{"id":7772,"date":"2023-01-31T17:03:25","date_gmt":"2023-01-31T10:03:25","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=7772"},"modified":"2025-02-25T14:41:54","modified_gmt":"2025-02-25T07:41:54","slug":"ulat-pemakan-daun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/","title":{"rendered":"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ulat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pemakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah salah satu <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyakit-yang-sering-terjadi-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">penyakit<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">hama <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang masih meresahkan para petani setiap periode panennya. Bagaimana tidak? Serangan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ciri-dan-jenis-hama-yang-menyerang-pembibitan-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">hama kelapa sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ini bisa menyebabkan kerugian sangat besar dalam waktu yang singkat. Oleh sebab itu, penyakit ini menjadi ancaman besar bagi para petani dan pengusaha kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">karena <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">berbahanya, hama ini butuh penanganan khusus dan pengawasan secara rutin agar para petani tidak gagal panen. Karena itulah, penting bagi pengusaha dan petani sawit untuk tahu cara paling efektif untuk menangani hama berbahaya ini.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Bentuk dan Pertumbuhan Ulat Pemakan Daun<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara ilmiah ulat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pemakan daun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Setothosea asigna, Setora nitens, Darna trima, dan Parasa lepida)<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">memiliki <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ukuran kecil (&lt; 1 cm), sedang (1-2 cm), dan besar (&gt; 2cm),<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">memiliki bulu runcing dengan ragam corak di punggungnya, dan apabila tersentuh kulit akan mengakibatkan rasa panas terbakar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari bentuk larvanya, hewan ini akan bermetamorfosis menjadi ngengat dengan melewati siklus kepompong atau <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">di<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sebut sebagai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pupa<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Pembentukannya sendiri adalah melalui benang liur yang biasanya bertempat di <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">area piringan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siklus hidup hama jenis ini butuh waktu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3-4 bulan. Fase yang paling berbahaya dari keseluruhan siklus hidupnya adalah fase ulat \/ larva<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk bisa memulai invasinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat berbentuk larva <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">hama ini<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dapat\u00a0 memakan daun kelapa sawit hingga menyisakan tulang daunnya saja. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan yang lebih buruknya lagi, ulat ini menyerang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sawit pada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">semua umur tanaman.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut akan berpengaruh pada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">produktivitas kelapa sawit.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Karena <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">selama satu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> siklus <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">hidup <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ciri-dan-jenis-ulat-api-yang-menyerang-kelapa-sawit\/\">hama ulat api<\/a> menghabiskan 200 cm persegi daun kelapa sawit per ekor ulat\/larva<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Jadi, dampak <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ulat\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pemakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini cukup mengkhawatirkan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, hama jenis ulat api merupakan hama yang paling berbahaya pada perkebunan kelapa sawit, karena memiliki daya rusak daun yang luas.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/manfaat-bakteri-bacillus-thuringiensis-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\">Manfaat Bakteri Bacillus thuringiensis untuk Atasi Hama Ulat<\/a><\/strong><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Kenapa Hama ini Cukup Berbahaya?<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah Anda pelajari sebelumnya bahwa, hama ini menyerang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit pada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">semua umur tanaman.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Namun, sayangnya hama yang petani <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">d<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">isebut sebagai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">UPDKS <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(Ulat Pemakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Daun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kelapa Sawit) ini <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat m<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">emicu gagal panen besar-besaran jika terus dibiarkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan pada kasus terburuk, petani kelapa sawit bisa merugi dan kehilangan lebih dari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">70<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">% hasil panennya. Jenis kerusakan yang besar inilah yang bisa menginvasi perkebunan jika tidak <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">segera <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mendapatkan penanganan yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cepat dan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ulat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pemakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> akan menyerang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> bagian pelepah atas daun hingga pelepah tengah (tergantung jenis ulat api)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kurun waktu tertentu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ulat akan memakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menyisakan tulang daun (lidi), sehingga hal ini bisa mengganggu proses fotosintesis pada tanaman kelapa sawit yang berakibat produksi menjadi turun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya siklus hidup hama ini berlangsung <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3-4 bulan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">saja <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(tergantung jenisnya)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. fase paling berbahaya bukanlah pada ngengat melainkan fase larva\/ulat. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Karena <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">larva<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\/ulat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> butuh asupan makanan yang lebih besar untuk bermetamorfosis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, hama ini <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sangat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">berbahaya dan para petani membutuhkan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">keahlian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">khusus dan harus melakukan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pengendalian hingga batas ambang ekonomi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Para petani juga harus bisa menilai kondisi serta mencari solusi terbaik untuk masalah yang mereka hadapi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, solusi tersebut juga harus sejalan dengan faktor keuangan yang ada. Karena selain penanganan, petani juga membutuhkan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/manfaat-pupuk-organik-untuk-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pupuk kelapa sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk meningkatkan hasil panen.