{"id":8097,"date":"2023-03-17T14:06:13","date_gmt":"2023-03-17T07:06:13","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=8097"},"modified":"2025-05-23T15:56:21","modified_gmt":"2025-05-23T08:56:21","slug":"replanting-kelapa-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/","title":{"rendered":"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Replanting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kelapa sawit harus dilakukan dengan benar dan bebas dari penyakit seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebab, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan penyakit yang menyerang pangkal batang kelapa sawit, sehingga pada saat proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat mengakibatkan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/busuk-pangkal-atas-upper-stem-rot-kelapa-sawit-akibat-serangan-ganoderma\/\">busuk batang sawit<\/a>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit ini harus diwaspadai, agar proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit berjalan lancar. Bagi Anda yang masih awam mengenai <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyakit-yang-sering-terjadi-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">penyakit kelapa sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan cara mencegahnya saat melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, simak artikel ini sampai selesai!<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Mengenal Serangan <i>Ganoderma<\/i><\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma boninense<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">adalah salah satu jenis penyakit yang menyerang kelapa sawit di seluruh perkebunan kelapa sawit yang ada di Indonesia. Penyakit ini berupa jamur patogen yang biasanya menyerang bagian pangkal batang kelapa sawit yang sudah masuk pada tahap tanaman generasi ke-2.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Serangan jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini tentunya sangat merugikan para petani sawit dan membuat produksi kelapa sawit mengalami penurunan. Selain itu, para petani juga harus mengeluarkan biaya lebih untuk merawat tanaman kelapa sawit yang terserang oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ancaman jamur patogen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini mampu menghancurkan populasi kelapa sawit hingga 60%, berdasarkan pernyataan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Center di tahun 2008 lalu. Salah satu penyebab munculnya jamur ini adalah akibat proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dilakukan tidak sesuai dengan persyaratan kultur teknis sehingga muncul generasi kedua dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma.<\/span><\/i><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Apa Itu Proses <i>Replanting<\/i> Kelapa Sawit?<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti namanya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah penanaman kembali terhadap komoditi kelapa sawit sebelumnya. Secara sederhana, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit adalah proses mengganti kelapa sawit yang sudah tidak produktif lagi dengan cara menumbangkan tanaman terdahulu, kemudian diganti dengan bibit baru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, tanaman kelapa sawit yang sudah tidak produktif lagi, umurnya sudah mencapai 25 tahun. Proses penumbangannya ini bisa dilakukan dengan cara mekanis atau menyuntikan cairan kimia (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">under planting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sawit).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, ketika sudah tumbang, bekas dari pohon kelapa sawit tadi akan menjadi tempat baru bagi bibit sawit yang berusia 12 hingga 18 bulan. Jadi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan salah satu <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-menanam-kelapa-sawit-yang-baik-dan-benar\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">cara menanam kelapa sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan memanfaatkan media bekas pohon kelapa sawit yang sudah tua dan tidak produktif.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ini tentu saja akan menghemat tempat dan biaya lainnya untuk membuka lahan baru bagi komoditi kelapa sawit yang baru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, pemerintah Indonesia menargetkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di kebun sawit mencapai 540.000 hektar hingga tahun 2024 mendatang. Namun, berdasarkan data dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), target tersebut baru mencapai 256.744 per 2016 hingga Juni 2022.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan pemerintah Indonesia mempercepat program peremajaan pohon sawit adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peremajaan kelapa sawit bisa menghentikan produksi sawit yang menurun drastis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai salah satu upaya percepatan pengembangan perkebunan sawit melalui perluasan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan jumlah lapangan kerja sekaligus pendapatan masyarakat melalui pengembangan perkebunan sawit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bantu meningkatkan daya saing lewat peningkatan produktivitas dan pengembangan industri di hilir yang berbasis perkebunan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan pendapatan nasional dengan mengikutsertakan pengusaha dan masyarakat lokal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendukung pengembangan wilayah yang memiliki perkebunan sawit potensial.