{"id":7769,"date":"2023-01-31T16:43:26","date_gmt":"2023-01-31T09:43:26","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=7769"},"modified":"2025-02-25T14:34:55","modified_gmt":"2025-02-25T07:34:55","slug":"penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/","title":{"rendered":"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Petani Wajib Tahu!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab daun kelapa sawit kuning dan kering <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">salah satunya adalah karena jamur patogen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">oninense. <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ini merupakan penyakit menular yang menyebabkan daun menguning hingga kematian pada tanaman kelapa sawit jika tidak segera mendapatkan tindakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tentunya masih banyak penyebab lain yang membuat daun kelapa menguning dan kering. Yuk simak penjelasan di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak sekali faktor yang menjadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyebab daun kelapa sawit kuning dan kering<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Salah satunya adalah karena kurangnya asupan unsur hara dari dalam tanah. Selain itu, berikut ini ada beberapa hal lain yang menjadi penyebab daun sawit menguning.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Minimnya Bahan Organik<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu Anda ketahui, bahwa bahan organik merupakan material yang mengandung molekul organik yang bermuatan negatif atau anion. Sementara untuk unsur haranya sendiri bermuatan positif atau kation. Jadi, secara ilmiah anion akan mengikat kation.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara garis besarnya, fungsi dari bahan organik ini adalah sebagai pengganti dari koloid tanah yang bermuatan negatif untuk meningkatkan jumlah anion yang bisa mengikat unsur hara dari pemupukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal inilah yang kemudian menyebabkan tanah berpasir sangat memerlukan tambahan pupuk organik. Sebab, sifat dan karakter dari tanah berpasir tidak memiliki koloid sehingga tanah pun hanya bermuatan negatif alias kurang subur.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Kurangnya Unsur Hara<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Unsur hara ini merupakan salah satu zat penting yang harus tersedia bagi tanaman. Fungsi dari unsur hara ini adalah untuk membantu pertumbuhan tanaman, baik secara vegetatif maupun generatif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, unsur hara yang pohon kelapa sawit butuhkan di antaranya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makro, terdiri dari nitrogen (N), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">phospor <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(P), kalium (K), dan magnesium (Mg).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mikro, terdiri dari boron (B), tembaga (Cu), seng (Zn), mangan (Mn), besi (Fe).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kelompok unsur hara tersebut bisa tanaman sawit dapatkan melalui pemupukan. Jadi, manajemen pemupukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman kelapa sawit ini harus Anda lakukan dengan bijak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurangnya unsur hara dalam tanah ini memang merupakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyebab daun kelapa sawit kuning dan kering<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Lantas, bagaimana penjelasan mengenai pentingnya unsur hara untuk kelapa sawit? Ini dia pemaparan ringkasnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelapa sawit membutuhkan setidaknya kurang lebih <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">12<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">5-7<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> macam unsur hara, mulai dari unsur makro hingga unsur mikro.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah unsur hara makro yang tanaman kelapa sawit butuhkan lebih banyak daripada unsur mikro.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap unsur hara memiliki peranan dalam pertumbuhan kelapa sawit. Untuk itu, Anda perlu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memberikan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jenis-pupuk-dan-metode-yang-sesuai-bagi-tanaman-kelapa-sawit\/\">pupuk kelapa sawit<\/a> yang bagus<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dan sesuai dengan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/dosis-pupuk-kelapa-sawit\/\">dosis pupuk<\/a> yang dibutuhkan tanaman kelapa sawit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akar pohon kelapa sawit akan menyerap unsur hara dari dalam tanah dan mendistribusikan ke seluruh bagian pohon, termasuk daun sawit.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Unsur hara sangat penting dalam menjaga zat klorofil pada daun sawit. <\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>3. pH Tanah Masam<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanah merupakan media yang harus Anda perhatikan dalam menjaga pohon kelapa sawit agar tetap berkualitas. Di Indonesia sendiri sangat sulit untuk mendapatkan tanah dengan pH yang netral, yakni sebesar 7,00.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu Anda ketahui, bahwa pH optimal yang baik untuk ketersediaan semua unsur hara adalah pada rentang pH 6,4 sampai 7,0.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk mengatasi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyebab daun kelapa sawit kuning dan kering<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> akibat pH tanah yang masam, maka beberapa cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan memberikan kapur pertanian atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dolomite<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, maka reaksi kimia kation ini akan saling terikat dengan anion (yakni karbonat) untuk membentuk senyawa garam. <\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Serangan Hama dan Penyakit<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada umumnya, daun kelapa sawit akan menjadi kuning dan mati karena serangan dari hama ataupun jamur penyebab <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyakit-yang-sering-terjadi-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">penyakit kelapa sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Salah satunya adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">serangan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma boninense<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menyerang jaringan tanaman kelapa sawit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, rayap juga bisa menjadi musuh bagi tanaman sawit. Hal ini karena rayap memang suka memakan bagian-bagian tanaman<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis rayap sendiri terbagi menjadi 2, yakni rayap yang suka memakan jaringan tanaman yang sudah mati seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Macrotermes gilvus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan rayap yang memakan jaringan tanaman yang masih hidup, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Coptotermes curvignathus.