{"id":8055,"date":"2023-03-10T11:16:23","date_gmt":"2023-03-10T04:16:23","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=8055"},"modified":"2025-10-23T13:03:05","modified_gmt":"2025-10-23T06:03:05","slug":"fungisida-kelapa-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/","title":{"rendered":"Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terlindung dari Ganoderma"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelapa sawit merupakan tanaman yang menjadi bahan baku utama minyak goreng. Tanaman ini lebih banyak tumbuh subur di Sumatera dan Kalimantan. Meski begitu, pemilik perkebunan sawit rentan menghadapi masalah serangan jamur mematikan pada pohon sawit. Oleh sebab itu, perlu untuk memberikan fungisida kelapa sawit secara rutin dan tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah jamur yang menjadi musuh para petani sawit karena tidak hanya bisa membuat pohon sawit mati, tapi juga bisa menulari pada tanaman sawit yang masih sehat. Apabila <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini tidak ditangani dengan tepat, maka akan menimbulkan kerugian yang besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa mencegah masalah tersebut dengan memberikan fungisida kelapa sawit seperti CHIPS<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Selengkapnya, silakan simak artikel berikut agar Anda bisa melakukan pengendalian penyakit pada tanaman kelapa sawit sawit sejak dini.<\/span><\/p>\n<h2>Pentingnya Fungisida Kelapa Sawit<\/h2>\n<p>Fungisida kelapa sawit adalah pilihan yang lebih aman dan ramah lingkungan daripada fungisida kimia. Mereka tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari tanah dan air. Selain itu, penggunaan fungisida kelapa sawit juga lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>Terdapat beberapa jenis fungisida kelapa sawit yang efektif dalam melindungi kelapa sawit dari <em>Ganoderma<\/em>. Beberapa di antaranya meliputi: Trichoderma, ekstrak bahan alami, dan bokashi.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>CHIPS<\/strong><sup>\u00ae<\/sup><strong>\u00a0Pengendali <em>Ganoderma<\/em> untuk Fungisida Kelapa Sawit<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Para petani dalam melindungi tanaman kelapa sawit dari risiko infeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kerap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal<\/span>, pemakaian seperti mikroorganisme <i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma, Hendersonia, Mikoriza, Actinomycetes, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan mikroorganisme lainnya yang tidak tepat sasaran malah akan memperburuk keadaan, dimana Ganoderma dapat berkembang biak lebih cepat lagi. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, dalam hal ini Plantation Key Technology (PKT) memberikan solusi berupa formulasi khusus yakni<span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0menggunakan teknologi pengendali hayati CHIPS<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dari PKT yang telah berhasil mengendalikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dimana atas penemuannya sudah mendapatkan rekor MURI sebagai <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/chips-sukses-mencegah-menanggulangi-ganoderma\/\">penemu vaksin <\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang pertama dan satu-satunya di Indonesia bahkan di dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teknologi CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">berfungsi untuk menekan perkembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan melakukan lisis (pemecahan sel) sehingga mengubah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi busuk. Maka itu, selain sebagai fungisida kelapa sawit untuk jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini dapat dijadikan sebagai solusi yang tepat untuk mengendalikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada pohon kelapa sawit Anda. Hal ini tentu akan membuat <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/urutan-pemupukan-kelapa-sawit-yang-benar-agar-berbuah-banyak\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">perawatan sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi lebih mudah sehingga dapat meningkatkan produktivitas.<\/span><\/p>\n<p><strong>Artikel terkait: <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/racun-yang-tepat-untuk-pengendalian-ganoderma\/\">Racun Ganoderma untuk Busuk Pangkal Batang Sawit<\/a><\/strong><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Manfaat Fungisida Kelapa Sawit<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya Anda lebih tertarik menggunakanan fungisida kelapa sawit, silakan simak sejumlah manfaat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Musuh Alami <i>Ganoderma<\/i><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahukah Anda, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan patogen berbahaya bagi tanaman kelapa sawit dan menyebabkan kerugian perkebunan swasta, BUMN, serta para petani sawit. Infeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bisa menular pada tanaman lainnya melalui kontak akar di dalam tanah, udara, dan serangga vektor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, banyak menimbulkan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/bahaya-jamur-ganoderma-bagi-perkebunan-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">bahaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">yang dapat mengurangi kerapatan pokok dan berpengaruh ke penurunan produksi secara signifikan sehingga perkebunan tidak layak lagi dikelola dengan baik karena biaya perawatan lebih tinggi daripada hasil produksi yang diperoleh.