{"id":7800,"date":"2023-02-02T11:20:20","date_gmt":"2023-02-02T04:20:20","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=7800"},"modified":"2023-12-26T13:41:20","modified_gmt":"2023-12-26T06:41:20","slug":"perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/","title":{"rendered":"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pupuk adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bahan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang mengandung satu atau lebih unsur hara yang digunakan pada media tanam atau tanaman, guna menunjang pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan senyawanya, pupuk dibedakan berdasarkan dua jenis, yaitu pupuk organik atau anorganik. Apa perbedaanya? Simak <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan pupuk organik dan anorganik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Pupuk Organik<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari penguraian dan pelapukan bahan organik yang ada di alam. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya pupuk organik yang dikenal seperti<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> kompos dan pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">k<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">andang, memiliki sifat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tergolong sebagai pupuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">slow release<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau laju pelepasannya yang agak lambat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan pupuk organik biasanya, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">s<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">alah satu <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pupuk-yang-tepat-untuk-kelapa-sawit-di-lahan-mineral-dan-gambut\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk kelapa sawit yang bagus<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<sup>\u00ae <\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang diproduksi oleh <\/span><a href=\"https:\/\/bit.ly\/2vmC5nZ\"><span style=\"font-weight: 400;\">PKT (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plantation Key Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">adalah pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang dapat memperbaiki keasaman tanah dan merangsang perakaran sehingga proses pemupukan kelapa sawit bisa berjalan dengan baik, karena memiliki teknologi terdepan seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">control release.<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengetahui <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan pupuk organik dan anorganik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda perlu mengetahui manfaatnya. Adapun <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/manfaat-pupuk-organik-untuk-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">manfaat pupuk sawit organik<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu mengembangkan sel-sel baru pada tunas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memobilisasi hara yang terdapat pada tanah, sehingga mampu membentuk partikel ion, lalu terserap oleh akar tanaman.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu dalam memproduksi selulosa dan klorofil, yang keduanya penting untuk proses fotosintesis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu dalam menjaga kelembaban tanah dan mengurangi tekanan struktur tanah pada akar tanaman.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mempercepat dan Meningkatkan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jumlah-panen-kelapa-sawit-dalam-setahun\/\">jumlah panen sawit<\/a>.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berperan penting dalam merawat atau mempertahankan tingkat kesuburan tanah yang sudah dipupuk secara berlebihan dengan pupuk anorganik atau kimia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jenis-jenis-pupuk-organik\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pupuk organik kelapa sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat menyeimbangkan p<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">H<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tanah.\u00a0 \u00a0 <\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah lapisan atas merupakan lapisan yang kaya nutrisi, rentan terhadap erosi, dan pupuk organik sangat efektif untuk menghentikan proses ini.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan persentase berat tandan buah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membantu dan mencegah terjadinya ledakan pasokan unsur hara yang dapat meracuni tanaman, pupuk organik berperan dalam pelepasan unsur hara tanah secara bertahap dan terus menerus.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pupuk organik sangat penting untuk mengubah energi cahaya menjadi energi kimia selama proses fotosintesis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengaktifkan enzim tanaman yang penting untuk respirasi fotosintesis, perkembangan bunga, dan pertumbuhan akar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Pupuk Anorganik<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pupuk anorganik berasal dari bahan kimia dengan kandungan hara atau mineral tertentu.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, pada penggunaannya, pupuk anorganik yang tidak terkendali dapat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menyebabkan penurunan kualitas kesuburan fisik dan kimia tanah. Maka, jika pupuk anorganik ini digunakan secara terus menerus oleh petani sawit akan menyebabkan tanah rusak dan produktivitas menurun.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan pupuk organik dan anorganik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Kandungan dan Manfaat<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan pupuk organik dan anorganik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> pertama adalah pada kandungan dan manfaat keduanya. Pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0terbuat dari bahan-bahan alami, sehingga mengandung unsur hara mikro dan makro yang tumbuhan butuhkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara, pupuk anorganik hanya mengandung unsur-unsur makro dari bahan kimia yang tercampur pada pupuk. Nutrisi makronya pun cukup terbatas dan hanya ada pada unsur yang ditambahkan saja.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Bahan Baku<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan pupuk organik dan anorganik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mendasar ada pada bahan baku pembuatannya. Kandungan unsur hara yang terdapat pada pupuk organik atau alami berasal dari bahan alam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, unsur yang terkandung pada pupuk anorganik berasal dari bahan sintetis atau kimia. Dengan kata lain, pupuk anorganik sama sekali tidak menggunakan bahan alami seperti pupuk organik. Perpaduan antara bahan kimia yang ada dalam pupuk anorganik akan menghasilkan unsur makro yang dibutuhkan oleh tumbuhan.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Dampak Lingkungan<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak lingkungan adalah aspek selanjutnya pada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan pupuk organik dan anorganik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebelum dapat Anda gunakan, pupuk anorganik rentan mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">leaching<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yakni suatu proses yang terjadi ketika pupuk dicuci oleh air irigasi atau hujan di bawah tingkat akar tanaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, pemberian pupuk anorganik yang berlebihan dapat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">meningkatkan kadar keasaman tanah yang berdampak negatif seperti mikroorganisme alami di dalam tanah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<sup>\u00ae <\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat meningkatkan konsentrasi beberapa nutrisi, tetapi penumpukan toksisitasnya tidak akan terjadi selama bahan organik dapat terurai dengan baik. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan pupuk organik dan anorganik lainnya adalah pupuk MOAF<sup>\u00ae<\/sup> \u00a0dibuat dari sumber daya alam dan memiliki formulasi yang berbeda-beda dalam setiap perkebunan dengan menyesuaikan kebutuhan tanaman.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu,<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> jumlah gas rumah kaca yang dilepaskan ke atmosfer lebih rendah saat memproduksi pupuk organik dibandingkan saat memproduksi pupuk anorganik.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Efek Reaksi<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan pupuk organik dan anorganik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> selanjutnya adalah efek reaksi pada tanaman dan tanah. Pupuk organik mempunyai efek reaksi yang lebih lambat pada tanaman. Jadi, pupuk ini baik dan cocok untuk Anda gunakan dalam jangka waktu yang panjang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sifat pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0tahan lama, sehingga dapat menggemburkan tanah dan meningkatkan kemampuan tanah dalam me<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yimpan air. Hasilnya, kesuburan tanah tetap terjaga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, pupuk anorganik memiliki efek reaksi yang cepat pada tanaman. Jadi, pupuk ini kurang baik bagi struktur tanah dan mengurangi kesuburan, jika Anda gunakan untuk jangka waktu yang panjang.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Harga<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harga menjadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan pupuk organik dan anorganik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lainnya. Pupuk organik seringkali jauh lebih mahal daripada pupuk anorganik. Namun, pupuk MOAF<sup>\u00ae<\/sup> memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan pupuk organik lainnya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pupuk MOAF<sup>\u00ae<\/sup> akan terus memperbaiki tanah setelah tanaman mengambil nutrisi yang mereka butuhkan. Oleh sebab itu, semakin lama Anda memberikan pupuk organik pada tanah, maka semakin baik pula komposisi dan teksturnya. Sedangkan, pupuk anorganik lebih murah dan biasanya anya dapat digunakan dalam jangka waktu yang pendek.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Efektivitas<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Efektivitas <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, akan memicu perkembangan organisme tanah dan meningkatkan hasil produktivitas pohon sawit Anda. Oleh sebab itu, jika tanah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mendapat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">banyak organisme, maka dapat memberikan unsur hara secara berkepanjangan. Sebab, aktivitas organisme pada tanah akan menguraikan nutrisi-nutrisi yang penting untuk tanaman kelapa sawit Anda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan pemakaian pupuk anorganik malah membuat organisme pada tanah terbunuh. Serta, penggunaan pupuk anorganik ini berpotensi merusak ekosistem di sekitar tanaman Anda<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudah Tahu Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik?<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian 6 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perbedaan pupuk organik dan anorganik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Anda ingin mendapatkan pupuk organik<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<sup>\u00ae<\/sup><\/span>\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tepat dan sesuai dengan kondisi tanah dan tanaman, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">serta <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menghasilkan hasil yang baik. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Silahkan kunjungi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">website kami <\/span><a href=\"https:\/\/bit.ly\/2vmC5nZ\"><b>www.pkt-group.com<\/b><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">atau menghubungi whatsapp kami<\/span> <a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6282120006888&amp;text=Silahkan%20tuliskan%20pertanyaan%20anda&amp;source=&amp;data=\"><b>0821-2000-6888<\/b><\/a><b>.<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pupuk adalah bahan yang mengandung satu atau lebih unsur hara yang digunakan pada media tanam atau tanaman, guna menunjang pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal. Berdasarkan senyawanya, pupuk dibedakan berdasarkan dua jenis, yaitu pupuk organik atau anorganik. Apa perbedaanya? Simak perbedaan pupuk organik dan anorganik!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7801,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Terdapat perbedaan pupuk organik dan anorganik. Bisa dilihat dari beberapa hal, seperti harga, bahan baku, dan dampaknya terhadap lingkungan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Terdapat perbedaan pupuk organik dan anorganik. Bisa dilihat dari beberapa hal, seperti harga, bahan baku, dan dampaknya terhadap lingkungan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-02T04:20:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-26T06:41:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!\",\"datePublished\":\"2023-02-02T04:20:20+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-26T06:41:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/\"},\"wordCount\":936,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Pupuk\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/\",\"name\":\"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-02-02T04:20:20+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-26T06:41:20+00:00\",\"description\":\"Terdapat perbedaan pupuk organik dan anorganik. Bisa dilihat dari beberapa hal, seperti harga, bahan baku, dan dampaknya terhadap lingkungan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!","description":"Terdapat perbedaan pupuk organik dan anorganik. Bisa dilihat dari beberapa hal, seperti harga, bahan baku, dan dampaknya terhadap lingkungan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!","og_description":"Terdapat perbedaan pupuk organik dan anorganik. Bisa dilihat dari beberapa hal, seperti harga, bahan baku, dan dampaknya terhadap lingkungan.","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-02-02T04:20:20+00:00","article_modified_time":"2023-12-26T06:41:20+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!","datePublished":"2023-02-02T04:20:20+00:00","dateModified":"2023-12-26T06:41:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/"},"wordCount":936,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg","articleSection":["Pupuk"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/","name":"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg","datePublished":"2023-02-02T04:20:20+00:00","dateModified":"2023-12-26T06:41:20+00:00","description":"Terdapat perbedaan pupuk organik dan anorganik. Bisa dilihat dari beberapa hal, seperti harga, bahan baku, dan dampaknya terhadap lingkungan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-pupuk-organik-dan-anorganik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik, Petani Kelapa Sawit Wajib Tau!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/02112004\/06-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7800"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7800"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7800\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9435,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7800\/revisions\/9435"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}