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu Anda ketahui, karena batang kelapa sawit banyak mengandung selulosa inilah yang menyebabkan rayap suka menggerogoti batang tanaman sawit. <\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Defisit Air<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab daun kelapa sawit kuning dan kering<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> selanjutnya adalah karena defisit air. Perlu Anda ketahui, unsur hara yang sudah Anda berikan melalui pemupukan tersebut bisa sampai ke akar jika mendapat bantuan dari adanya molekul air dalam tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kondisi paling ideal untuk melakukan pemupukan adalah pada saat tanah sedang lembab. Permasalahan defisit air biasanya berada pada area perkebunan dengan topografi berbukit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk area yang lebih tinggi biasanya akan mengalami defisit air yang cukup besar. Selain itu, area dengan tekstur pasir yang tinggi ini sangat rawan mengalami defisit air karena porositas yang sangat tinggi.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hal inilah yang mengakibatkan air cepat menguap atau mengalir pada kondisi tertentu.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Tingginya Residu dalam Tanah<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Residu dalam tanah merupakan molekul atau senyawa sisa dari reaksi kimia utama. Pada umumnya, residu ini akan menjadi kontaminan dan memiliki reaksi penghambat dari suatu reaksi kimia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asal usul dari residu dalam tanah ini berasal dari pemupukan anorganik. Selain itu, residu juga berasal dari herbisida, insektisida, atau<a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/fungisida-kelapa-sawit\/\"> fungisida kelapa sawit<\/a> yang Anda berikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Jenis Pupuk yang Tidak Tepat<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penentuan dosis dan jenis <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/manfaat-pupuk-organik-untuk-tanaman-kelapa-sawit\/\">pupuk kelapa sawit yang bagus<\/a> sangat perlu Anda perhatikan. Selain itu, pemupukan juga harus memperhatikan waktu, cara, dan lokasi pemberian pupuk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya menjadi sesuatu yang wajib bagi Anda untuk memberikan pupuk dengan dosis dan jenis yang tepat. Dengan begitu, maka Anda bisa menghasilkan TBS atau tandan sawit dengan jumlah yang optimal sesuai potensi konservatifnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, salah satu metode yang bisa Anda gunakan untuk menentukan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">formulasi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan dosis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan jenis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> pupuk yang tepat adalah dengan cara <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">meng<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">analisa tanah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daun, s<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">erta hama dan penyakit yang ada di sekitar kebun<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">terlebih dahulu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, untuk mengatasi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyebab daun kelapa sawit kuning dan kering<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah dengan memberikan unsur hara yang cukup dan tepat melalui pemupukan. Selain itu, Anda juga bisa memberikan pupuk yang sesuai dengan standar usia tanaman dan jenis tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Atasi Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering!<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa informasi yang perlu Anda ketahui mengenai apa saja yang menjadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyebab daun kelapa sawit kuning dan kering<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya akan ada banyak sekali cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi permasalahan daun sawit menguning dan kering tersebut. Salah satunya adalah dengan memperbanyak unsur hara dalam tanah. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jamur Ganoderma boninense merupakan salah satu penyebab daun kelapa sawit kuning dan kering. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7770,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Wajib Tahu!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Daun kelapa sawit kuning dan kering disebabkan banyak faktor, mulai dari kurang unsur hara, serangan hama dan penyakit, hingga pupuk yang tidak tepat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Wajib Tahu!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Daun kelapa sawit kuning dan kering disebabkan banyak faktor, mulai dari kurang unsur hara, serangan hama dan penyakit, hingga pupuk yang tidak tepat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-31T09:43:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-25T07:34:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Petani Wajib Tahu!\",\"datePublished\":\"2023-01-31T09:43:26+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-25T07:34:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/\"},\"wordCount\":984,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/\",\"name\":\"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Wajib Tahu!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg\",\"datePublished\":\"2023-01-31T09:43:26+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-25T07:34:55+00:00\",\"description\":\"Daun kelapa sawit kuning dan kering disebabkan banyak faktor, mulai dari kurang unsur hara, serangan hama dan penyakit, hingga pupuk yang tidak tepat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Petani Wajib Tahu!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Petani Wajib Tahu!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Wajib Tahu!","description":"Daun kelapa sawit kuning dan kering disebabkan banyak faktor, mulai dari kurang unsur hara, serangan hama dan penyakit, hingga pupuk yang tidak tepat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Wajib Tahu!","og_description":"Daun kelapa sawit kuning dan kering disebabkan banyak faktor, mulai dari kurang unsur hara, serangan hama dan penyakit, hingga pupuk yang tidak tepat.","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-01-31T09:43:26+00:00","article_modified_time":"2025-02-25T07:34:55+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Petani Wajib Tahu!","datePublished":"2023-01-31T09:43:26+00:00","dateModified":"2025-02-25T07:34:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/"},"wordCount":984,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/","name":"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Wajib Tahu!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg","datePublished":"2023-01-31T09:43:26+00:00","dateModified":"2025-02-25T07:34:55+00:00","description":"Daun kelapa sawit kuning dan kering disebabkan banyak faktor, mulai dari kurang unsur hara, serangan hama dan penyakit, hingga pupuk yang tidak tepat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Petani Wajib Tahu!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyebab-daun-kelapa-sawit-kuning-dan-kering\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penyebab Daun Kelapa Sawit Kuning dan Kering, Petani Wajib Tahu!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31164259\/08.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7769"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7769"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11335,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7769\/revisions\/11335"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7770"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}