{"id":7759,"date":"2023-08-07T08:30:51","date_gmt":"2023-08-07T01:30:51","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=7759"},"modified":"2025-08-07T10:17:58","modified_gmt":"2025-08-07T03:17:58","slug":"jamur-akar-merah-pada-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/","title":{"rendered":"Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit yang Menyebabkan Berbagai Penyakit Lain"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia merupakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">negara <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang subur karena hampir semua tanaman bisa tumbuh dengan baik. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satunya pohon k<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">elapa sawit, jenis tanaman palem <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">satu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ini lebih banyak ditanam di daerah Kalimantan dan Sumatera Utara. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman ini juga merupakan salah satu tanaman komoditi ekspor <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terbesar<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">maka sangat penting bagi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">petani <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">untuk memperhatikan kondisi pohon sawit, terutama cara mengatasi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> masalah penyakit busuk pada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akar kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pohon sawit yang mengalami masalah tersebut tentu tidak bisa menghasilkan buah yang maksimal. Apabila kondisi pembusukan pada akar semakin parah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">serta tidak ditanggulangi secara cepat dan tepat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, pohon pun akan mati <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan tumbang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Alhasil, petani akan mengalami kerugian karena produktivitas perkebunan sawit menurun.<\/span><\/p>\n<p>Dalam dunia kelapa sawit, ada penyakit bernama Jamur Akar Merah. Penyakit Jamur Akar Merah atau <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\">Ganoderma sawit<\/a> bukan hanya mengancam kesehatan tanaman tersebut, tetapi juga memiliki potensi untuk memicu dan memperburuk berbagai penyakit lain. Ganoderma ini dapat merusak sistem perakaran dan struktur pangkal batang kelapa sawit, yang pada gilirannya melemahkan pertahanan alami tanaman terhadap serangan patogen lainnya.<\/p>\n<h2>Mengenal Jamur Akar Merah<\/h2>\n<p>Penyakit Jamur Akar Merah pada kelapa sawit merupakan penyakit serius yang disebabkan oleh jamur <em>Ganoderma pseudoferreum, Ganoderma philippii,<\/em> dan Ganoderma<em> boninense<\/em>. Jamur ini menyerang akar dan pangkal batang tanaman kelapa sawit, mengganggu sistem perakaran dan mengakibatkan pembusukan pada jaringan kayu. Gejalanya sulit terdeteksi pada tahap awal karena seringkali muncul setelah infeksi telah berlangsung lama.<\/p>\n<p>Tanaman kelapa sawit yang terinfeksi biasanya mengalami pertumbuhan yang lambat atau terhambat secara keseluruhan. Daun kelapa sawit juga bisa berubah menjadi kuning, kering, dan pada akhirnya layu serta gugur. Pangkal batang juga akan menjadi lemah, lunak, dan berbusa pada bagian dalamnya. Ini bisa mengakibatkan tumbangnya tanaman kelapa sawit.<\/p>\n<h2>Kerugian Akibat Jamur Akar Merah pada Kelapa Sawit<\/h2>\n<p>Jamur akar merah (<i>Ganoderma boninense<\/i>) merupakan salah satu patogen paling merugikan dalam budidaya kelapa sawit karena menyerang bagian pangkal batang dan sistem perakaran tanaman. Infeksi jamur ini menyebabkan penyakit busuk pangkal batang (BPB) yang bisa berdampak besar terhadap produktivitas bahkan kelangsungan hidup tanaman.<\/p>\n<p>Secara ekonomi, kerugian yang ditimbulkan sangat signifikan, antara lain:<\/p>\n<h3>1. Penurunan Produksi Buah<\/h3>\n<p>Tanaman yang terinfeksi jamur akar merah mengalami gangguan dalam menyerap air dan unsur hara, sehingga pertumbuhannya terganggu. Akibatnya, produksi tandan buah segar (TBS) menurun drastis, baik dari segi jumlah maupun kualitas buah. Dalam kasus infeksi berat, buah yang dihasilkan juga bisa membusuk sebelum panen.<\/p>\n<h3>2. Kematian Tanaman<\/h3>\n<p>Infeksi jamur akar merah bersifat progresif. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini menyebabkan kematian tanaman secara permanen. Tanaman mati pada usia produktif tentu menjadi kerugian besar, karena membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menanam kembali hingga tanaman menghasilkan.<\/p>\n<h3>3. Gagal Panen dan Penurunan Pendapatan<\/h3>\n<p>Di kebun yang terinfeksi parah, jumlah pohon yang terserang bisa sangat banyak. Hal ini mengakibatkan gagal panen secara menyeluruh di blok tertentu, yang otomatis berdampak pada penurunan pendapatan petani atau perusahaan secara drastis.<\/p>\n<h3>4. Biaya Pengendalian Tambahan<\/h3>\n<p>Untuk menangani penyakit ini, diperlukan pengendalian terpadu yang biayanya tidak sedikit, seperti aplikasi fungisida, penebangan tanaman sakit, sanitasi lahan, hingga peremajaan tanaman. Semua ini meningkatkan biaya operasional secara keseluruhan.<\/p>\n<h2>Cara Penyebaran Jamur Akar Merah pada Kelapa Sawit<\/h2>\n<p>Jamur akar merah, atau <i>Ganoderma boninense<\/i>, adalah patogen yang menyebabkan penyakit busuk pangkal batang pada kelapa sawit. Penyakit ini sangat merugikan karena dapat menurunkan produksi dan menyebabkan kematian tanaman. Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah cara penyebaran jamur ini di perkebunan kelapa sawit, agar langkah pencegahan dan pengendaliannya bisa dilakukan secara tepat.<\/p>\n<h3>1. Melalui Akar yang Saling Kontak<\/h3>\n<p>Cara utama penyebaran jamur akar merah adalah kontak langsung antara akar tanaman yang sakit dengan akar tanaman sehat. Akar yang terinfeksi biasanya tertutup oleh miselium jamur berwarna merah yang melekat dengan butiran tanah. Warna merah ini akan terlihat jelas setelah akar dicuci. Dari sinilah jamur dapat menyebar ke tanaman lain yang masih sehat melalui akar yang bersinggungan di dalam tanah.<\/p>\n<h3>2. Infeksi Melalui Luka pada Tanaman<\/h3>\n<p><i>Ganoderma<\/i> merupakan patogen sekunder, artinya ia membutuhkan luka pada jaringan tanaman untuk bisa menginfeksi. Luka bisa terjadi akibat pemangkasan, tekanan alat berat, atau kerusakan akar akibat serangan hama atau kondisi tanah. Setelah menemukan jalur masuk, jamur akan menyerang akar lateral dan menyebar ke pangkal batang.<\/p>\n<h3>3. Penyebaran dengan Rizomorf<\/h3>\n<p>Jamur ini membentuk struktur seperti akar yang disebut rizomorf, yang berwarna merah dengan ujung putih. Rizomorf ini tumbuh dari akar yang terinfeksi dan bisa menjalar ke akar tanaman lain di dekatnya, menjadi jalur penyebaran infeksi antar tanaman dalam satu blok kebun.<\/p>\n<h3>4. Peran Basidiokarp (Tumbuhan Jamur)<\/h3>\n<p>Pada tanaman yang sudah parah, akan muncul basidiokarp (tubuh buah jamur) di pangkal batang. Bentuknya datar dan tipis, berdiameter 15\u201316 cm, dan permukaan atasnya berwarna coklat dengan pola melingkar. Meskipun <i>Ganoderma<\/i> juga menghasilkan spora (basidiospora), penyebaran lewat udara tidak dianggap sebagai jalur utama penyebaran, karena spora hanya bisa menginfeksi jaringan yang sudah mati atau luka, seperti tunggul pohon tua atau tanaman yang sudah lemah.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Penyakit Kelapa Sawit Diakibatkan oleh Jamur Akar Merah<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit Jamur Akar Merah memiliki potensi untuk menimbulkan efek berkelanjutan seperti memicu kemunculan berbagai penyakit lainnya. Ketika Ganoderma menyerang akar dan pangkal batang, tanaman kelapa sawit menjadi rentan terhadap penurunan daya tahan terhadap patogen lain. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kerusakan pada sistem perakaran dan jaringan tanaman dapat melemahkan pertahanan alami kelapa sawit terhadap serangan patogen seperti bakteri, virus, atau jamur lainnya. Kelemahan ini menjadi pintu masuk bagi infeksi lebih lanjut, memperparah kondisi tanaman yang sebelumnya terinfeksi oleh Ganoderma. Dengan demikian, kehadiran Ganoderma tidak hanya mengancam kelangsungan hidup kelapa sawit secara langsung, tetapi juga membuka jalan bagi timbulnya masalah kesehatan tambahan yang bisa merugikan produksi tanaman kelapa sawit secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui macam-macam <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyakit-yang-sering-terjadi-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\">penyakit kelapa sawit dan pencegahannya<\/a> yang tepat agar produktivitas dan hasil kelapa sawit tetap optimal. Supaya bisa memberikan penanganan yang tepat ketika pohon sawit terserang penyakit, ada baiknya Anda mengetahui beberapa macam penyakit berikut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. <i>Blast Disease<\/i> (Akar Sawit Busuk)<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu penyakit karena jamur akar merah pada kelapa sawit adalah kondisi busuk pada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akar kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0karena infeksi jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Phytium <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">hizoctonia lamellifera. Blast disease <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah jenis penyakit yang<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">kerap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menyerang pada akar bagian dalam dan menjadi <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/serangan-penyakit-busuk-pucuk-pada-kelapa-sawit\/\">penyebab sawit busuk<\/a>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jamur yang menginfeksi akar <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ini <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akan membuat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sistem perakaran di dalam tanah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi membusuk<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">akibatnya pohon t<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">idak bisa menyerap nutrisi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan air<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Kondisi ini akan menyebabkan pertumbuhan pohon sawit menjadi terganggu, tidak normal, dan mati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa mengenali beberapa gejala <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang terlihat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">apabila akar pohon <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mengalami pembusukan akibat infeksi jamur <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Gejala tersebut antara lain <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perubahan warna <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(nekrosis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang semula hijau menjadi kuning, dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pertumbuhan tanaman menjadi tidak normal, dan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">pohon tumbuh <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kerdil.