{"id":9513,"date":"2024-01-09T16:28:34","date_gmt":"2024-01-09T09:28:34","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=9513"},"modified":"2024-10-21T10:56:11","modified_gmt":"2024-10-21T03:56:11","slug":"pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/","title":{"rendered":"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman kelapa sawit adalah komoditas perkebunan yang menjadi penyumbang pendapatan terbesar di Indonesia. Dalam proses pertumbuhannya, p<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">enyakit <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyakit-bercak-daun-bibit-sawit\/\">bercak daun<\/a> kelapa sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sering menyerang tanaman pada proses pembibitan kelapa sawit, penyakit inilah yang dapat menghambat pertumbuhan dan menyebabkan kematian pada bibit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit bercak daun adalah penyakit yang disebabkan oleh patogen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. dan patogen tersebut akan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">menyerang daun yang belum dan sudah membuka. Setelah itu, akan tampak bercak bulat kecil yang dikelilingi oleh titik-titik kecil dan berwarna jingga kekuningan. Penyakit ini akan menular ke bibit sehat lainnya pada fase yang lebih parah bahkan menyebabkan kematian tanaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahap awal penyakit ini akan menyerang daun sawit yang belum atau sudah membuka<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Selanjutnya bercak yang berwarna kemerahan ini lambat laun akan menyebar ke semua daun sawit sehingga daun pun mengering lalu mati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bercak nekrotik yang muncul pada daun muda tanaman sangat mudah menyebar dan jika tidak segera dikendalikan akan mematikan bibit tanaman kelapa sawit. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit bercak daun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pada bibit sawit dipicu oleh faktor lingkungan yakni penurunan suhu dan peningkatan kelembapan akan mudah terinfeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp.\u00a0 Spesies jamur lainnya yang juga menyerang adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia eragrostidis <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp., <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cochliobolus <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp., <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cochliobolus carbonum <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp., dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pestalotiopsis <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Cara Pengendalian Penyakit Bercak Daun<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tindakan pengendalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bercak daun kelapa sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang dapat dilakukan oleh para petani diantaranya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada fase <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">main nursery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atur peletakan bibit dengan jarak yang optimal misalnya 90 cm x 90 cm segitiga sama sisi, tujuannya agar semua daun pada <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-untuk-memilih-bibit-kelapa-sawit-unggul\/\">bibit kelapa sawit<\/a> mendapat sinar matahari yang cukup serta terhindar dari kelembapan yang tinggi di bawah pelepah bibit tersebut.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendalikan gulma antar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polybag <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">agar kondisi masing-masing <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polybag <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tetap tersinari oleh matahari sehingga kelembapan bibit tidak terlalu tinggi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan isolasi pada bibit yang sudah terserang penyakit bercak daun dengan meletakan bibit tersebut jauh dari bibit yang sehat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila serangan sudah sangat parah bisa diaplikasikan fungisida organik dengan dosis tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Kendalikan Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit Anda Sekarang!<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pembahasan mengenai gejala dan pengendalian penyakit bercak daun pada kelapa sawit. Penyakit ini merupakan ancaman serius bagi industri kelapa sawit sehingga memerlukan pengendalian khusus. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengenali gejala penyakit bercak daun lebih awal dan menerapkan tindakan pengendalian yang tepat, Anda dapat melindungi tanaman dari kerusakan yang serius. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bagi perusahaan perkebunan yang memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai cara mengendalikan hama dan penyakit tanaman kelapa sawit. Kunjungi website kami www.pkt-group.com atau menghubungi whatsapp kami 0821-2000-6888.<\/strong><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>FAQ<\/b><\/h5>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">1. Apa Penyebab Penyakit Bercak Daun pada Tanaman Kelapa Sawit?<\/b><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bercak daun merupakan salah satu penyakit utama pada pembibitan kelapa sawit yang diakibatkan oleh serangan patogen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sp.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">2. Apa Faktor Pemicu yang Menyebabkan Penyakit Bercak Daun Berkembang?<\/b><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor pemicu perkembangan penyakit bercak daun pada tanaman kelapa sawit adalah kelembapan yang tinggi pada saat musim hujan.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">3. Bagaimana cara agar bibit sawit tumbuh sehat?<\/b><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada umumnya tanaman yang sehat akan mampu memproteksi dirinya sendiri dari serangan berbagai penyakit. Maka, agar bibit sawit tumbuh sehat dan memberikan hasil produksi yang maksimal, para petani sawit dapat memperhatikan beberapa hal seperti iklim dan media tanam, cara menanam, menyemai bibit, merawat bibit yang sudah tanam, mengaplikasikan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT, dan melakukan cek kondisi bibit secara berkala.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyakit bercak daun adalah penyakit yang disebabkan oleh patogen Curvularia sp. dan patogen tersebut akan menyerang daun yang belum dan sudah membuka. Setelah itu, akan tampak bercak bulat kecil yang dikelilingi oleh titik-titik kecil dan berwarna jingga kekuningan. Penyakit ini akan menular ke bibit sehat lainnya pada fase yang lebih parah bahkan menyebabkan kematian tanaman.<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9515,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penyakit bercak daun adalah penyakit yang disebabkan oleh patogen Curvularia sp. yang menyerang daun yang belum dan sudah membuka.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penyakit bercak daun adalah penyakit yang disebabkan oleh patogen Curvularia sp. yang menyerang daun yang belum dan sudah membuka.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-09T09:28:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-21T03:56:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit\",\"datePublished\":\"2024-01-09T09:28:34+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-21T03:56:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/\"},\"wordCount\":517,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/\",\"name\":\"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-09T09:28:34+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-21T03:56:11+00:00\",\"description\":\"Penyakit bercak daun adalah penyakit yang disebabkan oleh patogen Curvularia sp. yang menyerang daun yang belum dan sudah membuka.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit","description":"Penyakit bercak daun adalah penyakit yang disebabkan oleh patogen Curvularia sp. yang menyerang daun yang belum dan sudah membuka.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit","og_description":"Penyakit bercak daun adalah penyakit yang disebabkan oleh patogen Curvularia sp. yang menyerang daun yang belum dan sudah membuka.","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2024-01-09T09:28:34+00:00","article_modified_time":"2024-10-21T03:56:11+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit","datePublished":"2024-01-09T09:28:34+00:00","dateModified":"2024-10-21T03:56:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/"},"wordCount":517,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/","name":"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg","datePublished":"2024-01-09T09:28:34+00:00","dateModified":"2024-10-21T03:56:11+00:00","description":"Penyakit bercak daun adalah penyakit yang disebabkan oleh patogen Curvularia sp. yang menyerang daun yang belum dan sudah membuka.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-penyakit-bercak-daun-sawit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali Gejala dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/09162716\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-2.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9513"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9513"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9513\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10417,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9513\/revisions\/10417"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9515"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9513"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9513"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9513"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}