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>3 Cara Mencegah <i>Ganoderma <\/i>saat Melakukan <i>Replanting <\/i>Kelapa Sawit<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma sawit <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">sudah menjadi ancaman cukup serius untuk pertumbuhan kelapa sawit, Anda harus melakukan pencegahan jamur satu ini agar proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">membuahkan hasil. Berikut 3 cara mencegah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih awal yang bisa Anda lakukan:<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Penumbangan<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sawit, Anda harus menumbangkan pohon kelapa sawit yang sudah tua dan tidak produktif terlebih dahulu. Proses penumbangan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">felled<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini harus dilakukan dengan cara benar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa melakukan cara mekanis dengan bantuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">excavator<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sudah memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chipping<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">bucket<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tumbangkan pohon sawit tua secara merata dan bongkar tunggul. Kemudian, geser pohon sawit yang ditumbang ke arah jalur pancangan tumpukan. Setelah itu, batang pohon dan tunggul di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chipping <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan ketebalan maksimal 10 cm.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lubang bekas bonggol pohon tadi harus dibiarkan terkena sinar matahari selama 3 minggu. Setelah itu, tutup lubang tersebut dengan tanaman bibit yang baru.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Pembibitan dan Penanaman<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat proses pembibitan, untuk tahap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pre-nursery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, aplikasikan CHIPS<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dari PKT pada media tanah di dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polybag <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang berumur 3 bulan dengan dosis 50 gram (sebelum kecambah ditanam ataupun setelah kecambah ditanam di dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polybag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjelang pemindahan bibit sawit dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pre-nursery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">main-nursery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda dapat aplikasikan CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> kembali dengan dosis 250 gram di dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polybag <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(bibit akan di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">transplanting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ke lapangan umur 12-18 bulan).<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Perawatan Tanaman Belum Menghasilkan dan Tanaman Menghasilkan<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pencegahan jamur <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sawit <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">pada areal endemik setelah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit berikutnya adalah melakukan sanitasi terhadap areal tanaman sawit yang belum menghasilkan (TBM).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada fase tanaman belum menghasilkan dan tanaman menghasilkan, Anda perlu membuat lingkungan yang baik dan sehat untuk pertumbuhan bibit sawit. Pertumbuhan dan perkembangan bibit sawit bisa Anda tingkatkan menggunakan CHIPS<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a02.1 dan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT yang sangat berpengaruh terhadap kualitas tanah dan pertumbuhan pohon sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, untuk menjaga jumlah agen<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sia<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> hayati<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda perlu menambahkan dosis CHIPS<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> sebanyak 1,2 Kg\/pohon untuk tanaman belum menghasilkan dan diaplikasikan di sekeliling bola tanah bibit dengan cara mengorek tanah sedalam 15 cm (paliran). Kemudian, CHIPS<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 2.1 tersebut ditempel pada paliran bola tanah. Setelah itu ditimbun dan dipadatkan dengan tanah agar jumlah agen hayati<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tetap terjaga dan melindungi bibit sawit Anda dari serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berhasil atau tidaknya cara pencegahan di atas tergantung seberapa konsistennya Anda merawat bibit sawit Anda. Dalam upaya pengendalian dan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pencegahan-serangan-ganoderma-di-lahan-replanting\/\">pencegahan serangan <em>Ganoderma<\/em><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, tentu saja Anda harus berkomitmen dan bersungguh-sungguh menerapkan cara di atas.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Yuk, Lakukan Pencegahan <i>Ganoderma<\/i>!<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karena jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">termasuk penyakit sawit luar tanah, maka Anda juga perlu menjaga kesehatan tanah yang akan menjadi tempat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">replanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit nantinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menganalisa tanah harus Anda lakukan secara tepat, mulai dari menilai kualitas tanah, sifat fisik tanah secara akurat, dan penentuan status unsur hara dari tanah. Hasil analisa ini nantinya bisa Anda gunakan sebagai dasar pemupukan dan pengendalian hama penyakit kelapa sawit yang efisien.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika analisa Anda menyatakan bahwa kondisi tanah tidak sehat, maka Anda harus menyehatkannya dengan cara menggunakan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan mengaplikasikan teknologi pengendali hayati CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Pemberian jenis pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bermanfaat untuk meningkatkan produksi, tidak menyebabkan kerusakan tanah, dan menjaga keseimbangan agroekosistem tanah. Sedangkan, teknologi pengendali hayati CHIPS<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat membantu <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-ampuh-untuk-mencegah-jamur-ganoderma\/\">pengendalian Ganoderma pada kelapa sawit<\/a><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">karena dengan banyaknya mikroorganisme yang menguntungkan bagi tanaman kelapa sawit membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak mampu bertahan hidup di tanah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">top soil<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>FAQ<\/b><\/h5>\n<h6 style=\"text-align: justify;\">1. Strategi pengendalian jamur <i style=\"font-size: 1rem;\">Ganoderma <\/i><span style=\"font-size: 1rem;\">paling baik seperti apa?