{"id":9233,"date":"2023-11-17T11:11:08","date_gmt":"2023-11-17T04:11:08","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=9233"},"modified":"2023-12-12T13:11:25","modified_gmt":"2023-12-12T06:11:25","slug":"penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/","title":{"rendered":"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit bercak daun pada tanaman kelapa sawit menjadi salah satu permasalahan yang sering ditemui saat mengendalikan penyakit di perkebunan kelapa sawit. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab penyakit bercak daun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan faktor-faktor yang dapat memperparah kondisi penyakit ini yakni beragam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, jika sudah ditemukan tanda atau gejala tanaman yang terkena penyakit ini, lakukan upaya pengendaliannya segera. Tujuannya agar tidak terjadi penularan atau penyebaran ke tanaman yang sehat, sehingga dapat mengganggu pertumbuhan bibit sawit.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Sekilas Tentang Penyakit Bercak Daun\u00a0<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyakit-bercak-daun-bibit-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit bercak daun pada sawit<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">dikenal juga dengan istilah penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. Jenis penyakit pada perkebunan kelapa sawit ini memiliki ciri utama berupa bercak-bercak berwarna kuning hingga kecoklatan pada daun tanaman kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada umumnya, penyakit bercak daun ini menyerang bibit tanaman kelapa sawit yang masih dalam proses pertumbuhan. Bagian daun yang diserang merupakan daun termuda dari bibit kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit daun kelapa sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memberikan dampak negatif berupa terhambatnya pertumbuhan bibit tanaman. Selain itu, jika tidak langsung dikendalikan maka penyakit ini akan sangat mudah menyerang bibit sehat kelapa sawit lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bibit kelapa sawit yang terserang penyakit bercak daun dapat mengalami kematian. Secara lebih luas, kondisi pembibitan yang gagal seperti ini akan merugikan perkebunan kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Gejala Penyakit Bercak Daun<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semua jenis penyakit yang menyerang tanaman sawit sebenarnya dapat dideteksi secara lebih cepat dengan cara memperhatikan gejala atau tandanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa saja gejala dari penyakit bercak daun di tanaman kelapa sawit? Jika belum mengetahuinya, maka berikut ini beberapa gejala dari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyebab penyakit bercak daun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> kelapa sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">oleh jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Muncul bercak kecil yang berwarna coklat kehitaman di daun muda sawit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bercak tersebut akan melebar dengan bagian tengah berwarna coklat tua sedikit keputihan, sementara itu bagian tepi bercak daun akan berwarna kuning<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa bercak yang ada dalam satu helai daun muda kelapa sawit menyatu, sehingga jaringan daun akan mati dan mengering<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bibit tanaman kelapa sawit yang terserang penyakit bercak daun lama-lama akan layu atau mengering, kemudian mati<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika menemukan tanda awal penyakit bercak daun, maka sebaiknya segera lakukan upaya pengendalian. Deteksi gejala penyakit kelapa sawit yang cepat akan membuat penanganan dan pengendalian segera dilakukan.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Penyebab Penyakit Bercak Daun <\/b><b>dan Faktor Pemicunya<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit bercak daun pada bibit kelapa sawit tentu saja tidak akan muncul dengan sendirinya tanpa disebabkan oleh penyebab tertentu dan faktor pemicunya. Berikut ini beberapa faktor penyebab yang membuat tanaman kelapa sawit terserang penyakit bercak daun, yaitu:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Jamur\u00a0<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit bercak daun disebabkan oleh <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">serangan jamur bernama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. Jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. bahkan bisa menimbulkan penyakit bercak daun secara luas pada pembibitan kelapa sawit. Jika tidak segera dikendalikan, maka <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyebab penyakit bercak daun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. bisa menyebabkan kematian bibit.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. Kondisi Bibit Sawit<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangnya pemberian <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/manfaat-pupuk-organik-untuk-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk kelapa sawit<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">pada tahap pembibitan juga bisa menjadi faktor pemicu penyakit bercak daun. Hal ini karena bibit yang kekurangan pupuk maupun penyiraman akan menjadi lebih lemah atau rentan terkena penyakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, petani dapat mengaplikasikan pupuk MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plantation Key Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PKT) yang diformulasi secara khusus sesuai dengan kebutuhan masing-masing tanaman. Pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki manfaat meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ketika bibit kelapa sawit terlambat dipindahkan ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">main nursery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maka dapat memperparah kondisi penyakit bercak daun. Hal tersebut disebabkan juga oleh faktor kelembapan yang tinggi pada bibit yang terlambat dipindahkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi bibit sawit yang kekurangan unsur hara juga mengakibatkan bibit menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Faktor lain yang menyebabkan penyakit ini adalah stress yang dialami oleh bibit kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bibit kelapa sawit memang dapat mengalami stress karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">transplanting shock<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sehingga kondisinya lebih lemah dan mudah terserang penyakit.