{"id":8239,"date":"2023-04-15T13:35:29","date_gmt":"2023-04-15T06:35:29","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=8239"},"modified":"2025-10-23T13:19:23","modified_gmt":"2025-10-23T06:19:23","slug":"pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/","title":{"rendered":"Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pencegahan serangan <em>Ganoderma<\/em> haru menjadi perhatian serius bagi pengelola perkebunan kelapa sawit. Meskipun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan jenis cendawan patogen lemah, tetapi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">cukup merepotkan dan merugikan pengusaha perkebunan. Keberhasilan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pengendalian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sangat tergantung dari komitmen pengelola perkebunan kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika dilakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di lahan kelapa sawit, pertumbuhan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di lahan replanting b<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">isa meningkat pesat. Kebun kelapa sawit yang tidak dikelola dengan baik dan adanya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menghambat produktivitas tanaman.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b><i>Replanting <\/i><\/b><b>Perkebunan Kelapa Sawit<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perkebunan kelapa sawit merupakan industri yang sudah ada sejak lama dan tetap menjanjikan hingga saat ini. Hal ini karena tanaman kelapa sawit dapat menghasilkan minyak yang bisa diolah menjadi berbagai jenis produk olahan untuk berbagai bidang kehidupan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya kelapa sawit dapat dimanfaatkan sampai berusia 25 tahun sejak penanaman. Jika usianya sudah melebihi 25 tahun, potensi terjadinya<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> busuk pangkal batang kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> mengalami peningkatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, perlu dilakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">agar usaha perkebunan tetap dapat beroperasi secara optimal. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat diartikan sebagai upaya penanaman kembali komoditi tanaman kelapa sawit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya untuk mengganti tanaman yang sudah tidak produktif lagi sehingga perkebunan kelapa sawit tetap akan menguntungkan dari segi ekonomi. Proses <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pengendalian-ganoderma-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pengendalian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">dimulai dari pengolahan tanah, bongkar tunggul, dan penumbangan, serta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chipping <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pohon sawit yang sudah tua atau tidak produktif lagi. Kemudian, lahan akan dibersihkan untuk ditanami bibit baru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap ini memerlukan upaya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pengendalian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan benar. Hal ini karena biasanya serangan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> boninense<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengalami peningkatan.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Cara Penyebaran <em>Ganoderma<\/em> pada Tanaman Kelapa Sawit<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan jamur yang banyak ditemukan di hutan-hutan primer. Jamur ini juga merupakan cendawan patogen tular tanah yang kerap menyerang aneka ragam tanaman hutan, termasuk tanaman kelapa sawit. <\/span>Penyebaran <em>Ganoderma<\/em> pada tanaman kelapa sawit dapat terjadi melalui spora dan kontak akar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Spora <em>Ganoderma<\/em> dapat menyebar melalui angin, air, dan alat-alat pertanian. Spora yang terbawa oleh angin dapat menempel pada akar tanaman yang sehat dan menginfeksi tanaman tersebut. Spora yang terbawa oleh air dapat menyebar melalui aliran air dan menginfeksi tanaman yang berada di dekat sumber air. Alat-alat pertanian yang digunakan untuk mengolah tanah juga dapat menjadi media penyebaran spora <em>Ganoderma<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kontak akar antar tanaman kelapa sawit yang terinfeksi <em>Ganoderma<\/em> dapat menyebabkan penyebaran penyakit ini. Akar yang terinfeksi akan mengeluarkan miselial yang dapat menginfeksi akar tanaman yang sehat. Penyebaran Ganoderma dapat terjadi dengan cepat, terutama pada kebun kelapa sawit yang memiliki kondisi lingkungan yang mendukung, seperti tanah yang lembab dan kaya akan bahan organik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat bertahan hidup di dalam tanah untuk rentang waktu yang lama sehingga membuat petani sawit kesulitan. Indikasi awal terjadinya serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat dideteksi secara visual dengan melihat keseluruhan daun berwarna yang kuning dan terlihat<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">pucat. Kemudian, ditemukannya pertumbuhan kelapa sawit yang mulai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terhambat seperti pelepah bagian bawah mulai berpatahan dan mengering, munculnya daun tombak dua atau lebih yang tidak membuka, dan pada serangan berat tumbuh basidiokarp <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang menyebabkan jaringan batang mengalami busuk dan keropos yang bisa menyebabkan patah batang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan akan mati lebih cepat ketika terkena Ganoderma. Pada tanaman yang sudah menghasilkan, penyakit ini menyebar cepat melalui kontak akar sehat dengan yang terinfeksi, serangga vektor, dan angin. Dalam 6-8 tahun, banyak tanaman tumbang. Ketidakseimbangan ekosistem dan kurangnya predator alami di perkebunan memungkinkan serangan massif Ganoderma. Penggunaan herbisida dan pupuk kimia berlebihan memperburuk kondisi tanah di perkebunan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyakit-yang-sering-terjadi-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\">Penyebab Sawit Busuk<\/a><\/strong><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Pentingnya Upaya Pencegahan dan Penanganan <\/b><b><i>Ganoderma<\/i><\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dilakukan, tingkat serangan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan menjadi lebih tinggi. Tentunya ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan karena berpotensi mengurangi kapasitas produksi. Imbasnya, biaya perawatan kelapa sawit juga ikut meningkat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sangat penting untuk segera dilakukan oleh pengelola perkebunan