{"id":8266,"date":"2023-04-27T16:53:32","date_gmt":"2023-04-27T09:53:32","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=8266"},"modified":"2024-06-25T08:43:18","modified_gmt":"2024-06-25T01:43:18","slug":"antisipasi-serangan-jamur-ganoderma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/","title":{"rendered":"Antisipasi Serangan Jamur Ganoderma pada Kelapa Sawit Saat Musim Hujan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Musim hujan merupakan waktu yang paling ditunggu oleh para pengusaha perkebunan sawit, tetapi sekaligus juga menjadi kekhawatiran tersendiri. Hal ini karena perkembangbiakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di musim hujan sangat aktif, yang disebabkan oleh lingkungan yang sangat lembab. Sehingga spora <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma sawit <\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">lebih efektif menyerang pohon sawit yang masih sehat dan akhirnya tanaman kelapa sawit banyak bertumbangan dan mati di musim penghujan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, perlu praktisi perkebunan sawit ketahui bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menyerang tanaman sawit Anda kapan pun. Artinya, serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bisa muncul di musim kapan saja. Sehingga, tindakan pencegahan pada musim hujan tidak jauh berbeda dengan musim lainnya.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b><i>Ganoderma <\/i><\/b><b>di Perkebunan Kelapa Sawit<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kerap menjangkiti tanaman tahunan kelapa sawit. Penyakit ini tumbuh subur pada cuaca yang lembab sehingga para petani perlu lebih waspada ketika musim hujan. Selain menyerang kelapa sawit, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bersifat patogen terhadap tanaman bernilai ekonomi tinggi lainnya, seperti kakao, anggur, dan teh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman yang terinfeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan mengalami pembusukan pada bagian akar dan batang. Jamur ini memiliki peran ekologis dalam ekosistem hutan, yaitu memecahkan senyawa lignin pada jaringan kayu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di kelapa sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mulai menyerang tanaman sawit dari pembibitan, tanaman belum menghasilkan (TBM), sampai tanaman menghasilkan (TM).<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Serangan <\/b><b><i>Ganoderma <\/i><\/b><b>Musim Hujan<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengusaha perkebunan kelapa sawit harus mengetahui <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/bahaya-jamur-ganoderma-bagi-perkebunan-kelapa-sawit\/\">bahaya jamur <em>Ganoderma<\/em> <\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">agar dapat menanganinya secara tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pola serangan penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di lahan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">perkebunan bersifat sporadis. Persentasenya terus mengalami kenaikkan seiring bertambahnya usia tanaman kelapa sawit. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">musim hujan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bahkan menjadi lebih cepat karena cuaca lembab dan kurangnya intensitas cahaya matahari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karena dengan cuaca yang lembab pada musim hujan jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih aktif dibandingkan pada musim kemarau. Jika tanaman sawit sehat terinfeksi, maka hanya tinggal menunggu jangka waktu tertentu sampai tanaman lainnya juga ikut terinfeksi, karena terjadinya kontak akar tanaman yang sehat dengan akar tanaman yang terinfeksi spora <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Intensitas serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga bergantung pada jenis tanah lahan perkebunan. Pada jenis tanah gambut dan tanah pasir, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan berkembang dengan cepat dan meluas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akar dan batang tanaman akan membusuk secara perlahan, jika tidak dikendalikan dengan cepat dan tepat, maka pada akhirnya tanaman akan tumbang. Hal ini mengakibatkan berkurangnya jumlah populasi tanaman sawit per hektar, sehingga akan menurunkan hasil produksi TBS melalui penurunan RJT dan BRT.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Cara Antisipasi <\/b><b>Serangan <\/b><b><i>Ganoderma <\/i><\/b><b>Musim Hujan<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memang jamur patogen yang mematikan bagi tanaman sawit, tetapi bukan berarti tidak ada cara untuk mengantisipasinya sama sekali. Bagaimana cara mengantisipasinya?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini upaya-upaya pengendalian dan antisipasi serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">agar tidak merusak lahan perkebunan sawit di musim hujan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Pengendalian Hayati<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">musim hujan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat dicegah dengan memberikan mikroorganisme baik ke tanaman kelapa sawit mulai dari fase pembibitan, tanaman belum menghasilkan (TBM), dan tanaman menghasilkan (TM). Dalam hal ini, praktisi perkebunan dapat mengaplikasikan teknologi pengendali hayati CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 dari PKT.