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>3. Kondisi Lingkungan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit bercak daun<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">juga dapat disebabkan oleh lingkungan tempat pertumbuhan bibit sawit. Ketika musim hujan, terjadi peningkatan kelembapan sekaligus penurunan suhu di lingkungan area sekitar pembibitan sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi seperti ini membuat tanaman kelapa sawit lebih rentan terinfeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. Artinya, bibit tanaman kelapa sawit lebih mudah terkena penyakit bercak daun akibat jamur patogen tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Percikan air hujan, udara atau angin juga bisa membuat penyebaran spora jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. dari satu tanaman ke tanaman lainnya lebih cepat tersebar ke bibit kelapa sawit lainnya. Penyebaran penyakit bercak daun pun terjadi lebih cepat di pembibitan kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Cara Mengatasi Penyakit Bercak Daun<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengatasi penyakit bercak daun yang dapat memberikan kerugian pada tanaman kelapa sawit, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Letakkan bibit kelapa sawit dengan jarak lebih dari 90 cm dengan bibit kelapa sawit lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat musim penghujan, kurangi volume siraman untuk sementara waktu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Sudah Tahu Penyebab Penyakit Bercak Daun?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab penyakit bercak daun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang menyerang tanaman kelapa sawit adalah jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Curvularia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. Kondisi tersebut dapat diperparah dengan kondisi bibit yang lemah maupun lingkungan yang tidak optimal mendukung pertumbuhan bibit sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai upaya pengendalian penyakit bercak daun harus segera diatasi agar tidak menyebar ke tanaman bibit sawit lainnya seperti dengan memisahkan bibit sawit yang terinfeksi dengan bibit sawit yang sehat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi praktisi perkebunan yang ingin hasil panen sawit optimal. Silahkan kunjungi website kami <\/span><a href=\"https:\/\/bit.ly\/2vmC5nZ\"><b>www.pkt-group.com<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau menghubungi whatsapp kami <\/span><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6282120006888&amp;text=Silahkan%20tuliskan%20pertanyaan%20anda&amp;source=&amp;data=\"><b>0821-2000-6888<\/b><\/a><b>.<\/b><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>FAQ<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">1. Apakah penyakit bercak daun pada kelapa sawit bisa menular?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, penyakit bercak daun pada kelapa sawit dapat menular dari tanaman yang terinfeksi ke tanaman sehat lainnya.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">2. Bagaimana cara mengatasi penyakit bercak daun pada kelapa sawit?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengatasi penyakit bercak daun pada kelapa sawit adalah dengan mengatur jarak bibit kelapa sawit, saat musim hujan kurangi volume siraman untuk sementara waktu, dan memisahkan bibit sawit terinfeksi dengan bibit sawit yang sehat. <\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">3. Apa saja gejala penyakit bercak daun pada kelapa sawit?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala penyakit bercak daun meliputi munculnya bercak-bercak berwarna coklat atau hitam pada daun tanaman kelapa sawit yang terinfeksi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">4. Apakah penyakit bercak daun kelapa sawit bisa disembuhkan?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit bercak daun pada kelapa sawit dapat dikendalikan, tetapi kesembuhan sepenuhnya tergantung pada tingkat keparahan infeksi dan tindakan pengendalian yang diambil.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">5. Bisakah penyakit bercak daun kelapa sawit menyebar ke perkebunan lain?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, jika tidak dikendalikan dengan baik maka penyakit bercak daun pada kelapa sawit dapat menyebar ke perkebunan lain dan menyebabkan kerugian yang signifikan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyakit bercak daun pada tanaman kelapa sawit menjadi salah satu permasalahan yang sering ditemui saat mengendalikan penyakit di perkebunan kelapa sawit. Penyebab penyakit bercak daun dan faktor-faktor yang dapat memperparah kondisi penyakit ini yakni beragam. Maka, jika sudah ditemukan tanda atau gejala tanaman yang terkena penyakit ini, lakukan upaya pengendaliannya segera.<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":9238,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penyebab penyakit bercak daun dan faktor pemicunya cukup beragam. Penyakit ini harus segera diatasi agar tidak menimbulkan dampak negatif lebih parah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penyebab penyakit bercak daun dan faktor pemicunya cukup beragam. Penyakit ini harus segera diatasi agar tidak menimbulkan dampak negatif lebih parah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-17T04:11:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-12T06:11:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit\",\"datePublished\":\"2023-11-17T04:11:08+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-12T06:11:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/\"},\"wordCount\":968,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/\",\"name\":\"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg\",\"datePublished\":\"2023-11-17T04:11:08+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-12T06:11:25+00:00\",\"description\":\"Penyebab penyakit bercak daun dan faktor pemicunya cukup beragam. Penyakit ini harus segera diatasi agar tidak menimbulkan dampak negatif lebih parah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit","description":"Penyebab penyakit bercak daun dan faktor pemicunya cukup beragam. Penyakit ini harus segera diatasi agar tidak menimbulkan dampak negatif lebih parah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit","og_description":"Penyebab penyakit bercak daun dan faktor pemicunya cukup beragam. Penyakit ini harus segera diatasi agar tidak menimbulkan dampak negatif lebih parah.","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-11-17T04:11:08+00:00","article_modified_time":"2023-12-12T06:11:25+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit","datePublished":"2023-11-17T04:11:08+00:00","dateModified":"2023-12-12T06:11:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/"},"wordCount":968,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/","name":"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg","datePublished":"2023-11-17T04:11:08+00:00","dateModified":"2023-12-12T06:11:25+00:00","description":"Penyebab penyakit bercak daun dan faktor pemicunya cukup beragam. Penyakit ini harus segera diatasi agar tidak menimbulkan dampak negatif lebih parah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-penyakit-bercak-daun-kelapa-sawit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/17110902\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-6.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9233"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9233"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9239,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9233\/revisions\/9239"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}