{"id":8188,"date":"2023-04-05T16:24:11","date_gmt":"2023-04-05T09:24:11","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=8188"},"modified":"2025-02-03T09:12:38","modified_gmt":"2025-02-03T02:12:38","slug":"ph-tanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/","title":{"rendered":"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh ini tingkat keasaman pH tanah memiliki peran penting yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman sawit. Jika Anda memiliki kebun sawit dengan pH tanah yang baik, pastinya <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/urutan-pemupukan-kelapa-sawit-yang-benar-agar-berbuah-banyak\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pertumbuhan sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> akan menjadi lebih mudah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa saja pengaruhnya? Dapatkan informasi selengkapnya dengan membaca artikel ini secara menyeluruh. Yuk, simak!<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Apa Itu pH Tanah?<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara teknis, pH tanah berkaitan dengan pengukuran konsentrasi ion hidrogen dalam skala 0,0 sampai 14,0. Pasalnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">potential of hydrogen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah derajat (ukuran) keasaman atau basa tanah Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila tanah asam, maka akan memiliki nilai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">potential of hydrogen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> rendah yaitu kurang dari 5. Sedangkan, tanah basa memiliki nilai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">potential of hydrogen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tinggi dengan skala lebih dari 6. Sementara itu, pH 7 adalah netral. Artinya, tanah Anda tidak asam ataupun basa. Maka itu, tanah dengan pH 7 (netral) unsur hara akan lebih mudah diserap oleh akar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika mengetahui tingkat keasaman atau basa pada tanah, Anda bisa menentukan tanaman yang cocok. Sebab, setiap tanaman memiliki kebutuhan kadar pH yang berbeda.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Mengapa pH Tanah Penting?<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, bidang pertanian dan perkebunan sangat mengandalkan pH tanah. Apabila tanaman yang Anda tanam tidak cocok dengan derajat keasaman tanah, tentu saja pertumbuhannya tidak akan baik. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apakah tanah asam atau basa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah yang terlalu asam dapat menghambat pertumbuhan vegetatif dan generatif, serta dapat menciptakan lingkungan yang cocok untuk kembangbiak patogen yang merugikan tanaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, herbisida, <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\">fungisida kelapa sawit<\/a>, dan pupuk organik lainnya yang Anda aplikasikan tidak bisa terserap oleh perakaran tanaman, akan tetapi diikat oleh logam-logam berat di dalam tanah. Sehingga, perakaran tanaman tidak bisa menyerap unsur hara atau pestisida yang diberikan. Sehingga, menjadi toksin bagi lingkungan tanah, air dan udara. <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/manfaat-pupuk-organik-untuk-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemberian pupuk organik <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">juga tidak akan berfungsi secara optimal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, derajat keasaman pada tanah berhubungan secara langsung dengan konsentrasi unsur hara utama serta komposisi unsur mikro yang nantinya akan diserap oleh tanaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila keasaman terlalu rendah atau tinggi, maka<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> akan berpengaruh pada tanaman. Bahkan, sangat mungkin tanaman yang tumbuh akan kekurangan unsur hara atau keracunan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatasi persoalan tersebut, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plantation Key Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PKT) memberikan pupuk MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang diformulasikan secara khusus untuk tiap areal perkebunan berbeda. Pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kaya akan kandungan organik yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman, membuat pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah pilihan yang tepat untuk membantu tanaman sawit Anda tumbuh optimal dan meberikan produktivitas maksimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantaran pupuk ini mudah diserap oleh akar, dibandingkan dengan herbisida, fungisida, dan pupuk organik lainnya. Sebab, sebelum menaburkan pupuk MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0pada tanaman kelapa sawit, PKT sebagai perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Biotechnology Research and Solution <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">melakukan survey, analisa sampel akar, tanah dan daun, untuk mengetahui unsur hara yang dibutuhkan dan serangan hama penyakit yang ada pada tanaman. Sehingga pH tanah yang berbeda di tiap areal perkebunan sawit Anda bukan menjadi permasalahan yang besar dan ditakuti.