{"id":7833,"date":"2026-03-03T08:20:16","date_gmt":"2026-03-03T01:20:16","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=7833"},"modified":"2026-03-10T08:58:18","modified_gmt":"2026-03-10T01:58:18","slug":"pemupukan-yang-efektif-dan-efisien","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/","title":{"rendered":"Pemupukan yang Efektif dan Efisien Untuk Tanaman Kelapa Sawit (TM dan TBM)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertumbuhan kelapa sawit yang baik tergantung dari budidaya dan pemeliharaannya. Kebutuhan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk sawit baru tanam <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tentu berbeda dengan pupuk setelah <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ciri-ciri-buah-kelapa-sawit-yang-siap-panen\/\">sawit siap panen<\/a>. Metode pemupukan yang digunakan terkait dengan biaya dan investasi dari kelapa sawit itu sendiri. Pemupukan membutuhkan biaya kurang lebih 20% hingga 25% dari seluruh biaya produksi.<\/span><\/p>\n<h2>Jenis-jenis Pupuk Kelapa Sawit<\/h2>\n<p>Pemupukan yang tepat sangat penting untuk menjaga pertumbuhan dan produktivitas kelapa sawit. Berikut beberapa jenis pupuk yang umum digunakan di perkebunan sawit:<\/p>\n<h3>1. Pupuk Urea<\/h3>\n<p>Pupuk urea merupakan sumber nitrogen (N) yang berfungsi merangsang pertumbuhan vegetatif, seperti daun dan batang. Nitrogen sangat penting terutama pada fase tanaman belum menghasilkan (TBM) agar pertumbuhan lebih cepat dan optimal.<\/p>\n<h3>2. Pupuk TSP \/ SP-36<\/h3>\n<p>TSP (Triple Super Phosphate) dan SP-36 adalah pupuk sumber fosfor (P). Fosfor berperan dalam pembentukan akar yang kuat serta membantu proses pembungaan dan pembuahan, sehingga mendukung produksi tandan yang lebih baik.<\/p>\n<h3>3. Pupuk KCl (Kalium Klorida)<\/h3>\n<p>Pupuk KCl mengandung kalium (K) yang tinggi. Unsur ini sangat penting untuk meningkatkan berat dan kualitas tandan buah segar (TBS), memperkuat jaringan tanaman, serta meningkatkan ketahanan terhadap stres lingkungan.<\/p>\n<h3>4. Pupuk Kieserite<\/h3>\n<p>Kieserite mengandung magnesium (Mg) dan sulfur (S). Magnesium membantu proses fotosintesis karena menjadi komponen utama klorofil, sementara sulfur mendukung pembentukan protein dan enzim tanaman.<\/p>\n<h3>5. Pupuk Borate \/ Borax<\/h3>\n<p>Pupuk borate atau borax mengandung unsur boron (B) yang dibutuhkan dalam jumlah kecil, namun sangat penting. Boron membantu proses pembelahan sel, pertumbuhan titik tumbuh, serta mencegah gejala buah kecil atau tidak berkembang sempurna.<\/p>\n<p>Kombinasi dan dosis pupuk perlu disesuaikan dengan umur tanaman, kondisi tanah, serta hasil analisis daun agar pemupukan lebih efektif dan efisien.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Defisiensi Unsur Hara Tanaman Kelapa Sawit<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produktivitas maksimal tanaman kelapa sawit tergantung dari banyak indikator. Dua hal yang paling penting adalah kecukupan hara pada tanaman sawit dan metode <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk sawit terbaik <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang sesuai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dosis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan tiap fase pertumbuhannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tiap tumbuh kembang tanaman kebutuhan unsur hara berbeda dengan dosis tersendiri. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Karena, u<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ntuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dosis pupuk sawit baru tanam <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">berbeda dengan fase kelanjutannya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini berhubungan dengan defisiensi unsur hara kelapa sawit. Defisiensi unsur hara adalah kekurangan salah satu atau lebih hara yang dibutuhkan sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penjelasan kekurangan unsur hara tersebut adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Defisiensi Nitrogen (N)<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nitrogen menjadi salah satu hara penentu pertumbuhan tanaman dengan ketersediaan yang harus mencukupi. Jika kurang tanaman <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tidak akan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tumbuh optimal dan gulma bisa muncul di sekeliling tanaman inti.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-ciri kekurangan unsur <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">itrogen antara lain:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Daun pada sawit warnanya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">hijau pucat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, kemudian kekuning-kuningan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lama-lama daun tersebut akan menggulung dan jika tidak diatasi akan mati.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelepah dan tulang daun akan berubah warna menjadi kuning kecoklatan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman kekurangan unsur N, biasanya dijumpai pada areal rendahan (tergenang).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. Defisiensi Fosfor (P)<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fosfor atau unsur P menjadi penentu sebagai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk sawit baru tanam <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">untuk akar dan batang yang kuat. Penyebab dari kekurangan fosfor biasanya karena <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kurangnya unsur P dalam tanah, unsur P tercuci akibat aliran permukaan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Run off<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, dan pH tanah asam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman kekurangan fosfor memiliki ciri yang mudah terlihat, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertumbuhan batang seperti piramid, meruncing ke atas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Indikasi kurangnya hara P dalam tanah adalah m<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">uncul gulma alang-alang, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pakis kawat, serta senduduk<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> pada sekitar tanaman yang semakin membuat tanaman tidak tumbuh dengan subur.