kelapa sawit. Tujuannya agar tanaman kelapa sawit tidak rusak dan menyebabkan kerugian besar lainnya bagi pihak pengelola maupun petani kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin menjaga produktivitas perkebunan sawit dan sembuh dari penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Berikut ini beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam upaya pencegahan dan penanganan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lingkungan bebas dari inokulum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan tanaman inang yang mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawit secara sehat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persediaan unsur hara yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan tanaman agar tanaman mampu menyerap unsur hara secara maksimal, sehingga tanaman memiliki ketahanan yang baik terhadap penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memperhatikan penggunaan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/dosis-pupuk-kelapa-sawit\/\">pupuk kelapa sawit<\/a>, salah satunya adalah dengan menggunakan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang diformulasikan secara khusus untuk tiap areal perkebunan berbeda. Pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> bermanfaat meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan generatif.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Upaya Pencegahan, Penanganan, dan <\/b><b>Pengendalian <\/b><b><i>Ganoderma<\/i><\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dibutuhkan komitmen kuat untuk memberantas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di lahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit. Tindakan apa saja yang harus dilakukan? Berikut beberapa tindakan yang tepat dalam rangka mengendalikan hama penyakit agar perkebunan tetap produktif.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Menggunakan Bahan Tanaman yang Toleran <\/b><b><i>Ganoderma<\/i><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada kelapa sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat diatasi dengan mengandalkan perkembangan teknologi dan ilmu terapan pada bidang rekayasa genetika. Sejumlah penelitian mampu mengatasi serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berkat ditemukannya varietas kecambah sawit yang baru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketahanan bibit sawit terhadap jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bisa ditingkatkan dengan menggunakan varietas yang telah direkayasa secara genetik. Pengelola perkebunan sudah semestinya beralih pada <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-untuk-memilih-bibit-kelapa-sawit-unggul\/\">bibit kelapa sawit unggul<\/a> yang bebas dari inokulum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan mampu menghadapi serangan patogen ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. Memusnahkan Inokulum <\/b><b><i>Ganoderma<\/i><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengendalian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">serangkaian usaha nyata untuk memperhatikan lahan perkebunan sawit secara serius.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun bibit yang dipilih merupakan varietas unggul dan relatif tahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi jika tanah perkebunan telah terinfeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">maka tidak tertutup kemungkinan tanaman juga bisa diserang oleh penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> melalui tular tanah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu dilakukan sanitasi pada lahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sebelum ditanami kelapa sawit. Caranya dengan membongkar tunggul-tunggul sumber <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penyebaran-penyakit-jamur-ganoderma-pada-sawit\/\">infeksi <em>Ganoderma<\/em><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, kemudian di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chipping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan dibakar agar sumber makanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak tersedia lagi pada lahan perkebunan tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika populasi tanaman yang terinfeksi masih rendah, buatlah parit isolasi untuk mencegah kontak akar tanaman yang terinfeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan akar tanaman yang sehat. Sehingga penyebaran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat diminimalisir.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>3. Aplikasi Pengendali Hayati<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-membasmi-hama-dan-jamur-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara membasmi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">yang paling optimal yaitu menggunakan jenis pengendalian terpadu. Teknik ini akan mengkombinasikan teknik pengendalian internal maupun eksternal. Misalnya, membangun parit isolasi untuk tanaman terinfeksi, melakukan pengendalian hayati, memusnahkan sumber inokulum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan berbagai upaya lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">CHIPS<span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span> adalah <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/chips-sukses-mencegah-menanggulangi-ganoderma\/\">vaksin\u00a0<i>Ganoderma<\/i><\/a>\u00a0ramah lingkungan dan berfungsi untuk menekan laju perkembangan\u00a0<i>Ganoderma<\/i>\u00a0yang ada di pohon maupun segala serangan infeksi dari luar pohon di areal kebun, sehingga sawit tetap sehat dan berproduksi secara maksimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemakaian mikroorganisme seperti <em>Trichoderma<\/em>, <em>Hendersonia<\/em>, <em>Mikoriza<\/em>, <em>Actinomycetes<\/em>, dan mikroorganisme lainnya yang tidak tepat sasaran akan memperburuk keadaan dimana <em>Ganoderma<\/em> dapat berkembang biak lebih cepat. Sehingga beberapa jenis s<em>train<\/em> mikroorganisme pada CHIPS<span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span> dipersiapkan dengan sistem <em>Colony Complex<\/em>, dimana mikroorganisme ini akan membentuk koloni yang dilengkapi dengan logistik sehingga dapat bekerja sama dalam mencegah dan menyerang patogen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keadaan inilah yang akan membuat <em>Ganoderma<\/em> dapat dikendalikan, karena beragam koloni mikroorganisme berkualitas baik ini mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang keras. Strain \u2013 strain mikroorganisme pada <span style=\"font-weight: 400;\"> CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span> berbeda dengan produk lain, dimana dapat berfungsi efektif di lapangan dan tidak hanya pada laboratorium.