<\/span><\/p>\n<h4><strong>Cara Mengatasi <em>Blast Disease<\/em> (Akar Sawit Busuk)<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya Anda tidak mengalami kerugian akibat penyakit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akar kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini, sila<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">h<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kan ikuti beberapa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">untuk menanggulanginya sedini mungkin.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapatkan benih yang sudah teruji kualitasnya dan berasal dari varietas bersertifikat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan menggunakan media yang aman dari infeksi jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Phytium sp <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">R<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">hizoctonia <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">lamellifera.<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Atur kadar pH ideal media semai agar jamur tidak tumbuh subur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghasilkan bibit yang tahan penyakit, maka semai dengan baik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sirami bibit kelapa sawit secukupnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melindungi bibit dengan naungan ketika sedang musim kemarau.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Berikan <span style=\"font-weight: 400;\">CHIPS<sup>\u00ae<\/sup> 2.1<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dari <\/span><a style=\"background-color: white; font-size: 1rem;\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/\">PT PKT<\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">yang dapat membantu memperbaiki jaringan akar dan saluran nutrisi pohon sehingga<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">cikal bakal jamur <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mati sejak dini.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. <i>Anthracnose<\/i><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">blast disease <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menyerang pada bagian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akar kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, selanjutnya ada infeksi jamur akar merah yang menyebabkan penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">anthracnose <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dimana <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menyerang bagian tulang daun dan daun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pohon sawit.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Faktor yang menyebabkan penyakit ini disebabkan oleh beberapa jenis jamur. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">J<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">enis jamur yang menginfeksi daun dan tulang daun ini adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Glomerella cingulata, Botryodiplodia palmarum, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Melanconium sp.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada s<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">erangan parah, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyakit ini membuat<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">seluruh<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> daun akan mengering, produktivitas buah sawit menurun, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan menyebabkan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pohon <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat secara visual, g<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ejala yang bisa Anda kenali yaitu pada tepi atau ujung daun terdapat bercak kecoklatan. Kemudian, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terlihat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bercak kuning yang merupakan batas antara daun yang masih sehat dan sudah terinfeksi jamur. Sedangkan jika jamur menginfeksi tulang daun, maka warna akan berubah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">coklat tua bahkan hitam.<\/span><\/p>\n<h4><strong>Cara Mengatasi <em>Anthracnose<\/em><\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatasi hama penyakit yang menyerang daun dan tulang daun kelapa sawit antara lain seperti berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memilih <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-untuk-memilih-bibit-kelapa-sawit-unggul\/\">bibit kelapa sawit unggul<\/a>, berkualitas, dan sehat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan pemupukan dan penyiraman secara teratur dan dalam <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dosis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang tepat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan jarak yang cukup pada masing-masing tanaman supaya tidak terlalu rapat.