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila kondisi serangan penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">semakin parah, bisa membuat bagian akar dan batang menjadi busuk dan keropos. Dampaknya, pohon sawit pun akan tumbang dan mati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan aplikasi fungisida kelapa sawit sudah terbukti efektif untuk mengendalikan penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Hal ini disebabkan agen hayati pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. bereaksi secara agresif dalam memerangi keberadaan jamur yang dapat merugikan dan merusak tanaman kelapa sawit.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Memelihara Lingkungan Perkebunan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan pupuk organik dari cendawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. ini juga dapat memelihara lingkungan perkebunan dengan baik. Sebab, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp.tidak mengandung zat kimia berbahaya dan ramah lingkungan sehingga tidak mencemari dan merusak lahan perkebunan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya tanaman belum menghasilkan (TBM) aman dari infeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka aplikasikan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, dan teknologi CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT yang memiliki kandungan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. yang dapat mengendalikan penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma.<\/span><\/i><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Mencegah Kekebalan Akibat Zat Kimia<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungisida kelapa sawit memang dapat menjadi pilihan untuk memberantas cendawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, penggunaan agroinput berbasis kimia secara terus-menerus, maka menimbulkan residu bahan kimia yang dapat merusak agroekosistem tanah, dan juga bisa menimbulkan resistensi pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sudah kebal dengan fungisida kimia, tentu akan lebih sulit lagi untuk mengendalikannya. Untuk itu perlu dipertimbangkan menggunakan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memiliki kandungan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sp. sebagai pengendali hayati.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Upaya Pengendalian <i>Ganoderma Boninense <\/i>Sejak Dini<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengendalikan penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada tanaman sawit bisa Anda lakukan dengan cara-cara berikut ini:<\/span><\/p>\n<h3><strong>A. Deteksi Pangkal Batang Sedini Mungkin<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">juga disebut sebagai kanker tanaman perkebunan, terutama kelapa sawit. Petani biasanya baru mengetahui tanaman mereka terinfeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma\u00a0 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ketika sudah memasuki stadium III dan IV.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, perlu dipahami oleh petani untuk mengetahui serangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sedini mungkin seperti stadium I dan Stadium II dengan melakukan pemeriksaan di pangkal batang sejak dini supaya tidak terlambat dalam melakukan pengendalian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><strong>B. Membersihkan Inokulum <i>Ganoderma<\/i><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda mendapati tanaman sawit mati karena infeksi jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sebaiknya semua sisa inokulum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">segera disingkirkan dari areal blok pertanaman agar tidak menyebarkan spora <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk menginfeksi tanaman yang sehat di sekelilingnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya bisa memastikan inokulum yang tertinggal pada bekas tunggul kelapa sawit mati, sisa tunggul batang kelapa sawit harus dibongkar membentuk lubang, lalu tunggul tersebut dibenamkan ke dalam parit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">field drain <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sedalam 4 meter. Sehingga spora <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi dormansi (tidak berkembang biak). Lalu, lubang tersebut dibiarkan selama 6 bulan, dan ditimbun dengan tanah gawangan ke dalam lubang tersebut guna mempersiapkan penyisipan tanaman kelapa sawit.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>C. Melakukan Perawatan Tanaman Sesuai Persyaratan Kultur Teknis<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Petani sawit perlu membersihkan piringan, gawangan, dan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pruning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau memangkas pelepah agar jumlah pelepah bisa dipertahankan 40 sampai 48 pelepah per pohon, serta menyingkirkan bunga, dan buah yang busuk di pohon.