{"id":8191,"date":"2023-04-05T16:50:23","date_gmt":"2023-04-05T09:50:23","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=8191"},"modified":"2024-10-21T11:00:30","modified_gmt":"2024-10-21T04:00:30","slug":"kesuburan-tanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/","title":{"rendered":"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesuburan tanah merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Beberapa komponen yang berpengaruh terhadap tingkat kesuburannya adalah warna, tekstur, struktur, keasaman, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Subur atau tidaknya tanah merupakan faktor yang sangat penting dalam upaya mengoptimalkan sumber daya lapisan tanah. Khususnya untuk sektor pertanian dan perkebunan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Anda yang ingin mengetahui apakah tanah Anda subur atau tidak? Simak selengkapnya di sini!<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Komponen Penentu Kesuburan Tanah<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa komponen yang berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah yang perlu Anda ketahui:<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Warna Tanah<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu sifat fisik yang bisa Anda amati untuk membedakan subur atau tidaknya tanah adalah dari warnanya. Secara umum, perbedaan warna tanah ini sangat dipengaruhi oleh beberapa bahan penting yang terkandung dalam tanah, diantaranya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persenyawaan besi (Fe).\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aluminium (Al)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nikel (Ni)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kuarsa dan feldspar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persenyawaan mangan (Mn).\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan-bahan organik yang menyebabkan warna tanah menjadi gelap.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Keasaman Tanah<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor selanjutnya yang berpengaruh terhadap subur tidaknya tanah adalah derajat keasamannya. Tinggi rendahnya pH tanah akan sangat bergantung pada kepekatan ion Hidrogen (H+) dan Hidroksil (OH-).\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah yang memiliki perbandingan ion hidrogen lebih banyak daripada hidroksilnya akan bersifat asam. Namun, jika ion hidroksilnya lebih tinggi daripada ion hidrogennya, maka tanah tersebut akan bersifat basa atau alkalis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, agar menetralisir tingkat keasaman tanah tanpa merusak kesuburan tanah, hingga memperbaiki kondisi dan struktur molekul, sifat fisik, serta biologi tanah, penggunaan pupuk MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0adalah solusi yang tepat untuk tanah perkebunan sawit Anda.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Kandungan Mineral dan Bahan Organik<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan organik merupakan unsur pembentuk kesuburan tanah yang berasal dari sisa organisme. Sisa-sisa organisme seperti daun-daun tanaman yang jatuh ke permukaan tanah ini akan membusuk dan bercampur dengan lapisan tanah bagian atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, campuran tersebut akan membentuk humus yang sangat subur. Selain humus, bahan penyubur tanah lainnya adalah unsur hara. Seperti komponen mineral organik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab itulah, <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/manfaat-pupuk-organik-untuk-tanaman-kelapa-sawit\/\">manfaat pupuk organik<\/a> MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi solusi yang tepat, untuk mempertahankan kesuburan tanah pada perkebunan sawit Anda. Pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> diformulasikan secara khusus pada setiap areal perkebunan yang berbeda, dengan tujuan mendorong peningkatan hasil produksi, berat tandan, jumlah bunga dan tandan, serta mengatasi defisiensi unsur hara pada tanah. Selain itu, pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki kandungan mineral dan bahan organik yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman sawit Anda.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Struktur Tanah<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi dari struktur tanah ini akan berhubungan dengan tingkat keremahan tanah. Perlu Anda ketahui, bahwa derajat struktur tanah terbagi menjadi empat kategori, yakni bergumpal, derajat strukturnya lemah, derajat strukturnya cukup, dan derajat strukturnya kokoh.\u00a0<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Tekstur Tanah<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor tekstur tanah merupakan besar kecilnya ukuran dari partikel yang terkandung dalam massa tanah. Sehingga, Anda bisa menggambarkan tingkah kekasaran butiran tanah dengan mudah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekstur tanah ini ditentukan oleh perbandingan partikel kerikil, pasir, debu, dan liat. Jenis tanah yang banyak mengandung kerikil dan pasir tentunya akan memiliki tekstur yang lebih kasar daripada tanah yang mengandung banyak debu dan liat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mempelajari sebanyak mungkin tentang tanah akan membantu Anda dalam memutuskan apa yang perlu Anda lakukan pada tanaman yang ingin Anda tanam. Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah:<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>A. Uji Peras<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu ciri paling mendasar dari tahan adalah komposisinya. Secara umum, tanah terbagi menjadi beberapa golongan, seperti dari tanah liat, tanah berpasir, dan tanah lempung. Lantas, apa perbedaannya? Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah liat kaya akan nutrisi, dan proses pengeringannya lambat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis tanah berpasir cepat terkuras airnya, namun cukup sulit untuk mempertahankan nutrisi dan kelembabannya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah lempung pada umumnya masuk dalam golongan tanah yang ideal. Sebab, jenis tanah ini bisa mempertahankan kelembaban dan nutrisi tanaman, namun kadar air tanah berada pada kapasitas lapang.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar dapat menentukan jenis tanah Anda, maka silahkan ambil segenggam tanah yang lembab lalu remas dengan kuat. Setelah itu, buka tangan Anda. Perhatikan hal apa yang akan terjadi seperti berikut ini:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah masih berbentuk genggaman tangan Anda. Namun, ketika Anda memberikan tusukan ringan, maka partikel dan agregat tanah masih mengikat membentuk gumpalan. Dimana agregat tanah masih dapat mengikat air dengan baik dan keseimbangan oksigen dalam tanah sangat optimal. Jenis tanah seperti ini sangat cocok ditanami segala jenis tanaman.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tanah masih berbentuk genggaman tangan dan ketika Anda tusuk bentuknya masih sama. Maka, tanah Anda masuk dalam kategori tanah liat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila tanah langsung hancur setelah Anda membuka tangan, maka tanah tersebut merupakan jenis tanah berpasir.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah Anda mengetahui jenis tanah yang Anda miliki, maka Anda bisa mengetahui tingkat kesuburan tanah Anda dengan mudah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>B. Uji pH Tanah<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">pH atau tingkat keasaman tanah ini sangat berkaitan dengan seberapa baik tanaman tersebut tumbuh. pH ini bisa Anda uji pada skala 0 sampai 14 dengan nilai nol adalah sangat asam dan nilai 14 adalah sangat basa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan tanaman akan tumbuh paling baik dengan pH tanah yang cukup netral, yakni antara 6 dan 7. Ketika tingkat pH lebih rendah dari 5 atau lebih tinggi dari 8, maka tanaman tidak akan tumbuh sebagaimana mestinya. Karena itu, Anda bisa menggunakan alat uji pH untuk mengetahui tingkat keasaman tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>C. Tes Cacing<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cacing merupakan salah satu indikator untuk mengecek tingkat kesuburan tanah secara keseluruhan, terutama dalam hal aktivitas biologisnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tanah memiliki cacing, maka kemungkinan besar tanah memiliki mikroba dan bakteri yang menguntungkan untuk membuat tanaman sehat dan subur. Berikut ini cara yang bisa Anda coba untuk melakukan tes cacing:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan tanah Anda sudah menghangat, setidaknya hingga 22\u00bac<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; 28\u00bac.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Upayakan tanah lembab, dan kadar air tanah berada pada kapasitas lapang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, gali lubang dengan lebar 25 cm dengan kedalaman kurang lebih 25 cm.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tempatkan tanah pada selembar karton.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saring tanah menggunakan tangan Anda ketika memasukkannya kembali ke dalam lubang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hitung cacing tanah yang ada.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda bisa menemukan setidaknya lima ekor cacing dalam tanah tersebut, berarti kondisi tanah Anda cukup baik. Namun, apabila jumlah cacing kurang dari itu, maka kemungkinan tidak ada cukup bahan organik dalam tanah untuk mendukung perkembangbiakan cacing tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>D. Tes Perkolasi<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menentukan subur atau tidak tanah terakhir adalah dengan mengetes perkolasi. Karena beberapa jenis tanaman tertentu pada akhirnya akan mati jika akarnya terlalu basah. Nah, untuk menguji <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drainase <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tanah, Anda bisa melakukan hal berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, gali lubang dengan lebar sekitar 25 cm. Lalu, untuk kedalamannya sendiri kurang lebih adalah 25 cm.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, isi lubang dengan menggunakan air dan biarkan mengering sepenuhnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sudah kering, isi lagi menggunakan air.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Catat berapa lama waktu air bisa mengering.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika air membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk mengering secara sempurna, maka sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drainase <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Anda buruk. Namun, jika kurang dari itu, maka sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drainase <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Anda baik-baik saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, Apakah Tingkat Kesuburan Tanah Anda Sudah Baik?