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Gejala Sawit Terserang Hama Ulat Pemakan Daun<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum menemukan solusi, penting bagi para petani untuk mempelajari setiap gejala yang muncul. Beberapa gejala umum tanaman sawit terserang hama <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">UPDKS <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dijumpai adanya kotoran ulat api di bawah pokok (di piringan dan pasar pikul), kotoran butiran berwarna hitam, coklat (tidak segar), dan hijau lembek (segar).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada pelepah tengah sampai pelepah bawah terlihat ada lubang-lubang sampai tinggal tulang daun (lidi).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sedang\u00a0 melewati satu siklus hidup ulat api, di pangkal batang, dan gawangan mati, dijumpai pupa ulat api berbentuk bulat berukuran ujung jari kelingking<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada serangan berat pelepah tengah sampai bawah habis dimakan hingga menyisakan tulang daunnya saja.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h5><strong>Penanganan Hama Ulat Pemakan Daun<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa cara mudah untuk menangani serangan hama <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">UPDKS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Monitoring (Deteksi)<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda harus peka terhadap setiap ciri-ciri serangan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">UPDKS <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pada masing-masing pohon di kebun yang Anda kelola. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dijumpai salah satu ciri-ciri yang disebutkan sebelumnya, maka sebaiknya dilakukan tindakan monitoring (pengamatan) sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Temukan beberapa pokok dengan gejala serangan awal (sebaiknya pokok pengamatan tersebar pada beberapa titik).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ambil sampel dengan memotong pelepah dengan gejala serangan awal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Amati jenis dan jumlah ulat pada sampel yang diambil<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ditemukan jenis ulat dan jumlah ulat pada pelepah sampel diatas batas ambang ekonomi sebaiknya lakukan sensus merata<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Sensus<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sensus dilakukan jika dijumpai serangan ulat api dan sudah dilakukan kegiatan monitoring (deteksi). Sensus dilakukan dengan cara-cara berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan baris ketiga dalam blok\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masuk dan tentukan pokok kelima dan kelipatan dalam satu baris<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ambil sampel pada titik sampel yaitu pelepah bawah dan pelepah tengah pada pokok sampel lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hitung jumlah ulat dan identifikasi jenis ulat yang menyerang tanaman kelapa sawit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ditemukan jumlah ulat di atas ambang ekonomi merata pada semua pohon sampel maka sebaiknya lakukan tindakan pengendalian.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Pengendalian<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatasi hama <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ulat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penggerek<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">pemakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> selanjutnya adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan cara pengasapan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fogging<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) menggunakan alat pulsfog K-22 bio atau alat sejenis. Sebaiknya waktu pengendalian menggunakan alat tersebut pada malam hari. Karena suhu dan tekanan udara, serta kecepatan angin lebih stabil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaiknya penerapan EWS (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Early Warning System<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) diterapkan sebelum adanya tindakan pengendalian karena tindakan pengendalian selain memerlukan biaya yang besar juga bisa mematikan predator alami dari ham ulat api dan sebaiknya dengan menanam tanaman yang bermanfaat bagi predator hama ulat api. Hindari lakukan penyemprotan gulma secara total.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudah Paham Cara Menangani Serangan Ulat Pemakan Daun?<\/strong><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah informasi penting dari mulai pengenalan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ulat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pemakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, dampak risiko yang ditimbulkan, ciri tanaman terserang hama, dan penanganannya. Adanya bekal pengetahuan ini, Anda sebagai petani tidak perlu khawatir lagi dengan serangan hama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, Anda harus ingat untuk selalu peka terhadap serangan hama lain yang juga bisa mempengaruhi hasil panen. Tentunya dengan dedikasi monitoring secara rutin dan penanganan yang tepat, hasil panen pasti bisa lebih optimal.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Serangan ulat pemakan daun pada kelapa sawit memang sangat mengkhawatirkan. Simak artikel ini untuk tahu solusi dari masalah tersebut!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7777,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Serangan ulat pemakan daun pada kelapa sawit memang sangat mengkhawatirkan. Simak artikel ini untuk tahu solusi dari masalah tersebut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Serangan ulat pemakan daun pada kelapa sawit memang sangat mengkhawatirkan. Simak artikel ini untuk tahu solusi dari masalah tersebut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-31T10:03:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-25T07:41:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit\",\"datePublished\":\"2023-01-31T10:03:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-25T07:41:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/\"},\"wordCount\":962,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/\",\"name\":\"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg\",\"datePublished\":\"2023-01-31T10:03:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-25T07:41:54+00:00\",\"description\":\"Serangan ulat pemakan daun pada kelapa sawit memang sangat mengkhawatirkan. Simak artikel ini untuk tahu solusi dari masalah tersebut!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit","description":"Serangan ulat pemakan daun pada kelapa sawit memang sangat mengkhawatirkan. Simak artikel ini untuk tahu solusi dari masalah tersebut!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit","og_description":"Serangan ulat pemakan daun pada kelapa sawit memang sangat mengkhawatirkan. Simak artikel ini untuk tahu solusi dari masalah tersebut!","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-01-31T10:03:25+00:00","article_modified_time":"2025-02-25T07:41:54+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit","datePublished":"2023-01-31T10:03:25+00:00","dateModified":"2025-02-25T07:41:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/"},"wordCount":962,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/","name":"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg","datePublished":"2023-01-31T10:03:25+00:00","dateModified":"2025-02-25T07:41:54+00:00","description":"Serangan ulat pemakan daun pada kelapa sawit memang sangat mengkhawatirkan. Simak artikel ini untuk tahu solusi dari masalah tersebut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ulat-pemakan-daun\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Pengendalian Hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/01114142\/09.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7772"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7772"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7772\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11339,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7772\/revisions\/11339"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7772"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7772"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7772"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}