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2.1 merupakan musuh alami atau predator <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ramah lingkungan dan mengandung berbagai macam mikroorganisme baik. Keberadaannya bisa menyerang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tanpa membahayakan tanaman kelapa sawit. Mengaplikasikan CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 di lahan perkebunan sawit perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan, sekaligus bisa mengendalikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang ini penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bisa ditemukan di berbagai wilayah Indonesia, seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Bangka Belitung, dan Papua. Sebab itu, serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi permasalahan serius dan kompleks bagi para praktisi perkebunan sawit. Solusi yang tepat untuk permasalahan ini adalah dengan mengaplikasikan CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 sebagai teknologi pengendali hayati yang ramah lingkungan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. Perbaikan Tanaman Terinfeksi <\/b><b><i>Ganoderma<\/i><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman yang sudah terinfeksi penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pertumbuhan vegetatif dan generatif akan terhambat. Selain itu, tanaman yang terinfeksi akan mengalami penurunan produktivitas, karena rusaknya jaringan tanaman (akar dan batang), dan mengakibatkan tanaman tidak mampu menyerap unsur hara dari dalam tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, perlu mengaplikasikan CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bermanfaat untuk menumbuhkan akar dan mengendalikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Setelah itu, aplikasikan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> pada tanaman untuk memberikan unsur hara. Pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dibuat dari material organik yang ramah lingkungan, tidak memberikan efek samping bila digunakan dalam waktu yang lama, dan diformulasi khusus sesuai dengan kebutuhan tanaman. Sehingga, mampu diserap secara maksimal oleh akar dan didistribusikan ke seluruh jaringan tanaman (batang dan daun). Sehingga, pertumbuhan vegetatif menjadi lebih baik dan produktivitas tanaman akan meningkat (berat tandan dan jumlah tandan buah).\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>3. Gunakan Bibit Sawit yang Toleran<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan bibit yang toleran terhadap <\/span><strong><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyakit-ganoderma-pada-sawit\/\">penyakit kelapa sawit<\/a><\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">termasuk bentuk antisipasi terhadap <\/span><strong><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><i>Ganoderma Boninense<\/i><\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Semua produsen kecambah saat ini telah memproduksi kecambah atau bibit yang toleran terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pilihlah kecambah dengan ketahanan yang baik, tidak gampang terinfeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun demikian, karena penularan penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat melalui tular tanah, walaupun digunakan bibit yang toleran terhadap infeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> masih ada kemungkinan tanaman sawit terinfeksi karena lapisan tanah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">top soil<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sudah terdapat spora <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Maka perlu dilakukan pencegahan melalui pemberian <strong><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\">fungisida ganoderma<\/a><\/strong> CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 dalam lubang tanam agar bibit tersebut aman terhadap serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>4. Pemusnahan Inokulum <\/b><b><i>Ganoderma<\/i><\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk tanaman TBM dan TM muda sebelum waktunya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sebaiknya semua inokulum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang ada di areal pertanaman dan ditumbuhi basidiokarp <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harus disingkirkan dari areal pertanaman guna <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/urutan-pemupukan-kelapa-sawit-yang-benar-agar-berbuah-banyak\/\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>perawatan tanaman kelapa sawit<\/strong><\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Sedangkan, pohon-pohon yang mati akibat serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harus dibongkar tunggul pangkal batang dan batang pohon sawit yang tumbang harus di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chipping <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan ketebalan 5 cm, agar inokulum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak menyebar keseluruh areal pertanaman dan lubang yang sudah dibongkar tunggul harus ditimbun kembali dengan tanah yang ada di gawangan mati. Kemudian, dibuat lubang tanam ukuran 60 x 60 x 50 cm. Lalu, lubang tersebut dibiarkan 6 bulan tidak ditanami agar terkena cahaya matahari dan hujan. Sehingga, dapat diminimalisir keberadaan spora <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di dalam lubang tanam, setelah 6 bulan baru dilakukan penyisipan dengan bibit umur 18 bulan. Sebelum dilakukan penanaman perlu di aplikasi biofungisida CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 ke dalam lubang tanam dengan dosis 1,2 kg per pokok. Sehingga bibit tersebut terhindar dari serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Maka, dalam waktu 3 tahun sudah bisa menghasilkan produksi di dalam blok areal pertanaman tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Untuk tanaman yang sudah tua (umur 25 tahun) segera dilakukan <i style=\"font-size: 1rem;\">replanting <\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan cara melakukan pengolahan tanah, melakukan penumbangan pohon