<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa informasi yang perlu Anda ketahui mengenai faktor-faktor dan cara mengecek tingkat kesuburan tanah dengan benar. Bagi Anda yang ingin mengetahui <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-menanam-kelapa-sawit-yang-baik-dan-benar\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">cara menanam kelapa sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang baik dan benar, maka Anda bisa memaksimalkan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/manfaat-pupuk-organik-untuk-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">manfaat pupuk <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT untuk tanaman <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa menggunakan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kelebihan-pupuk-moaf\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dari <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\"><span style=\"font-weight: 400;\">PKT<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Group untuk kesuburan tanah tanaman sawit Anda. Pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> juga sudah terbukti memiliki kualitas terbaik. Sehingga produktivitas kebun tidak perlu Anda khawatirkan!\u00a0<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\">FAQ<\/h5>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">1. Bagaimana ciri-ciri tanah yang subur?<\/b><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah yang subur memiliki ciri-ciri kaya akan unsur hara, bertekstur gembur, dan memiliki daya serap yang tinggi. <\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">2. Bagaimana cara mengetahui kesuburan tanah?<\/b><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa melihat dari vegetasi yang tumbuh dalam suatu lahan. Sebab, tanah yang subur akan lebih mudah ditumbuhi oleh berbagai jenis tumbuhan. <\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">3. Berapa pH tanah yang bagus?<\/b><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah dengan pH netral berada pada angka<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">6 hingga 7, merupakan pH ideal dengan kandungan senyawa organik, mikroorganisme, unsur hara dan mineral-mineral dalam kondisi yang optimal. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">4. Bagaimana cara mengukur pH tanah?<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar dapat mengetahui tingkat keasaman tanah, Anda bisa menggunakan pH meter.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Subur atau tidaknya tanah merupakan faktor yang sangat penting dalam upaya mengoptimalkan sumber daya lapisan tanah. Khususnya untuk sektor pertanian dan perkebunan. Bagi Anda yang ingin mengetahui apakah tanah Anda subur atau tidak? Simak selengkapnya di sini!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8192,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kesuburan tanah merupakan faktor yang sangat penting dalam upaya mengoptimalkan daya lapisan tanah, khususnya bagi sektor agraris!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kesuburan tanah merupakan faktor yang sangat penting dalam upaya mengoptimalkan daya lapisan tanah, khususnya bagi sektor agraris!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-05T09:50:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-21T04:00:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah\",\"datePublished\":\"2023-04-05T09:50:23+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-21T04:00:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/\"},\"wordCount\":1220,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg\",\"articleSection\":[\"Pupuk\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/\",\"name\":\"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg\",\"datePublished\":\"2023-04-05T09:50:23+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-21T04:00:30+00:00\",\"description\":\"Kesuburan tanah merupakan faktor yang sangat penting dalam upaya mengoptimalkan daya lapisan tanah, khususnya bagi sektor agraris!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah","description":"Kesuburan tanah merupakan faktor yang sangat penting dalam upaya mengoptimalkan daya lapisan tanah, khususnya bagi sektor agraris!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah","og_description":"Kesuburan tanah merupakan faktor yang sangat penting dalam upaya mengoptimalkan daya lapisan tanah, khususnya bagi sektor agraris!","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-04-05T09:50:23+00:00","article_modified_time":"2024-10-21T04:00:30+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah","datePublished":"2023-04-05T09:50:23+00:00","dateModified":"2024-10-21T04:00:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/"},"wordCount":1220,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg","articleSection":["Pupuk"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/","name":"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg","datePublished":"2023-04-05T09:50:23+00:00","dateModified":"2024-10-21T04:00:30+00:00","description":"Kesuburan tanah merupakan faktor yang sangat penting dalam upaya mengoptimalkan daya lapisan tanah, khususnya bagi sektor agraris!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kesuburan-tanah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Sederhana untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Tanah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05164816\/4.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8191"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8191"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8191\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10422,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8191\/revisions\/10422"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8192"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}