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>D. Menanam dengan Jarak Ideal<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat infeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menular melalui kontak akar tanaman yang sakit dengan tanaman yang sehat. Maka, diperlukan pengaturan jarak tanam yang ideal. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, pada lahan mineral sebaiknya menanam varietas jenis kelapa sawit yang mempunyai pelepah panjang dengan jarak tanam dalam baris tanaman 9,21 m antar barisan tanaman 7,98 m memperoleh populasi 136 pokok per hektar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, untuk tanah gambut sebaiknya menggunakan varietas tanaman pelepah pendek dengan jarak tanam dalam barisan 8,77 m, dan antar barisan 7,60 m yang memperoleh populasi 150 pokok per hektar.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaiknya, sebelum ditanam untuk melakukan tindakan preventif terhadap <em>Ganoderma<\/em> diperlukan aplikasi fungisida kelapa sawit yang berasal dari jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ke dalam lubang tanam. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai, agen hayati yang berkembang biak secara koloni di dalam tanah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">top soil<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mempertahankan dari resiko infeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2>Penggunaan Produk CHIPS pada Kelapa Sawit<\/h2>\n<p>Produk CHIPS\u00ae dari PT Propadu Konair Tarahubun (PKT) merupakan solusi inovatif yang efektif untuk membasmi jamur Ganoderma boninense, penyebab utama penyakit Busuk Pangkal Batang (BSR) pada kelapa sawit. Produk ini telah melalui riset mendalam selama lebih dari lima tahun, dan menjadi satu-satunya vaksin biologis Ganoderma pertama di dunia yang berhasil mendapatkan penghargaan dari MURI.<\/p>\n<p>CHIPS\u00ae mengandung mikroorganisme unggulan seperti <i>Trichoderma spp.<\/i> dan berbagai jenis mikroba lain yang diformulasikan secara organik dalam jumlah tinggi, yaitu antara 6 \u00d7 10\u2077 hingga 2 \u00d7 10\u2078 CFU per gram. Berbeda dengan biopestisida biasa, CHIPS\u00ae mengusung konsep \u201cColony Complex,\u201d di mana berbagai strain mikroorganisme membentuk koloni yang saling bekerja sama, berbagi logistik, memproduksi enzim, dan saling melindungi untuk menyerang patogen secara efektif, bahkan dalam kondisi lingkungan yang keras.<\/p>\n<p>Sistem kerja ini memungkinkan CHIPS\u00ae tidak hanya efektif di laboratorium, tetapi juga terbukti berhasil dalam aplikasi nyata di lapangan. Produk ini hadir dalam dua varian utama: CHIPS\u00ae 2.1 untuk mengobati tanaman sawit yang sudah terinfeksi Ganoderma dan CHIPS\u00ae 2.2 untuk mencegah serangan dari luar.<\/p>\n<p>CHIPS\u00ae 2.1 bekerja dengan cara menghentikan perkembangan Ganoderma di dalam jaringan tanaman, memperbaiki akar dan saluran nutrisi, membuka kembali daun tombak, dan mengembalikan produktivitas tanaman, dengan dosis sekitar 3 kg per pohon. Sementara itu, CHIPS\u00ae 2.2 digunakan sebagai pelindung bagi tanaman yang masih sehat dengan dosis 50 gram per pohon.<\/p>\n<p>Produk ini tersedia dalam bentuk cair, semi-solid, dan bubuk (powder), yang disesuaikan secara khusus dengan jenis Ganoderma di lapangan. Setelah aplikasi, dalam waktu sekitar tiga bulan, tanda-tanda keberhasilan dapat terlihat jelas seperti membusuknya tubuh buah Ganoderma, tumbuhnya akar baru, dan peningkatan produksi buah sawit.<\/p>\n<p>Karena tidak mengandung bahan kimia sintetis, CHIPS\u00ae aman bagi lingkungan dan disarankan digunakan bersama pupuk organik seperti MOAF\u00ae (Multi Organic Alkali Fertilizer), yang bebas dioksin dan tidak merusak ekosistem. Dengan semua keunggulan tersebut, CHIPS\u00ae menjadi solusi hayati unggulan dan ramah lingkungan untuk mencegah dan mengatasi penyakit Ganoderma di perkebunan kelapa sawit.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Tertarik Menggunakan Fungisida Kelapa Sawit <i>Trichoderma<\/i>, sp.?<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian ulasan tentang cara pengendalian penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada kelapa sawit menggunakan fungisida kelapa sawit untuk Ganoderma yang bisa Anda coba. Jika Anda ingin lebih ramah lingkungan namun mampu memberikan perlindungan maksimal untuk tanaman kelapa sawit, CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memiliki kandungan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp. bisa Anda pilih sebagai agen hayati pencegahan terbaik.<\/span><\/p>\n<p>PT. PKT sebagai solusi semua permasalahan sawit, sudah melakukan penelitian bertahun-tahun untuk menanggulangi hama Ganoderma. Temukan solusi terbaik untuk penyakit Ganoderma di perkebunan kelapa sawit Anda dari kami. Hubungi PT. PKT melalui\u00a0website kami\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/2vmC5nZ\"><b>www.pkt-group.com<\/b><\/a>\u00a0atau menghubungi whatsapp kami\u00a0<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6282120006888&amp;text=Silahkan%20tuliskan%20pertanyaan%20anda&amp;source=&amp;data=\"><b>0821-2000-6888\u00a0<\/b><\/a>sekarang.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>FAQ<\/strong><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>Apa itu <\/b><b><i>Ganoderma <\/i><\/b><b>pada tanaman sawit?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah cendawan yang dapat merusak tanaman sawit atau tanaman perkebunan lainnya. Jamur ini juga disebut sebagai penyakit kanker tanaman karena dapat mematikan tanaman.