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>5 Pengaruh pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut 5 pengaruh pH tanah terhadap pertumbuhan tanaman yang perlu Anda perhatikan, yaitu:<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Ketersediaan Unsur Hara<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, pH sangat mempengaruhi ketersediaan dan kelarutan unsur hara bagi akar tanaman. Pada dasarnya, sebagian besar unsur hara lebih mudah larut atau tersedia di lahan dengan nilai pH netral.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping itu, beberapa zat penting untuk tanaman tidak selalu tersedia dan mudah larut di tanah. Misalnya, fosfor yang tidak mudah larut. Meski begitu, zat tersebut paling banyak tersedia di tanah dengan pH di skala sekitar 6,5.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Aktivitas Mikroorganisme<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, aktivitas mikroorganisme dan bakteri yang hidup dalam tanah mampu membantu pertumbuhan tanaman. Sebab, mereka mengikat nutrisi dari dalam tanah. Sehingga, aktivitas tersebut sangat menguntungkan bagi tanaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, mikroorganisme dapat menguraikan berbagai zat dalam tanah. Sehingga, unsur hara terus tersedia. Namun sayangnya, aktivitas bakteri pengurai bahan organik tersebut akan terhambat dalam tanah dengan tingkat keasaman kuat.\u00a0 Pasalnya, bakteri dan mikroorganisme hanya mampu hidup di tanah dengan derajat keasaman yang sesuai.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tidak perlu khawatir. Pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT dapat membantu mengatasi persoalan tersebut. Karena pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki kandungan yang dapat menetralisir tingkat keasaman tanah tanpa merusak kesuburan tanah. Serta, membantu perkembangan mikroorganisme dan cacing tanah yang bermanfaat.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Nutrisi Tanaman<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga, pH juga berpengaruh pada tercukupinya nutrisi tanaman sawit. Lebih tepatnya, tanah mengandung berbagai unsur hara seperti nitrogen, kalium, dan fosfor. Dimana kandungan tersebut dibutuhkan tanaman dalam jumlah tertentu untuk tumbuh kembang dan melawan hama dan penyakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, tidak semua tanah dengan derajat keasaman berbeda menyediakan unsur hara tersebut. Akibatnya, nutrisi tanaman tidak bisa terpenuhi. Tentu saja, hal itu menjadi kabar buruk bagi Anda karena tanaman sawit Anda tidak bisa tumbuh dengan baik ataupun berbuah optimal. Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, Anda dapat mengaplikasikan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengandung unsur mikro dan makro yang lengkap serta seimbang. Kemudian, diaplikasikan dengan teknologi terdepan CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT yang dapat membantu penyerapan pupuk secara optimal masuk kedalam tanah dan dapat bertahan lebih lama, sehingga tanaman mendapat suplai nutrisi yang cukup dalam waktu yang panjang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Kandungan Mineral pada Tanah<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, pH berpengaruh terhadap kandungan mineral pada tanah yang Anda gunakan untuk bercocok tanam. Perlu Anda pahami, tanah yang sangat asam dengan skala 4 &#8211; 5 bisa memiliki konsentrasi aluminium, nikel, besi dan mangan yang tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, zat tersebut justru berbahaya bagi proses pertumbuhan tanaman sawit. Sebaliknya, di tanah yang asam tanaman lebih mudah menyerap logam beracun. Selain itu, tingkat pH yang terlalu ekstrim bisa mengisyaratkan kandungan mineral tinggi pula. Seperti aluminum yang menjadi racun bagi tanaman. Sehingga, beberapa tanaman akhirnya mati karena toksisitas dan keracunan jaringan tanaman.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Kesuburan Tanah<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, pH mampu mempengaruhi tingkat kesuburan lahan. Bagi beberapa tanaman, seperti blueberry atau azalea memang bisa tumbuh dengan baik di tanah asam. Sementara itu, kelapa sawit akan lebih cocok ditanam pada pH dengan 5,5 dengan optimum 6,5.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda menanam tanaman tersebut di tanah yang sangat basa dengan skala 7,4 &#8211; 7,8. Tentu akan menyebabkan masalah, seperti klorofil yang tidak tercukupi pada daun serta membuat pohon stress. Sehingga, dapat menurunkan proses pertumbuhan vegetatif.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tingkat kesuburan tanah untuk setiap tanaman juga dipengaruhi oleh tingkat keasamannya. Maka, untuk meningkatkan kesuburan tanah pada tanaman sawit, Anda perlu mengaplikasikan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> pada setiap areal perkebunan sawit.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudah Tahu Pentingnya pH Tanah Bagi Tanaman?<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pengaruh keasamaan pH tanah terhadap tanaman sawit yang perlu Anda ketahui. Kesimpulannya, menyesuaikan tingkat keasaman tanah dengan tanaman yang akan ditanam adalah aspek yang penting. Sehingga, tanaman mampu tumbuh secara optimal dan sehat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda membutuhkan solusi untuk meningkatkan produktivitas kebun dan pengendalian hama penyakit, serta pengendalian pH Tanah, segera konsultasikan masalah Anda bersama <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">PKT <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">Group. Sebagai perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Research &amp; Solution <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang memiliki jaringan riset dan lab produksi, PKT Group berkomitmen menyediakan solusi nyata untuk Anda!