sawit, serta membongkar tunggul dilanjutkan dengan <\/span><i style=\"font-size: 1rem;\">chipping <\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan ketebalan 10 cm. Hasil <\/span><i style=\"font-size: 1rem;\">chipping <\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tersebut ditabur di gawangan. Lalu, lakukan kegiatan pembuatan lubang tanam pada titik tanam yang sudah ditentukan. Kemudian, dilanjutkan penanaman kacangan pada seluruh areal <\/span><i style=\"font-size: 1rem;\">replanting<\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Setelah kacangan menutup permukaan tanah dan hasil <\/span><i style=\"font-size: 1rem;\">chipping <\/i><span style=\"font-weight: 400;\">membusuk, baru dilanjutkan penanaman bibit kelapa sawit umur 18 bulan. Sebelum bibit ditanam sebaiknya di aplikasi biofungisida CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 dengan dosis 1,2 kg per pokok agar bibit yang ditanam tersebut dapat dicegah serangan penyakit <\/span><i style=\"font-size: 1rem;\">Ganoderma<\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Bila hal ini dilakukan maka penyakit <\/span><i style=\"font-size: 1rem;\">Ganoderma <\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di areal <\/span><i style=\"font-size: 1rem;\">replanting <\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat dikendalikan dengan baik. Sehingga pada umur 30 bulan tanaman sawit sudah bisa menghasilkan produksi tandan buah segar (TBS).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_8267\" aria-describedby=\"caption-attachment-8267\" style=\"width: 735px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-8267 size-full\" src=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27164332\/04.-Chipping.jpg\" alt=\"\" width=\"735\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27164332\/04.-Chipping.jpg 735w, https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27164332\/04.-Chipping-300x163.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 735px) 100vw, 735px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8267\" class=\"wp-caption-text\"><em>Kegiatan sebelum melakukan chipping<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>5. Mengaplikasikan Pupuk Ramah Lingkungan dan Tidak Menimbulkan Efek samping pada Kehidupan Mikroorganisme di dalam lapisan Tanah <\/b><b><i>Top Soil<\/i><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan pupuk kimia sepenuhnya dapat merusak kualitas tanah, mematikan mikroorganisme, dan cacing tanah Jika ingin mempertahankan kualitas tanah dan kelangsungan hidup mikroorganisme dalam lapisan tanah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">top soil<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dianjurkan untuk mengaplikasikan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ramah lingkungan dan menjamin kelangsungan hidup mikroorganisme, dan cacing tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pupuk MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yang diformulasi khusus untuk memperbaiki pertumbuhan vegetatif dan meningkatkan produksi tanaman kelapa sawit, serta membantu kelangsungan hidup mikroorganisme dalam tanah, salah satunya adalah predator alami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang terdapat pada tanah. Mikroorganisme di dalam tanah alami tersebut akan membantu mengendalikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada pangkal batang tanaman sawit Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk lahan yang sudah terlanjur terserang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dapat menggunakan teknologi pengendali hayati CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 dari PKT sebelum mengaplikasikan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 memiliki fungsi sebagai vaksin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan bermanfaat menekan laju perkembanganbiakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ada di pohon maupun segala serangan infeksi dari luar pohon di areal kebun, sehingga tanaman sawit tetap sehat dan dapat berproduksi maksimal dan berkelanjutan. Aplikasi CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 saat musim hujan harus disertai dengan kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mounding<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">pada pangkal batang yang sudah diaplikasikan CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 agar tidak terbawa air hujan (hanyut).<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Sudah Berhasil Mengendalikan <\/b><b>Jamur <\/b><b><i>Ganoderma <\/i><\/b><b>Saat Hujan?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cegah-jamur-ganoderma-boninense-dengan-pengendalian-secara-hayati\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengendalian hayati <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">dapat dilakukan tahap demi tahap secara konsisten. Cara tersebut dilakukan sejak pembibitan hingga persiapan lahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Cara ini juga bisa mengatasi kemungkinan serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ketika musim hujan datang maupun musim kemarau.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>FAQ<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini beberapa pertanyaan tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di tanaman kelapa sawit, yaitu:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Apa yang dimaksud dengan penyakit <\/b><b><i>Ganoderma<\/i><\/b><b>?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan jamur patogen yang menyebabkan pembusukan akar dan batang tanaman, kelapa sawit. Infeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada kelapa sawit dapat terjadi pada musim kemarau dan musim hujan. Namun, di musim hujan, tingkat serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih tinggi. Sedangkan, di musim kemarau tingkat serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih rendah.