{"id":7821,"date":"2023-02-02T16:51:37","date_gmt":"2023-02-02T09:51:37","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=7821"},"modified":"2024-10-21T10:42:57","modified_gmt":"2024-10-21T03:42:57","slug":"cara-penanaman-kecambah-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/","title":{"rendered":"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai salah satu jenis tumbuhan, kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan terbesar di Indonesia. Tak heran, kelapa sawit ini menjadi perkebunan terpenting di Indonesia karena bisa mempengaruhi pembangunan ekonomi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam setahun, kelapa sawit ini dapat memproduksi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">minyak kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan inti sawit sekitar 46 hingga 48 juta ton. Dengan produksi sebanyak itu, tak heran <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jika <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit hingga saat ini memiliki prospek yang bagus untuk Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dan sebagai petani sawit, apakah Anda sudah mengetahui <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-menanam-kelapa-sawit-yang-baik-dan-benar\/\">cara menanam kelapa sawit<\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yang benar<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">? Jika belum, simak pembahasan berikut ini mengenai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara penanaman kecambah kelapa sawit yang benar<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kecambah Kelapa Sawit<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kecambah kelapa sawit adalah tumbuhan muda yang berkembang dari tahap embrio menjadi kecambah. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa menanam sawit melalui <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-untuk-memilih-bibit-kelapa-sawit-unggul\/\">bibit kelapa sawit unggul <\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jumlah besar sehingga <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bisa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi perkebunan sawit dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat mem<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">produksi minyak sawit dalam jumlah besar pula.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Kecambah Asli vs Palsu<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum menanam kecambah kelapa sawit, Anda juga perlu mengetahui <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bibit kecambah kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang asli dan palsu.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Kecambah Kelapa Sawit Asli<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kecambah kelapa sawit asli<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan kecambah yang memang diproduksi dari proses hibridisasi melalui sumber benih sesuai dengan ketentuan.<\/span><\/p>\n<h3>2. Kecambah Kelapa Sawit Palsu<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui bibit kecambah kelapa sawit yang asli, lalu bagaimana dengan bibit kecambah kelapa sawit yang palsu?\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kecambah kelapa sawit palsu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan kecambah yang memang diproduksi dengan sembarangan tanpa mempedulikan maupun memperhatikan ketentuan yang ada.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dibawah ini, ada juga beberapa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara mengetahui kecambah sawit yang palsu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, di antaranya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketebalan tempurung bibit atau kecambah kelapa sawit palsu lebih tipis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Permukaan bibit atau <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kecambah sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki tekstur yang kasar dan kotor.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bibit atau <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kecambah sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang palsu memiliki tingkat kematian lebih tinggi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Cara Membuat Kecambah Bibit Sawit<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan adanya kecambah asli dan palsu, Anda <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perlu mengetahui kecambah yang asli dan proses pembuatannya dilakukan oleh badan yang resmi dan bersertifikat. Karena perlu Anda tahu, bahwa tidak sembarangan orang bisa membuat kecambah sendiri, sebab diperlukan riset mendalam dan laboratorium khusus. Namun, di bawah ini adalah cara membuat kecambah sawit secara umum yang dilakukan lembaga atau badan tertentu.<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Proses Pengembalian Pokok Dura<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama-tama, Anda harus memilih dura pada kelapa sawit yang memiliki keunggulan. Untuk mengetahui kelapa sawit yang unggul, Anda bisa melihat dari ukurannya. Semakin besar ukuran dura, maka semakin bagus juga hasil dan kualitasnya.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Proses Perontokan Brondolan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memilih dura, Anda bisa melakukan proses perontokan brondolan dengan memisahkan tangkai kelapa sawit, lalu menaruhnya pada suatu wadah. Proses ini untuk memisahkan kualitas dari tangkai kelapa sawit untuk dipilih dan disaring lagi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendapatkan kualitas terbaik, Anda bisa melakukan pemeraman hingga kurang lebih tiga hari pada suatu wadah. Anda bisa menggunakan wadah berupa plastik, kain, karung, dan terpal.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Proses Fermentasi Brondolan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses fermentasi ini penting dan krusial dilakukan untuk membuat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kecambah sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Dalam proses fermentasi brondolan, Anda bisa menggunakan dua metode, di antaranya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fermentasi basah, yaitu brondolan yang direndam pada wadah berisi air selama kurang lebih 10 hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fermentasi kering, yaitu brondolan yang dibungkus pada wadah karung selama kurang lebih 7 hari.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>4. Proses Pengolahan Brondolan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pengolahan brondolan merupakan proses yang penting demi membuat kecambah kelapa sawit<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">yang berkualitas. Dalam proses ini, Anda harus mengupas serabut brondolan kelapa sawit dan menumbuknya dengan perlahan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Proses Pematahan Dormansi Biji<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam proses ini, Anda harus mengeringkan biji kecambah kelapa sawit secara menyeluruh biasanya selama kurang lebih 1 hingga 3 hari.<\/span><\/p>\n<h3><strong>6. Proses Perendaman Ulang Biji<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melakukan pengeringan, Anda bisa melakukan perendaman ulang biji sawit untuk menyaring biji sawit berkualitas tinggi sehingga Anda mendapatkan kecambah kelapa sawit yang unggul.