<\/span><\/li>\n<li>Pastikan Anda menggunakan media semai yang baik dan mena<span style=\"font-weight: 400;\">na<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">man bibit kelapa sawit dengan benar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>3. <i>Ganoderma Boninense <\/i>(<i>Basal Stem Rot<\/i>\/Busuk Pangkal Batang)<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembusukan karena jamur akar merah tidak hanya pada <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akar kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> saja, namun bagian batang pohon sawit juga kerap terserang penyakit busuk pangkal batang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma boninense <\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menyerang tanaman mulai dari pembibitan hingga tanaman tua yang mengakibatkan menurunnya kualitas tandan buah bahkan dapat mengakibatkan pohon tumbang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Solusi tepat untuk mengatasi infeksi ini adalah dengan pengendalian secara hayati menggunakan CHIPS<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dari PT Propadu Konair Tarahubun (PKT) yang akan memberikan solusi mudah dan tepat untuk perkebunan Anda dalam peningkatan produktivitas maupun pengendalian hama penyakit.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><strong>Cara Mengatasi <em>Ganoderma Boninense<\/em><\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara pengendalian infeksi jamur akar merah ini dapat dengan banyak cara dan upaya, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengadaan sensus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sejak dini.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memusnahkan sumber inokulum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perawatan dengan standar perkebunan yang sesuai tumbuh kembang tanaman.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan pupuk secara tepat, salah satunya menggunakan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aplikasi vaksin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan teknologi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">CHIPS<sup>\u00ae<\/sup><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dari PKT<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghindari penggunaan pupuk kimia secara berlebihan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun jenis j<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">amur yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kerap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mengganggu kesehatan batang pohon <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma boninense, <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma pseudofer<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">re<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">um,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma applanatum. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, jenis jamur tersebut juga dapat menyebabkan pohon sawit terserang penyakit<\/span> <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ciri-ciri-kelapa-sawit-yang-terkena-jamur-ganoderma\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">jamur akar merah<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Batang pohon yang mengalami infeksi ini akan membusuk sehingga bagian dalamnya akan keropos. Kondisi ini tentu akan membuat pohon tidak bisa menyalurkan nutrisi dari akar<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, dan pohon<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> mudah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tumbang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Bahayanya lagi, infeksi <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/waspadai-jamur-ganoderma-penyebab-hancurnya-ribuan-hektar-perkebunan-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">jamur akar merah pada sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ini bisa menular pada pohon terdekat yang akarnya bersentuhan dengan pohon yang terinfeksi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa mengenali gejala penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini dengan memperhatikan warna daun yang berubah menjadi lebih <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kusam <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, daun juga terlihat layu, banyak pele<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">p<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ah daun yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jatuh<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, warna pangkal batang pohon menghitam, dan mengeluarkan lendir. Getah atau lendir tersebut adalah akibat dari infeksi jamur (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">batang dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akar kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> sehat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">serta <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menghasilkan buah melimpah ketika musim panen, yuk simak cara <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-ampuh-untuk-mencegah-jamur-ganoderma\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pengendalian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada kelapa sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memastikan lahan bebas jamur, maka bersihkan bekas lahan dari akar yang sudah lapuk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selalu pilih bibit kelapa berkualitas dan sehat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Taburkan dolomit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">atau kaptan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menyeimbangkan pH tanah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">asam\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bersihkan tunggul sawit dengan membakarnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bongkar tanaman yang masih hidup dan sudah terinfeksi agar bisa menghentikan rantai penularan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>4. <i>Crown Disease<\/i><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akar kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki kondisi yang sehat, namun efek samping jamur akar merah pada kelapa sawit tetap bisa menyerang penyakit lainnya. Contohnya adalah penyakit tajuk atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crown disease<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Crown disease<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini merupakan jenis penyakit berbahaya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">berasal dari keturunan induk kelapa sawit yang bisa dikarenakan jamur akar merah kelapa sawit. Meskipun tidak menular, namun tetap bisa menyebabkan kerugian sehingga butuh penanganan serius.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melihat gejala ini, Anda butuh waktu 2 atau 4 tahun. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, p<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">enyakit karena gen keturunan ini akan menunjukkan gejala pelepah tanpa daun, pelepah bengkok, dan helai daun berukuran kecil-kecil atau bahkan sobek.<\/span><\/p>\n<h4><strong>Cara Mengatasi <em>Crown Disease<\/em><\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pohon kelapa sawit yang mengalami kondisi ini tentu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sulit untuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menghasilkan buah. Adapun, cara efektif untuk menanggulangi penyakit tajuk adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Musnahkan tanaman yang mengalami penyakit gen keturunan tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda wajib mengetahui asal usul bibit ketika membelinya.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan hanya memilih bibit yang sudah bersertifikat dan kualitasnya sudah terbukti.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Pilih bibit dengan kondisi <span style=\"font-weight: 400;\">akar kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sehat agar lebih kuat terhadap risiko infeksi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>5. <i>Spear Rot<\/i><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis penyakit pembusukan lainnya karena jamur akar merah yang juga bisa menimpa tanaman sawit yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">spear rot. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit ini umumnya menyerang kelapa yang masih muda dan belum pernah berbuah. Pohon yang terinfeksi penyakit ini akan mengalami pembusukan pada bagian kuncup tanaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala utama yang akan tampak adalah pohon kerdil, terdapat bagian yang tumbuh secara tidak normal, dan lambat dalam memproduksi buah. Selain itu, jika Anda amati akan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terlihat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bagian kuncup pohon kelapa melengkung. Kuncup juga terdapat noda kecoklatan yang akan terus membusuk.<\/span><\/p>\n<h4><strong>Cara Mengatasi <em>Spear Rot<\/em><\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Upaya untuk mengatasi penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">spear rot <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini sangat sederhana<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> karena Anda tinggal memotong bagian yang busuk akibat infeksi. Hal ini <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">juga <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ampuh untuk mencegah terjadi pembusukan pada bagian kuncup lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><strong>6. <i>Patch Yellow<\/i><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain penyakit busuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akar kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, infeksi jamur akar merah juga menyebabkan penyakit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">patch yellow yang <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sering membuat petani sawi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">t<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> merugi. Penyakit garis kuning ini mulanya menyerang bagian daun tanaman sawit. Apabila kondisi ini tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, akan membuat banyak daun mati sehingga tidak bisa memproduksi buah.<\/span><\/p>\n<h4><strong>Cara Mengatasi <em>Patch Yellow<\/em><\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Fusarium oxysporum <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan biang masalah yang menginfeksi daun tanaman sawit. Perlakuan inokulasi penyakit pada tanaman muda dan bibit baru terbukti efektif untuk menanggulangi masalah tersebut.