<\/span><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi pengendalian jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menggunakan kombinasi pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pengendali hayati CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT yang sudah diformulasikan khusus untuk\u00a0 setiap areal berbeda di perkebunan tanaman kelapa sawit Anda.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"font-size: 1rem;\">2. Bagaimana perawatan kelapa sawit agar terhindar dari jamur <\/span><i style=\"font-size: 1rem;\">Ganoderma<\/i><span style=\"font-size: 1rem;\">?<\/span><\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perawatan tanaman kelapa sawit yang tepat agar terhindar oleh jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pruning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pelepah kering (tetap mempertahankan 40-48 pelepah per pokok) dan mengumpulkan buah atau bunga tanaman yang telah busuk, lalu dimusnahkan.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"font-size: 1rem;\">3. Seperti apa ciri-ciri jamur <\/span><i style=\"font-size: 1rem;\">Ganoderma boninense<\/i><span style=\"font-size: 1rem;\">?<\/span><\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki warna cokelat muda sampai cokelat tua, cokelat tua kehitaman, putih ke abu-abuan, merah hati, cokelat putih susu, dan jingga kemerahan. Kemudian memiliki ukuran batang yang panjangnya mencapai 8 inchi dan ada yang tidak memiliki batang atau tangkai (menempel di pangkal batang pohon). Bentuknya menyerupai kuping dan piring, serta permukaannya berwarna sesuai dengan jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"font-size: 1rem;\">4. Bagaimana cara mendeteksi dini kelapa sawit yang terkena serangan jamur <\/span><i style=\"font-size: 1rem;\">Ganoderma<\/i><span style=\"font-size: 1rem;\">?<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala awal tanaman sawit yang terjangkit jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bisa Anda deteksi lewat penampakan tiga daun tombak tidak membuka, pertumbuhan pucuk tidak sempurna, daun yang keluar dari pucuk lebih kecil dari daun yang ada di bawahnya, pelepah mengering bahkan berpatahan, tumbuh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">basidiokarp<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada pangkal batang sawit, dan akar batang membusuk.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Replanting kelapa sawit harus dilakukan dengan benar dan bebas dari penyakit seperti Ganoderma. Sebab, Ganoderma merupakan penyakit yang menyerang pangkal batang kelapa sawit, sehingga pada saat proses replanting Ganoderma dapat mengakibatkan pembusukan pada batang tanaman kelapa sawit.<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8098,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Serangan ganoderma saat melakukan replanting kelapa sawit harus Anda cegah lebih awal. Bagaimana caranya? Simak tips berikut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Serangan ganoderma saat melakukan replanting kelapa sawit harus Anda cegah lebih awal. Bagaimana caranya? Simak tips berikut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-17T07:06:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-23T08:56:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit\",\"datePublished\":\"2023-03-17T07:06:13+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-23T08:56:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/\"},\"wordCount\":1147,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/\",\"name\":\"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg\",\"datePublished\":\"2023-03-17T07:06:13+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-23T08:56:21+00:00\",\"description\":\"Serangan ganoderma saat melakukan replanting kelapa sawit harus Anda cegah lebih awal. Bagaimana caranya? Simak tips berikut!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit","description":"Serangan ganoderma saat melakukan replanting kelapa sawit harus Anda cegah lebih awal. Bagaimana caranya? Simak tips berikut!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit","og_description":"Serangan ganoderma saat melakukan replanting kelapa sawit harus Anda cegah lebih awal. Bagaimana caranya? Simak tips berikut!","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-03-17T07:06:13+00:00","article_modified_time":"2025-05-23T08:56:21+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit","datePublished":"2023-03-17T07:06:13+00:00","dateModified":"2025-05-23T08:56:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/"},"wordCount":1147,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/","name":"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg","datePublished":"2023-03-17T07:06:13+00:00","dateModified":"2025-05-23T08:56:21+00:00","description":"Serangan ganoderma saat melakukan replanting kelapa sawit harus Anda cegah lebih awal. Bagaimana caranya? Simak tips berikut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/replanting-kelapa-sawit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pencegahan Serangan Ganoderma Lebih Awal saat Replanting Kelapa Sawit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/17134427\/09.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8097"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8097"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8097\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11733,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8097\/revisions\/11733"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8097"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}