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>3. Defisiensi Kalium (K)<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Unsur ketiga <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terbaik <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki kandungan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> unsur K. Jika kekurangan maka hara penentu mutu dan kuantitas akan mempengaruhi produktivitas sawit. Ciri defisiensi dari K yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Muncul bintik kuning (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">orange<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">spoting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)pada daun yang akan terus membesar. Bintik akan menyatu dan menimbulkan bercak besar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Daun terlihat tua dan tajuk makin lama berubah warna oranye. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan makin lama akan menjadi kering, dan mati.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rentan terhadap serangan penyakit<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>4. Defisiensi Magnesium (Mg)<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Unsur M<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">g <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">berfungsi sebagai hara pendukung pembentukan minyak dalam biji <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terbaik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika terjadi kekurangan pada sawit biasanya untuk daerah dengan curah hujan tinggi di atas 3.500 mm\/tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri dari tanaman sawit yang kekurangan M<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">g<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Daun yang terkena sinar matahari terus menerus <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akan berubah menjadi kuning cerah secara keseluruhan (pelepah bawah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">)\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin lama menjadi coklat dan mengering.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>5. Defisiensi Boron (B)<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Boron berguna sebagai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk sawit baru tanam <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pendukung kesehatan akar dan keberhasilan pembungaan dan berkecambah biji.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri tanaman yang defisiensi Boron antara lain:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Helai daun bagian ujung berlipat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan jika sudah defisiensi parah ujung daunnya menjadi keriting dan mengering<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rentan terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crown disease<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu daun ujungnya tidak normal dengan warna hijau gelap.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan pupuk kimia <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">secara berlebihan dapat merugikan pohon sawit Anda<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Maka itu, praktisi perkebunan harus lebih peka untuk memilih pupuk organik, karena<\/span> <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/manfaat-pupuk-organik-untuk-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">manfaat pupuk organik <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">lebih baik, tanaman juga dapat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> memenuhi unsur hara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memerlukan metode yang tepat untuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">melakukan budidaya<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> kelapa sawit. Salah satunya menggunakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jenis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<b><\/b><sup>\u00ae<\/sup><\/span>\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">yang tepat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dosis dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plantation Key Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PKT).<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Pemupukan Efektif dan Efisien untuk Kelapa Sawit Baru Ditanam<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebutuhan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk sawit baru tanam <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki dosis tersendiri. Pada rentang waktu tertentu dengan kebutuhan sesuai fase pertumbuhannya.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1.<\/b><b> Tanaman Belum Menghasilkan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">TBM atau tanaman <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">elum <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">m<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">enghasilkan pada usia 1-3 tahun. Penggunaan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jenis pupuk sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk MOAF<b><\/b><sup>\u00ae<\/sup><\/span>\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">harus <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tepat dosis dan sesuai dengan kebutuhan tanaman, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">berfungsi sebagai peningkatan pertumbuhan vegetatif tanaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-menghitung-kebutuhan-pupuk-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">cara menghitung dosis pupuk kelapa sawit<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">bisa langsung dengan 2 hingga 2,5 kg per pohon, menjadi 2 hingga 3 kali pemupukan dalam setahun. Cara pemupukan disebarkan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">merata <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">piringan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tanaman dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jarak<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 30cm hingga 50cm dari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pangkal batang (sesuai usia tanaman)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. Tanaman Menghasilkan<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman menghasilkan disebut pula TM dengan usia tanaman 4 hingga kurang dari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">25 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tahun. Penggunaan pupuk MOAF<b><\/b><sup>\u00ae <\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bertujuan untuk peningkatan jumlah janjang dan peningkatan berat janjang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dosis penggunaan pupuk MOAF<b><\/b><sup>\u00ae <\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">adalah 2 hingga 3 kg per pohon untuk tanaman sesuai dengan\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kebutuhan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dari tanaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara pemupukan dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menaburkan di sekeliling piringan dengan jarak<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">2 m<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2,5 m<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dari pangkal batang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemupukan yang benar sebagai salah satu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara sawit berbuah banyak <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">untuk peningkatan produktivitas. Unsur hara yang terserap dengan baik secara otomatis membuat tanaman lebih optimal pertumbuhan dengan hasil buah sesuai keinginan.<\/span><\/p>\n<h2>Pupuk Kelapa Sawit MOAF dari PKT<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/kekurangan-hara\/\">Pupuk Kelapa Sawit MOAF<\/a> dari PKT merupakan pupuk yang dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan hara tanaman sawit secara lebih seimbang dan efisien. MOAF diformulasikan untuk mendukung pertumbuhan vegetatif, memperkuat sistem perakaran, serta meningkatkan produktivitas tandan buah segar (TBS). Dengan kandungan unsur hara yang disesuaikan untuk tanaman sawit, MOAF membantu tanaman tumbuh lebih optimal sejak fase awal hingga masa menghasilkan.<\/p>\n<p>Keunggulan MOAF dari PKT tidak hanya terletak pada pemenuhan unsur makro dan mikro, tetapi juga pada kemampuannya membantu tanaman lebih tahan terhadap stres lingkungan dan gejala defisiensi hara. Pemupukan yang tepat sangat penting karena kekurangan unsur tertentu dapat menurunkan hasil panen secara signifikan.<\/p>\n<p>Dengan penggunaan Pupuk MOAF dari PKT secara tepat dan terukur, program pemupukan menjadi lebih efektif, mendukung kesehatan tanaman jangka panjang, serta menjaga produktivitas kebun sawit tetap maksimal.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Hasil Produktivitas Lebih Baik Bersama <em>Plantation Key Technology<\/em><\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pemupukan kelapa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sawit harus benar agar efektif dan efisien dan hasil lebih baik dari sebelumnya. Untuk lebih jelasnya dapat langsung <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mengunjungi website kami <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/\"><b>www.pkt-group.com<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Plantation Key Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PKT) merupakan perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Research and<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Solution<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang terintegrasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari diagnosa masalah sebenarnya hingga menyediakan solusi praktis secara nyata. Terdapat jaringan riset, laboratorium produksi untuk hasil berteknologi tinggi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang s<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">angat tepat untuk meningkatkan produktivitas kebun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat 7 langkah keberhasilan dalam PKT ini, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Survey<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Analysis and problem identification<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Formulation and solution<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Report to customer<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Production and logistic<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Field control<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Evaluation<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahapan di atas yang akan membantu peningkatan produktivitas dalam pengendalian hama penyakit. Tak terkecuali dalam tumbuh kembang kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengetahui jenis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk sawit baru tanam <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang baik maka tanaman bisa tumbuh subur dan sehat. Produktivitas akan meningkat dan keuntungan didapat karena pemupukan sangat efektif dan efisien. Semoga pembahasan di atas bermanfaat ya.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>FAQ<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Mengapa kelapa sawit harus dipupuk?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karena unsur hara yang tersedia dalam tanah tidak cukup untuk menunjang pertumbuhan tanaman kelapa sawit, sehingga harus diberikan unsur hara tambahan melalui pupuk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti tanaman lain, kelapa sawit membutuhkan pupuk dengan takaran tepat dan waktu tertentu. Dengan pemupukan dapat menunjang pertumbuhan batang, daun hingga akar. Selain itu pupuk berguna untuk memperbaiki kesuburan tanah.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Pupuk apa yang direkomendasikan untuk tanaman sawit?