<\/span><\/p>\n<h3><strong>7. Proses Penyimpanan Biji<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika perendaman selesai, Anda bisa melakukan penyimpanan biji yang berkualitas. Untuk mendapatkan biji yang berkualitas, Anda bisa melakukan penyimpanan biji dengan baik dan sesuai dengan ketentuan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum melakukan penyimpanan, bibit kelapa sawit harus Anda angin-anginkan terlebih dahulu. Selain itu, Anda harus memastikan bahwa bibit sawit tersebut cukup menerima sinar matahari.<\/span><\/p>\n<h3><strong>8. Proses Pemilihan Kecambah<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah 7 hingga 10 hari disimpan, nantinya bibit sawit tersebut muncul kecambah biji kelapa sawit. Anda harus memilih bibit sawit yang sudah tumbuh tunas maupun belum. Bibit sawit yang belum muncul tunas maka bibit sawit berkualitas tidak baik atau jelek.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">umur bibit kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> siap tanam biasanya berumur sekitar 10 hingga 12 bulan sejak melakukan pembibitan awal di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polybag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Cara Tanam Kecambah Bibit Sawit<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mengetahui secara umum cara <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">membuat kecambah bibit sawit, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Anda ingin menanam kecambah bibit sawit, tetapi belum tahu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bagaimana cara menanam bibit sawit yang benar<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">? Simak pembahasan berikut ini mengenai cara menanam kecambah bibit sawit yang bisa Anda lakukan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>A. Pemilihan Benih Kelapa Sawit<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih dahulu, Anda harus memilih benih kelapa sawit yang berasal dari induk sawit berkualitas. Anda bisa mendapatkan benih tersebut dari perusahaan yang memproduksi benih kelapa sawit berkualitas tinggi berasal dari persilangan Dura x <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pisifera<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><strong>B. Proses Pembibitan Kelapa Sawit<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melakukan proses pembibitan kelapa sawit, Anda bisa menggunakan dua tahap atau satu tahap, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pre Nursery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Main Nursery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (dua tahap<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">), maupun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">satu tahap<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><strong><i>a. Pre Nursery<\/i><\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan lahan pembibitan sudah dibersihkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Atur <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyiraman bibit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan memasang instalasi penyiraman.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siapkan tanah top soil untuk ke pengisian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Polybag <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kecil (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">baby bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bibit yang sudah di isi tanah di susun pada bendengan yang sudah di siapkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanam kecambah pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">baby bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sudah disusun sebelumnya dengan\u00a0 kedalaman lebih 2 cm.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yang perlu diperhatikan saat penanaman kecambah \u201cjangan sampai terbalik\u201d (plumula di atas dan radikula di bawah).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lamanya waktu pembibitan pada tahap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pre Nursery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah 3 bulan, setelah itu dilakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">transplanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bibit ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Large Bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Main Nursery.<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<h4><strong><i>b. Main Nursery<\/i><\/strong><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat usia kelapa sawit sudah 3-4 bulan, Anda bisa pindahkan ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polybag <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berukuran 40&#215;50 cm atau 45&#215;60 cm dengan tanah lapisan atas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beri jarak antara bibit satu dengan bibit lainnya. Jarak idealnya sekitar <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a090&#215;90 cm (disesuaikan dengan jumlah populasi per hektar)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menentukan jarak antar bibit dilakukan pemancangan terlebih dahulu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Isi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Large Bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polybag <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">besar)<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dengan tanah lapisan atas yang sudah diayak. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, susun sesuai titik pancang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">transplanting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pre Nursery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Main Nursery <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lakukan penyiraman <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Large Bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga jenuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan transplanting dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Baby bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Large bag.<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lamanya bibit pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Main Nursery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> minimal 9 bulan sebelum bibit siap tanam ke lapangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yang perlu diperhatikan proses penyiraman bibit wajib dilakukan dua kali sehari (pagi dan sore).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>C. Pemeliharaan Bibit Kelapa Sawit<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda harus melakukan pemeliharaan bibit kelapa sawit untuk memastikan bibit-bibit tersebut bagus, baik, sehat, dan tumbuh dengan normal. Pemeliharaan bibit kelapa sawit, di antaranya penyiraman, pembersihan lahan dari gulma, pemupukan, hingga pemberantasan hama.