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b><\/b><b>Bagaimana cara mengatasi infeksi <\/b><b><i>Ganoderma<\/i><\/b><b>?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun langkah pencegahan dini yang bisa Anda lakukan agar sawit aman dari cendawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">antara lain:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sensus tanaman sejak dini, membersihkan lahan dari inokulum, penggunaan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan teknologi pengendali hayati CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengandung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sp., menanam dengan jarak ideal, dan perawatan serta panen tanaman sawit sesuai SOP.<\/span><\/p>\n<h3><strong>Apa saja manfaat fungisida kelapa sawit dari <em>Trichoderma<\/em>, sp.?<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trichoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sp. mempunyai kandungan agen hayati yang agresif melawan patogen atau jamur lain sehingga bisa mengendalikan infeksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan teknologi pengendali hayati CHIPS<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dari PKT ini dapat memelihara kelestarian lingkungan terutama lahan perkebunan karena tidak mengandung zat kimia berbahaya. Serta, mencegah kekebalan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apabila Ganoderma tidak ditangani dengan tepat, maka akan menimbulkan kerugian yang besar.\u00a0Anda bisa mencegah masalah tersebut dengan memberikan fungisida organik seperti Trichoderma, sp. Selengkapnya, silakan simak artikel berikut agar Anda bisa melakukan pengendalian penyakit sawit sejak dini.<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8057,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terhindar dari Ganoderma<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cegah penyebaran Ganoderma dengan menggunakan bio fungisida untuk kelapa sawit yang memang sudah terbukti aman untuk manusia dan lingkungan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terhindar dari Ganoderma\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cegah penyebaran Ganoderma dengan menggunakan bio fungisida untuk kelapa sawit yang memang sudah terbukti aman untuk manusia dan lingkungan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-10T04:16:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-23T06:03:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terlindung dari Ganoderma\",\"datePublished\":\"2023-03-10T04:16:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-23T06:03:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\"},\"wordCount\":1539,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\",\"name\":\"Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terhindar dari Ganoderma\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg\",\"datePublished\":\"2023-03-10T04:16:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-23T06:03:05+00:00\",\"description\":\"Cegah penyebaran Ganoderma dengan menggunakan bio fungisida untuk kelapa sawit yang memang sudah terbukti aman untuk manusia dan lingkungan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Bio-fungisida Hayati Kelapa Sawit Agar Terlindung Dari Ganoderma\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terlindung dari Ganoderma\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terhindar dari Ganoderma","description":"Cegah penyebaran Ganoderma dengan menggunakan bio fungisida untuk kelapa sawit yang memang sudah terbukti aman untuk manusia dan lingkungan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terhindar dari Ganoderma","og_description":"Cegah penyebaran Ganoderma dengan menggunakan bio fungisida untuk kelapa sawit yang memang sudah terbukti aman untuk manusia dan lingkungan","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-03-10T04:16:23+00:00","article_modified_time":"2025-10-23T06:03:05+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terlindung dari Ganoderma","datePublished":"2023-03-10T04:16:23+00:00","dateModified":"2025-10-23T06:03:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/"},"wordCount":1539,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/","name":"Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terhindar dari Ganoderma","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg","datePublished":"2023-03-10T04:16:23+00:00","dateModified":"2025-10-23T06:03:05+00:00","description":"Cegah penyebaran Ganoderma dengan menggunakan bio fungisida untuk kelapa sawit yang memang sudah terbukti aman untuk manusia dan lingkungan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Bio-fungisida Hayati Kelapa Sawit Agar Terlindung Dari Ganoderma"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fungisida Organik Kelapa Sawit Agar Terlindung dari Ganoderma"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/10105202\/01-2.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8055"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8055"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8055\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12759,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8055\/revisions\/12759"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8057"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}