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Sudah Tahu Apa Itu Jamur Akar Merah dan Dampaknya Pada Perkebunan Kelapa Sawit?<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian pembahasan mengenai penyakit jamur akar merah pada kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Setelah membaca ulasan di atas, tentunya Anda sekarang menjadi lebih paham tentang jamur akar merah pada sawit dan cara mengatasinya yang benar. Semoga pembahasan ini dapat membantu Anda dalam memelihara dan meningkatkan produksi sawit.<\/span><\/p>\n<p>Selama bertahun-tahun, PKT telah memahami secara mendalam cara menangani serangan jamur akar merah pada kelapa sawit. Pengalaman panjang dan pemahaman mendalam terhadap penyakit ini telah menjadi salah satu kekuatan utama PKT dalam menghadapi tantangan dalam pertanian kelapa sawit.<\/p>\n<p>Dengan pengalaman PKT yang sudah terbukti selama bertahun-tahun, Anda dapat memanfaatkan jasa mereka dalam mengendalikan Ganoderma ataupun penyakit sawit lainnta. Baik itu untuk cara-cara efektif dalam mengatasi masalah serangan hama dan penyakit pada kelapa sawit maupun untuk konsultasi mengenai permasalahan lainnya terkait pertanian kelapa sawit. Dengan bantuan dan dukungan dari PKT, para petani dapat mengoptimalkan produktivitas perkebunan sawit mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi perusahaan yang memiliki masalah yang sama dan ingin bertanya lebih lanjut mengenai cara mengendalikan serangan hama penyakit lainnya, dapat mengunjungi website kami <\/span><a href=\"https:\/\/bit.ly\/2Znnnsc\"><b>www.pkt-group.com<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau menghubungi whatsapp kami <\/span><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6282120006888&amp;text=Silahkan%20tuliskan%20pertanyaan%20anda&amp;source=&amp;data=&amp;app_absent=\"><b>+62 821 2000 6888.<\/b><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyakit busuk akar kelapa sawit dapat menurunkan produktivitasnya. Ketahui apa saja jenis penyakit yang rentan menyerang tanaman sawit. Baca Selengkapnya!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7760,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenali penyebab, gejala, dan cara penyebaran jamur akar merah pada kelapa sawit. Pelajari dampaknya dan cara pencegahannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenali penyebab, gejala, dan cara penyebaran jamur akar merah pada kelapa sawit. Pelajari dampaknya dan cara pencegahannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-07T01:30:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-07T03:17:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit yang Menyebabkan Berbagai Penyakit Lain\",\"datePublished\":\"2023-08-07T01:30:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-07T03:17:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/\"},\"wordCount\":2281,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/\",\"name\":\"Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg\",\"datePublished\":\"2023-08-07T01:30:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-07T03:17:58+00:00\",\"description\":\"Kenali penyebab, gejala, dan cara penyebaran jamur akar merah pada kelapa sawit. Pelajari dampaknya dan cara pencegahannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Cara Mencegah Penyakit Pada Akar Hingga Daun Kelapa Sawit - jamur akar merah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit yang Menyebabkan Berbagai Penyakit Lain\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit","description":"Kenali penyebab, gejala, dan cara penyebaran jamur akar merah pada kelapa sawit. Pelajari dampaknya dan cara pencegahannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit","og_description":"Kenali penyebab, gejala, dan cara penyebaran jamur akar merah pada kelapa sawit. Pelajari dampaknya dan cara pencegahannya di sini!","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-08-07T01:30:51+00:00","article_modified_time":"2025-08-07T03:17:58+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"13 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit yang Menyebabkan Berbagai Penyakit Lain","datePublished":"2023-08-07T01:30:51+00:00","dateModified":"2025-08-07T03:17:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/"},"wordCount":2281,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/","name":"Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg","datePublished":"2023-08-07T01:30:51+00:00","dateModified":"2025-08-07T03:17:58+00:00","description":"Kenali penyebab, gejala, dan cara penyebaran jamur akar merah pada kelapa sawit. Pelajari dampaknya dan cara pencegahannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Cara Mencegah Penyakit Pada Akar Hingga Daun Kelapa Sawit - jamur akar merah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Serangan Jamur Akar Merah Pada Kelapa Sawit yang Menyebabkan Berbagai Penyakit Lain"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31152825\/05.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7759"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7759"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7759\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12417,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7759\/revisions\/12417"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7760"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}