Ganoderma yang tepat. Ia menekankan bahwa pengendalian lebih baik dilakukan sedini mungkin tanpa harus menunggu Ganoderma menyebar lebih banyak dan mengakibatkan penurunan produksi.
Pengendalian Ganoderma yang efektif adalah dengan tindakan preventif dan deteksi dini. Semakin cepat menangani infeksi Ganoderma, maka semakin besar peluang untuk mencegah penyebaran penyakit dan mencegah kerugian yang lebih besar.
PKT menerapkan solusi melalui produk CHIPS dan MOAF yang diformulasikan khusus sesuai kebutuhan kebun kebun kelapa sawit. CHIPS berfungsi untuk mengendalikan infeksi Ganoderma pada akar dan batang tanaman, sementara MOAF membantu meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan tanaman. Selain itu Plantation Key Technology juga menawarkan solusi pengendalian Ganoderma dengan Cost to Benefit Ratio yang sesuai dengan apa yang diharapkan semua pelaku pengusaha kelapa sawit.
CHIPS® adalah produk unggulan PKT sebagai vaksin Ganoderma yang mendapat rekor MURI Indonesia. Formula ini efektif menekan laju perkembangan penyakit busuk pangkal batang pada kelapa sawit, dan keberhasilan ini dianugerahi penghargaan MURI pada tahun 2016 silam kepada DR Supeno Surija, Ph.D sebagai penemu vaksin Ganoderma.
Solusi yang diterapkan oleh PKT mendapatkan sambutan hangat dari para peserta ISGANO 2025. Banyak peserta yang merasa terbantu dengan adanya solusi ini, terutama mereka yang selama ini kesulitan mengatasi serangan Ganoderma di kebun mereka.
Siswoyo, Regional Controller salah satu kebun swasta di Sumatera, menyatakan kekagumannya karena produksi di kebun yang ditangani oleh PKT relatif di atas rata-rata sesuai dengan data yang telah dipaparkan. Ia juga menambahkan bahwa produk PKT yang baru saja dijelaskan di acara diskusi itu merupakan sebuah terobosan dan solusi untuk mengatasi Ganoderma.
Selain itu, Mutia, Asisten HPT dari PT. MIG, mengatakan bahwa pada tahun 2016 di kebun mereka sudah ditemukan tanaman yang terserang Ganoderma. Berbagai metode telah dicoba, namun hasilnya kurang efektif hingga akhirnya mereka melakukan tumbang pokok pada tanaman yang terserang Ganoderma. Menurut Mutia, dari pemaparan data dari PKT output yang didapat dengan penggunaan CHIPS jauh lebih menguntungkan daripada harus menumbang pokok yang terserang. Karena bisa melindungi tanaman lain yang belum tumbuh basidiokarpnya.
Inovasi PKT yang sudah ada sejak belasan tahun tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan produksi CPO dan mencapai swasembada pangan dan energi. Dengan penanganan Ganoderma yang efektif, diharapkan produksi kelapa sawit dapat meningkat secara signifikan, sehingga Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam industri kelapa sawit global.
Selain acara symposium, PKT juga berpartisipasi dalam acara pameran yang dilaksanakan pada acara ISGANO 2025. Dukungan juga didapat dari Mantan Menteri Pertanian Prof. Bungaran Saragih saat berdialog dengan tim PKT di booth. Beliau menyebutkan untuk terus berinovasi dan manfaatkan capaian yang sudah berhasil dilakukan PKT, karena saat ini perhatian pemerintah sangat tinggi di sektor pertanian khususnya perkebunan kelapa sawit.
Kelapa sawit merupakan aset penting bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melindungi tanaman kelapa sawit dari serangan penyakit dan hama, sehingga produksi dapat terus meningkat dan sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk swasembada pangan dan energi sebagai langkah utama dalam menghadapi tantangan global yang makin kompleks.