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">setelah bibit berkembang menjadi pohon sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda harus melakukan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/urutan-pemupukan-kelapa-sawit-yang-benar-agar-berbuah-banyak\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">perawatan sawit<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">pada batang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pohon<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/bahaya-jamur-ganoderma-bagi-perkebunan-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ahaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">akan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mudah menyerang batang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0kelapa sawit Anda <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang menimbulkan penyakit<\/span> <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/busuk-pangkal-batang-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">busuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pangkal <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">batang sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sehingga akan menyebabkan kematian<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pohon<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> kelapa sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mudah tumbang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perawatan sawit dapat praktisi perkebunan lakukan dengan cara memilih pupuk organik yang tepat, dan sesuai dosis. Salah satunya adalah <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kelebihan-pupuk-moaf\/\">pupuk <\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<b><\/b><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dari <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/\">Plantation Key Technology<\/a><\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PKT) yang diformulasikan khusus sesuai dengan kebutuhan tanaman dan bermanfaat memelihara pohon sawit, meningkatkan produktivitas, dan membantu melindungi pohon dari serangan hama dan penyakit.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Sudah Tahu Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pembahasan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kecambah sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, kecambah kelapa sawit yang asli atau palsu, cara buat kecambah bibit sawit, hingga cara tanam kecambah bibit sawit yang bisa Anda ketahui. Jadi, Anda tak perlu bingung lagi saat ingin tanam kecambah kelapa sawit yang benar.<\/span><\/p>\n<h2><b>FAQ<\/b><\/h2>\n<h3><strong>1. Berapa lama ketahanan kecambah sawit?<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyimpanan kecambah untuk pertumbuhan bibit yang terbaik memiliki ketahanan kecambah sawit selama 0-1 minggu hingga maksimal 2 minggu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (disimpan dalam ruangan ber ac).<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Bagaimana ciri-ciri bibit sawit yang bagus?<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada 9 ciri-ciri bibit sawit yang bagus. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mengetahui 9 ciri-ciri bibit sawit yang bagus, di antaranya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki bentuk tunas normal yang berwarna putih.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki bentuk anak daun yang lebar dan tidak kusut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki tempurung bibit sawit yang berwarna hitam gelap.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki akar panjang bibit sawit yang tidak lebih dari 2 hingga 3 sentimeter.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki batang di bagian bawah yang pendek dan gemuk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki calon akar yang berwarna kekuning-kuningan mendekati hijau, sedangkan batang dan daun berwarna keputihan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki bibit sawit yang telah diperiksa dan dinyatakan sehat oleh karantina.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi perusahaan perkebunan yang memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai penanaman kecambah sawit yang tepat untuk kelapa sawit. Kunjungi website kami <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/\">www.pkt-group.com<\/a> atau menghubungi whatsapp kami 0821-2000-6888. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda ingin menanam kecambah sawit dengan benar? Namun, Anda belum tahu caranya? Simak penjelasan selengkapnya di artikel yang satu ini!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7823,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menanam kelapa sawit dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu proses pemilihan bibit, pembibitan, dan pemeliharaan bibit. Selengkapnya baca di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menanam kelapa sawit dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu proses pemilihan bibit, pembibitan, dan pemeliharaan bibit. Selengkapnya baca di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-02T09:51:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-21T03:42:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar\",\"datePublished\":\"2023-02-02T09:51:37+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-21T03:42:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/\"},\"wordCount\":1328,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Kelapa Sawit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/\",\"name\":\"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-02-02T09:51:37+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-21T03:42:57+00:00\",\"description\":\"Cara menanam kelapa sawit dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu proses pemilihan bibit, pembibitan, dan pemeliharaan bibit. Selengkapnya baca di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar","description":"Cara menanam kelapa sawit dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu proses pemilihan bibit, pembibitan, dan pemeliharaan bibit. Selengkapnya baca di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar","og_description":"Cara menanam kelapa sawit dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu proses pemilihan bibit, pembibitan, dan pemeliharaan bibit. Selengkapnya baca di sini!","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-02-02T09:51:37+00:00","article_modified_time":"2024-10-21T03:42:57+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar","datePublished":"2023-02-02T09:51:37+00:00","dateModified":"2024-10-21T03:42:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/"},"wordCount":1328,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg","articleSection":["Kelapa Sawit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/","name":"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg","datePublished":"2023-02-02T09:51:37+00:00","dateModified":"2024-10-21T03:42:57+00:00","description":"Cara menanam kelapa sawit dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu proses pemilihan bibit, pembibitan, dan pemeliharaan bibit. Selengkapnya baca di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-penanaman-kecambah-sawit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketahui Cara Penanaman Kecambah Sawit yang Benar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02165104\/01-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7821"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7821"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7821\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10405,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7821\/revisions\/10405"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}