<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pupuk yang paling tepat untuk kelapa sawit antara lain pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">makro <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan kandungan N (nitrogen), P (Fosfor), K (Kalium) dan Mg (Magnesium). <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, pupuk mikro dengan kandungan B, Cu, Zn, dan Fe yang sudah ada di dalam pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<b><\/b><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dari PKT dengan dosis yang sesuai.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>3. Berapa jarak waktu untuk pemupukan pada tanaman sawit?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jarak waktu dalam pemupukan kelapa sawit diatur dua kali dalam setahun atau <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">satu kali setiap semester.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Apa arti 5T dalam pemupukan?<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">5 T adalah singkatan dari tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, tepat cara dan tepat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tempat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Istilah ini merupakan cara pemupukan efektif dan sangat efisien untuk tumbuh kembang tanaman.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>5. Masalah apa yang sering terjadi pada pengolahan kelapa sawit?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah yang biasa muncul saat\u00a0 pengolahan sawit adalah kurang dan terbatasnya pada investasi dalam peremajaan. Produktivitas rendah dengan kualitas hasil juga rendah. Selain itu perkembangnya industri hilir belum maksimal sehingga produk turunan sawit terbatas.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jenis pupuk sawit baru tanam ada banyak macamnya untuk fase pertumbuhan yang efektif dan efisien. Simak selengkapnya di artikel berikut ini!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7834,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pemupukan yang Efektif dan Efisien untuk Sawit (TM dan TBM)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan dan Tanaman Menghasilkan kelapa sawit berbeda. Ini pemupukan yang efektif dan efisien untuk keduanya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemupukan yang Efektif dan Efisien untuk Sawit (TM dan TBM)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan dan Tanaman Menghasilkan kelapa sawit berbeda. Ini pemupukan yang efektif dan efisien untuk keduanya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-03T01:20:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-10T01:58:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/gif\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Pemupukan yang Efektif dan Efisien Untuk Tanaman Kelapa Sawit (TM dan TBM)\",\"datePublished\":\"2026-03-03T01:20:16+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-10T01:58:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/\"},\"wordCount\":1449,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif\",\"articleSection\":[\"Pupuk\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/\",\"name\":\"Pemupukan yang Efektif dan Efisien untuk Sawit (TM dan TBM)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif\",\"datePublished\":\"2026-03-03T01:20:16+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-10T01:58:18+00:00\",\"description\":\"Cara pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan dan Tanaman Menghasilkan kelapa sawit berbeda. Ini pemupukan yang efektif dan efisien untuk keduanya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Pemupukan yang Efektif dan Efisien Untuk Tanaman Kelapa Sawit (TM dan TBM)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pemupukan yang Efektif dan Efisien Untuk Tanaman Kelapa Sawit (TM dan TBM)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemupukan yang Efektif dan Efisien untuk Sawit (TM dan TBM)","description":"Cara pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan dan Tanaman Menghasilkan kelapa sawit berbeda. Ini pemupukan yang efektif dan efisien untuk keduanya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pemupukan yang Efektif dan Efisien untuk Sawit (TM dan TBM)","og_description":"Cara pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan dan Tanaman Menghasilkan kelapa sawit berbeda. Ini pemupukan yang efektif dan efisien untuk keduanya!","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2026-03-03T01:20:16+00:00","article_modified_time":"2026-03-10T01:58:18+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif","type":"image\/gif"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Pemupukan yang Efektif dan Efisien Untuk Tanaman Kelapa Sawit (TM dan TBM)","datePublished":"2026-03-03T01:20:16+00:00","dateModified":"2026-03-10T01:58:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/"},"wordCount":1449,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif","articleSection":["Pupuk"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/","name":"Pemupukan yang Efektif dan Efisien untuk Sawit (TM dan TBM)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif","datePublished":"2026-03-03T01:20:16+00:00","dateModified":"2026-03-10T01:58:18+00:00","description":"Cara pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan dan Tanaman Menghasilkan kelapa sawit berbeda. Ini pemupukan yang efektif dan efisien untuk keduanya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif","width":735,"height":400,"caption":"Pemupukan yang Efektif dan Efisien Untuk Tanaman Kelapa Sawit (TM dan TBM)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pemupukan-yang-efektif-dan-efisien\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pemupukan yang Efektif dan Efisien Untuk Tanaman Kelapa Sawit (TM dan TBM)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/03122903\/04.gif","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7833"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7833"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13314,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7833\/revisions\/13314"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}