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap fungsi mikroorganisme itu dapat membantu proses pengendalian <em>Ganoderma<\/em>, produksi enzim dan suplai makanan. <span style=\"font-weight: 400;\"> CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span> dapat dikategorikan sebagai vaksin <em>Ganoderma<\/em> <em>boninense<\/em>. Vaksin jamur ini merupakan generasi teknologi tertinggi dan ramah lingkungan sehingga penyakit Busuk Pangkal Batang (BSR\/Basal Stem Rot) dapat disembuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 2rem; text-align: justify;\">Simpulan<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengendalian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat dilakukan dengan menerapkan upaya pengendalian secara internal, eksternal, maupun terpadu. Selain itu, upaya pengendalian penyakit tanaman kelapa sawit ini juga harus didukung oleh pihak pengelola perkebunan kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Upaya pengendalian <em>Ganoderma<\/em> di lahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harus dilakukan secepatnya agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih banyak. Sebaiknya dilakukan juga upaya pencegahan agar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak menyerang perkebunan kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama bertahun-tahun, PKT berhasil menangani pencegahan serangan <em>Ganoderma<\/em> di lahan replanting kelapa sawit. Lindungi perkebunan kelapa sawit Anda melalui metode yang telah kami kembangkan untuk hasil yang lebih optimal dengan cara <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/contact\/\">hubungi PKT sekarang<\/a>.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>FAQ<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Kenapa <\/b><b><i>Ganoderma <\/i><\/b><b>dapat Muncul di Kebun Kelapa Sawit?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada dasarnya adalah karena pada tanaman menghasilkan terjadinya kontak akar antara tanaman yang terinfeksi dengan tanaman yang sehat, tidak dilakukan pengendalian hama vektor penyebab penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sedangkan pada tanaman <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tidak diterapkan teknis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang baik seperti membongkar tunggul batang sawit, melakukan cincang batang (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chipping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dan sumber-sumber inokulum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> disingkirkan dari areal pertanaman. Sehingga sumber infeksi dapat diminimalisir. Lahan gambut ataupun lahan mineral akan terinfeksi jika tidak ada dilakukan teknis pengendalian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang baik dan benar.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. <\/b><b>Bagaimana Cara <\/b><b>Pengendalian <\/b><b><i>Ganoderma<\/i><\/b><b>?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Geoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di perkebunan kelapa sawit dapat dikendalikan dengan mengaplikasikan teknologi pengendali hayati yang menggunakan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\">fungisida <em>Ganoderma<\/em><\/a> seperti CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 dari PKT.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika dilakukan replanting di lahan kelapa sawit, pertumbuhan Ganoderma bisa meningkat pesat. Kebun kelapa sawit yang tidak dikelola dengan baik dan adanya Ganoderma dapat menghambat produktivitas tanaman. Temukan Solusinya Disini!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8240,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Upaya pencegahan serangan Ganoderma: gunakan tanaman toleran Ganoderma, musnahkan inokulum, hingga menggunakan CHIPS\u00ae 2.1. Baca selengkapnya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Upaya pencegahan serangan Ganoderma: gunakan tanaman toleran Ganoderma, musnahkan inokulum, hingga menggunakan CHIPS\u00ae 2.1. Baca selengkapnya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-15T06:35:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-23T06:19:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit\",\"datePublished\":\"2023-04-15T06:35:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-23T06:19:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/\"},\"wordCount\":1362,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/\",\"name\":\"Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg\",\"datePublished\":\"2023-04-15T06:35:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-23T06:19:23+00:00\",\"description\":\"Upaya pencegahan serangan Ganoderma: gunakan tanaman toleran Ganoderma, musnahkan inokulum, hingga menggunakan CHIPS\u00ae 2.1. Baca selengkapnya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Pencegahan & Penanganan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit","description":"Upaya pencegahan serangan Ganoderma: gunakan tanaman toleran Ganoderma, musnahkan inokulum, hingga menggunakan CHIPS\u00ae 2.1. Baca selengkapnya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit","og_description":"Upaya pencegahan serangan Ganoderma: gunakan tanaman toleran Ganoderma, musnahkan inokulum, hingga menggunakan CHIPS\u00ae 2.1. Baca selengkapnya di sini.","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-04-15T06:35:29+00:00","article_modified_time":"2025-10-23T06:19:23+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit","datePublished":"2023-04-15T06:35:29+00:00","dateModified":"2025-10-23T06:19:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/"},"wordCount":1362,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/","name":"Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg","datePublished":"2023-04-15T06:35:29+00:00","dateModified":"2025-10-23T06:19:23+00:00","description":"Upaya pencegahan serangan Ganoderma: gunakan tanaman toleran Ganoderma, musnahkan inokulum, hingga menggunakan CHIPS\u00ae 2.1. Baca selengkapnya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Pencegahan & Penanganan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pencegahan Serangan Ganoderma di Lahan Replanting Kelapa Sawit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/15133502\/02.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8239"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8239"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8239\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12770,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8239\/revisions\/12770"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8240"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8239"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8239"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8239"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}