<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>FAQ<\/b><\/h5>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">1. Berapakah pH tanah yang baik untuk tanaman kelapa sawit <\/b><b style=\"font-size: 1rem;\">seperti apa<\/b><b style=\"font-size: 1rem;\">?<\/b><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">pH tanah yang baik harus memiliki tingkat keasaman ideal untuk tanaman sawit dengan skala 5,5 dengan optimum 6,5. <\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">2. Apa yang terjadi jika pH tanah tinggi?<\/b><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tanah atau media tanam yang digunakan mempunyai tingkat keasaman tinggi, bisa mengakibatkan unsur kalsium, magnesium, dan fosfor akan terikat secara kimiawi. Sehingga, tanaman tidak dapat menyerap unsur hara. Karena kondisi tersebut, unsur mangan dan aluminium bisa menjadi racun yang merugikan tanaman.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">3. Bagaimana cara menetralisir pH tanah pada tanaman kelapa sawit?<\/b><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sesuai dengan kebutuhan tanaman, bermanfaat untuk menetralisir tingkat keasaman pH tanah. Maka tidak dianjurkan bagi perkebunan untuk menggunakan pupuk bersifat asam yang bisa berbahaya dan merugikan tanaman. <\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><b style=\"font-size: 1rem;\">4. Bagaimana cara menetralkan pH tanah asam dan basa?<\/b><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara tepat adalah mengaplikasikan pupuk MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yang bermanfaat untuk menetralisir tingkat keasaman pH tanah.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejauh ini tingkat keasaman pH tanah memiliki peran penting yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman sawit. Jika Anda memiliki kebun sawit dengan pH tanah yang baik, pastinya pertumbuhan sawit akan menjadi lebih mudah.\u00a0Lalu, apa saja pengaruhnya? Dapatkan informasi selengkapnya dengan membaca artikel ini secara menyeluruh. Yuk, simak!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8189,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengapa pH tanah penting? Yuk, temukan pengaruh tingkat keasaman tanah terhadap pertumbuhan tanaman sawit! Selengkapnya hanya disini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengapa pH tanah penting? Yuk, temukan pengaruh tingkat keasaman tanah terhadap pertumbuhan tanaman sawit! Selengkapnya hanya disini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-05T09:24:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-03T02:12:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit\",\"datePublished\":\"2023-04-05T09:24:11+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-03T02:12:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/\"},\"wordCount\":1201,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg\",\"articleSection\":[\"Kelapa Sawit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/\",\"name\":\"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg\",\"datePublished\":\"2023-04-05T09:24:11+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-03T02:12:38+00:00\",\"description\":\"Mengapa pH tanah penting? Yuk, temukan pengaruh tingkat keasaman tanah terhadap pertumbuhan tanaman sawit! Selengkapnya hanya disini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit","description":"Mengapa pH tanah penting? Yuk, temukan pengaruh tingkat keasaman tanah terhadap pertumbuhan tanaman sawit! Selengkapnya hanya disini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit","og_description":"Mengapa pH tanah penting? Yuk, temukan pengaruh tingkat keasaman tanah terhadap pertumbuhan tanaman sawit! Selengkapnya hanya disini!","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-04-05T09:24:11+00:00","article_modified_time":"2025-02-03T02:12:38+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit","datePublished":"2023-04-05T09:24:11+00:00","dateModified":"2025-02-03T02:12:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/"},"wordCount":1201,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg","articleSection":["Kelapa Sawit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/","name":"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg","datePublished":"2023-04-05T09:24:11+00:00","dateModified":"2025-02-03T02:12:38+00:00","description":"Mengapa pH tanah penting? Yuk, temukan pengaruh tingkat keasaman tanah terhadap pertumbuhan tanaman sawit! Selengkapnya hanya disini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ph-tanah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketahui Pengaruh Keasaman pH Tanah Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/05162317\/5.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8188"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8188"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8188\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11207,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8188\/revisions\/11207"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8189"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8188"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8188"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8188"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}