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. Bagaimana jamur <\/b><b><i>Ganoderma <\/i><\/b><b>menyerang kelapa sawit?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menyerang kelapa sawit yang mengalami defisiensi unsur hara makro dan mikro. Selain itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga bisa menyerang tanaman sawit, jika mikroorganisme predator alami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> musnah<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Serta<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menyerang ketika<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">lingkungan dalam kondisi lembab, dan pH tanah asam. Situasi ini mempercepat lajunya perkembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam blok areal pertanaman untuk menginfeksi seluruh tanaman yang sehat di dalam satu lokasi perkebunan tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekilas informasi dari kami, jika Anda berencana untuk mengendalikan <em>Ganoderma<\/em>, Anda bisa berkonsultasi dengan PT. Propadu Konair Tarahubun (<a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/\">PT. PKT<\/a>) sebagai perusahaan produksi pupuk di Indonesia atau menghubungi whatsapp kami\u00a0<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6282120006888&amp;text=Silahkan%20tuliskan%20pertanyaan%20anda&amp;source=&amp;data=\"><b>0821-2000-6888<\/b><\/a><b>.\u00a0<\/b>Semoga bermanfaat!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Musim hujan merupakan waktu yang paling ditunggu oleh para pengusaha perkebunan sawit, tetapi sekaligus juga menjadi kekhawatiran tersendiri. Hal ini karena perkembangbiakan Ganoderma di musim hujan sangat aktif, yang disebabkan oleh lingkungan yang sangat lembab. Baca Selengkapnya!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8268,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Antisipasi Serangan Ganoderma pada Sawit Saat Musim Hujan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ganoderma jadi salah satu jamur yang menyerang kelapa sawit saat musim hujan. Antisipasi serangan jamur Ganoderma pada kelapa sawit saat musim hujan!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Antisipasi Serangan Ganoderma pada Sawit Saat Musim Hujan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ganoderma jadi salah satu jamur yang menyerang kelapa sawit saat musim hujan. Antisipasi serangan jamur Ganoderma pada kelapa sawit saat musim hujan!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-27T09:53:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-25T01:43:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Antisipasi Serangan Jamur Ganoderma pada Kelapa Sawit Saat Musim Hujan\",\"datePublished\":\"2023-04-27T09:53:32+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-25T01:43:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/\"},\"wordCount\":1451,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/\",\"name\":\"Antisipasi Serangan Ganoderma pada Sawit Saat Musim Hujan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg\",\"datePublished\":\"2023-04-27T09:53:32+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-25T01:43:18+00:00\",\"description\":\"Ganoderma jadi salah satu jamur yang menyerang kelapa sawit saat musim hujan. Antisipasi serangan jamur Ganoderma pada kelapa sawit saat musim hujan!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Antisipasi Serangan Jamur Ganoderma pada Kelapa Sawit Saat Musim Hujan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Antisipasi Serangan Jamur Ganoderma pada Kelapa Sawit Saat Musim Hujan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Antisipasi Serangan Ganoderma pada Sawit Saat Musim Hujan","description":"Ganoderma jadi salah satu jamur yang menyerang kelapa sawit saat musim hujan. Antisipasi serangan jamur Ganoderma pada kelapa sawit saat musim hujan!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Antisipasi Serangan Ganoderma pada Sawit Saat Musim Hujan","og_description":"Ganoderma jadi salah satu jamur yang menyerang kelapa sawit saat musim hujan. Antisipasi serangan jamur Ganoderma pada kelapa sawit saat musim hujan!","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-04-27T09:53:32+00:00","article_modified_time":"2024-06-25T01:43:18+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Antisipasi Serangan Jamur Ganoderma pada Kelapa Sawit Saat Musim Hujan","datePublished":"2023-04-27T09:53:32+00:00","dateModified":"2024-06-25T01:43:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/"},"wordCount":1451,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/","name":"Antisipasi Serangan Ganoderma pada Sawit Saat Musim Hujan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg","datePublished":"2023-04-27T09:53:32+00:00","dateModified":"2024-06-25T01:43:18+00:00","description":"Ganoderma jadi salah satu jamur yang menyerang kelapa sawit saat musim hujan. Antisipasi serangan jamur Ganoderma pada kelapa sawit saat musim hujan!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Antisipasi Serangan Jamur Ganoderma pada Kelapa Sawit Saat Musim Hujan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/antisipasi-serangan-jamur-ganoderma\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Antisipasi Serangan Jamur Ganoderma pada Kelapa Sawit Saat Musim Hujan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/27165210\/04.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8266"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8266"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8266\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9893,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8266\/revisions\/9893"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}