{"id":7749,"date":"2023-01-31T13:55:56","date_gmt":"2023-01-31T06:55:56","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=7749"},"modified":"2025-03-12T08:47:04","modified_gmt":"2025-03-12T01:47:04","slug":"gagal-panen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/","title":{"rendered":"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa saja penyebab sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gagal panen<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">? Masalah penurunan produksi sawit disebabkan oleh banyak hal. Misalnya karena pemilihan benih yang salah, kondisi tanah yang tidak mendukung, dan sebagainya. Padahal sawit merupakan primadona <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyumbang penghasil devisa non migas <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terbesar <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">untuk Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai petani sawit, Anda juga perlu mengetahui penyebab gagal panen yang mungkin jarang Anda sadari selama ini, dan penyebab gagal panen oleh penyakit tertentu.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Penyebab Gagal Panen yang Harus Anda Pahami<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti apa kondisi yang kelapa sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gagal panen<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">? Berikut penjelasan tentang berbagai penyebab kegagalan panen yang penting untuk Anda ketahui:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Penggunaan Benih Palsu<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab pertama dan banyak orang yang menduganya sebagai masalah turunan produktivitas kelapa sawit adalah karena penggunaan benih palsu. Hal tersebut dapat terjadi karena minimnya pengetahuan para petani akan benih yang tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, harga benih unggul yang biasanya dianggap terlalu mahal juga menjadi kendala bagi petani untuk memperoleh benih tersebut. Pemakaian <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-untuk-memilih-bibit-kelapa-sawit-unggul\/\">bibit kelapa sawit<\/a> yang sembarangan dan tidak unggul alias <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">illegitim seeds<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berasal dari ketidaktahuan para petani. Kondisi ini juga terjadi karena minimnya pendampingan dari perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, berdasarkan data terakhir dari Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, produktivitas perkebunan sawit tidak lebih dari 2 ton CPO untuk setiap hektar dalam satu tahun. Angka ini tentu jauh melebihi produksi dari perkebunan swasta yang menembus angka 4 sampai 8 ton untuk setiap hektar dalam satu tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rendahnya angka tersebut terjadi karena para petani cenderung menanam sawit secara cepat serta murah tanpa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memperhatikan benih sawit yang digunakan palsu atau tidak, sehingga ini dapat mempengaruhi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> hasil produktivitas pohon sawit.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Tidak Mengolah Kebun Secara Benar<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gagal panen<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> berikutnya yaitu para petani yang kurang memperhatikan bagaimana cara mengolah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kebun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit secara benar. Mereka kurang memperhatikan mulai dari proses perawatan, <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jenis-pupuk-dan-metode-yang-sesuai-bagi-tanaman-kelapa-sawit\/\">pemupukan<\/a>, sampai dengan proses panen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu contohnya adalah para petani belum tahu bagaimana cara untuk memotong pelepah atau membersihkan gawangan secara benar. Ketika panen pun, para petani tersebut tidak mempunyai pengetahuan mengenai apakah kelapa sawit sudah benar-benar matang atau belum.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal seharusnya seorang petani kelapa sawit memahami hal tersebut. Karena pemahaman tentang proses pengolahan merupakan informasi dasar yang harus mereka ketahui.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Peremajaan Kebun Kelapa Sawit Terlambat<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak sedikit yang beranggapan bahwa faktor gagalnya panen juga disebabkan oleh peremajaan kebun yang cenderung terlambat. Pemerintah telah meremajakan kebun dengan luas sekitar 4.000 ha.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Angka ini dianggap masih belum signifikan daripada kebutuhan yang totalnya bisa mencapai lebih dari 1 juta ha serta umurnya lebih dari 25 tahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian di Riau saja, total 68.000 ha yang usianya juga lebih dari 25 tahun. Belum lagi lahan kelapa sawit yang tidak produktif. Kondisi ini terjadi karena pemakaian benih yang kualitasnya tidak bagus.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Lahan Terkena Dampak Pencemaran Lingkungan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain berasal dari faktor internal yaitu ketidaktahuan para petani tentang bibit yang unggul, ternyata <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gagal panen<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> pun juga berasal dari faktor eksternal. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor eksternal tersebut adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lahan kelapa sawit yang tercemar dari aktivitas pertambangan nikel<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan keterangan salah satu petani, kondisi paling parah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dikarenakan faktor eksternal yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terjadi selama 4 bulan terakhir. Ditambah lagi dengan kondisi curah hujan yang cukup tinggi. Kemudian lumpur merah pun masuk ke lahan dan bahkan ketinggiannya bisa sampai betis orang dewasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akibatnya, para petani kesulitan memanen kelapa sawit. Jika bisa, sawit tersebut masih harus digendong dan harus melalui rintangan berupa lumpur tersebut. Akibatnya, para petani mengalami kesulitan sehingga berpengaruh terhadap produktivitasnya.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Penyebab Gagal Panen Karena Penyakit<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prospek kelapa sawit memang menunjukkan hasil yang baik setiap tahunnya. Sebenarnya produksinya pun bisa meningkat ketika para petani mampu melakukan perawatan secara benar. Namun, terkadang ada saja penyakit yang menyerang kelapa sawit sehingga berpengaruh terhadap proses panen. Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. <i>Ganoderma <\/i>atau Penyakit <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/busuk-pangkal-batang-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\">Busuk Pangkal Batang<\/a><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Para petani sawit yang berpengalaman mungkin sudah mengenal penyakit ini. Namun, tentu masih banyak juga yang belum memahami<\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-ampuh-untuk-mencegah-jamur-ganoderma\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">cara membasmi jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Perlu Anda ketehaui, tanaman sawit yang terindikasi terinfeksi jamur ini bisa dilihat dari tampilannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, warna daun yang cenderung <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kusam <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">serta <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">muncul <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daun tombak yang lebih dari satu. Ciri berikutnya pelepah berpatahan atau menggantung pada batang. Kemudian, pangkal batang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pohon sawit<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">terlihat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">membusuk dan akhirnya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menyebabkan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyakit-yang-sering-terjadi-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pohon sawit tumbang<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai petani sawit, sangat penting memahami<\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-mencegah-jamur-ganoderma-dengan-mudah-dan-cepat\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">cara mencegah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ini. Jangan biarkan tanamanmu terinfeksi jamur dan baru kamu obati. Akan lebih baik jika kamu melakukan tindakan pencegahan, agar masalah tidak sampai terlalu parah.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. <i>Marasmius palmivorus<\/i> atau Busuk Buah<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/penyakit-yang-sering-terjadi-pada-tanaman-kelapa-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit kelapa sawit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> lain yang juga menjadi penyebab <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gagal panen<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu busuk buah. Penyakit ini terjadi karena serangan jamur bernama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">M<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">arasmius palmivorus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Gejala awal sebenarnya bisa Anda lihat seperti munculnya benang yang berwarna putih atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">miselia. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Benang tersebut bisa Anda temukan pada permukaan buah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin lama benang putih tersebut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dibiarkan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">membuatnya se<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">makin meluas hingga menutupi hampir semua badan buah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Setelah itu, jamur mulai melakukan penetrasi menuju lapisan mesokarp atau daging buah. Pada akhirnya, buah kelapa sawit pun akan busuk dan warnanya berubah menjadi kecoklatan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. <i>Crown disease <\/i>atau Penyakit Tajuk<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Crown disease<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau penyakit tajuk merupakan sebuah penyakit turunan. Penyakit ini terjadi karena masalah pada gen pada tanaman induk. Anda bisa mengetahui gejalanya ketika sawit sudah berusia antara 2 sampai dengan 4 tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-cirinya yaitu pelepah yang bengkok serta tidak mempunyai helai daun. Bahkan tidak ada satu helai pun, mulai dari tengah sampai dengan ujung pelepah. Kemudian, tanaman yang terkena penyakit tajuk juga tidak dapat menghasilkan buah seperti halnya tanaman seusianya.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Penyakit Busuk Kuncup<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu gejala penyakit busuk kuncup yang juga menjadi penyebab <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gagal panen<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu kuncup yang bengkok. Kemudian jaringan pada kuncup juga akan membusuk. Kondisi ini mengakibatkan perubahan warna yang berubah menjadi kecoklatan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sudah dewasa, biasanya kuncup akan tetap bengkok, lalu perlahan tanaman pun akan tumbang alias mati. Namun, hal ini sebenarnya dapat Anda atasi secara cepat. Hanya saja, dengan catatan Anda sudah mengetahui kondisi tersebut sedari awal.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. <i>Anthracnose<\/i><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit berikutnya bisa Anda lihat dengan munculnya bercak berwarna coklat pada bagian ujung serta tepi daun. Semua bercak tersebut juga dikelilingi warna kuning. Selain itu, ada gejala yang lainnya seperti warna hitam dan coklat pada bagian tulang daun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlahan daun akan mulai mengering dan rusak. Kondisi yang menyebabkan masalah pada kelapa sawit tersebut berasal dari jamur bernama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">B<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">otryodiplodia palmarum, <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">G<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">lomerella cingulata,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">M<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">elanconium<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">sp<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><\/p>\n<h2><strong>Sudah Paham Apa Saja Penyebab Sawit Gagal Panen?<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah informasi tentang kondisi yang mengakibatkan kelapa sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gagal panen<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Anda harus memahami dan mampu mencegah masalah tersebut sehingga produksi kelapa sawit akan lebih berkualitas dan meningkat. Semoga bermanfaat!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi perusahaan yang mengalami gagal panen kelapa sawit dan ingin bertanya lebih lanjut mengenai cara mengendalikan serangan hama dan penyakit, terutama serangan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\">Ganoderma sawit<\/a>, dapat mengunjungi website kami <a href=\"https:\/\/bit.ly\/3824xcJ\"><b>www.pkt-group.com<\/b><\/a>\u00a0atau menghubungi whatsapp kami\u00a0<a href=\"https:\/\/wa.me\/6282120006888?text=Silahkan%20tuliskan%20pertanyaan%20anda\"><b>+62 821 2000 6888<\/b><\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa saja penyebab sawit gagal panen? Masalah penurunan produksi sawit disebabkan oleh banyak hal. Misalnya karena pemilihan benih yang salah, kondisi tanah yang tidak mendukung, dan sebagainya. Simak disini!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7750,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Banyak kondisi yang menyebabkan petani sawit gagal panen baik karena faktor pemilihan bibit maupun karena terserang penyakit. Simak disini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Banyak kondisi yang menyebabkan petani sawit gagal panen baik karena faktor pemilihan bibit maupun karena terserang penyakit. Simak disini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-31T06:55:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-12T01:47:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit\",\"datePublished\":\"2023-01-31T06:55:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-12T01:47:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/\"},\"wordCount\":1070,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/\",\"name\":\"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg\",\"datePublished\":\"2023-01-31T06:55:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-12T01:47:04+00:00\",\"description\":\"Banyak kondisi yang menyebabkan petani sawit gagal panen baik karena faktor pemilihan bibit maupun karena terserang penyakit. Simak disini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit","description":"Banyak kondisi yang menyebabkan petani sawit gagal panen baik karena faktor pemilihan bibit maupun karena terserang penyakit. Simak disini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit","og_description":"Banyak kondisi yang menyebabkan petani sawit gagal panen baik karena faktor pemilihan bibit maupun karena terserang penyakit. Simak disini!","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2023-01-31T06:55:56+00:00","article_modified_time":"2025-03-12T01:47:04+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit","datePublished":"2023-01-31T06:55:56+00:00","dateModified":"2025-03-12T01:47:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/"},"wordCount":1070,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/","name":"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg","datePublished":"2023-01-31T06:55:56+00:00","dateModified":"2025-03-12T01:47:04+00:00","description":"Banyak kondisi yang menyebabkan petani sawit gagal panen baik karena faktor pemilihan bibit maupun karena terserang penyakit. Simak disini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gagal-panen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penyebab Utama Gagal Panen Sawit yang Jarang Disadari Petani Sawit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/31135416\/02.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7749"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7749"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7749\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11432,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7749\/revisions\/11432"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7750"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7749"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7749"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7749"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}