{"id":7264,"date":"2022-11-09T16:25:31","date_gmt":"2022-11-09T09:25:31","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=7264"},"modified":"2025-09-09T14:46:07","modified_gmt":"2025-09-09T07:46:07","slug":"buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/","title":{"rendered":"Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah? Ini Penyebab, dan Cara Mengatasi-Nya!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelapa Sawit di Indonesia merupakan komoditas perkebunan yang menjadi salah satu pilar perekonomian negara. Oleh karena itu, para pengusaha perkebunan sangat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menghindari faktor penyebab buah sawit kecil <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">karena pasti akan mempengaruhi kualitas produksi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tingkat produktivitas suatu tanaman akan berbanding lurus dengan bentuk pemeliharaannya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika teori dan teknik pemeliharaannya benar, serta sesuai kebutuhan Kelapa Sawit, maka sudah pasti hasilnya tak akan membohongi usaha yang telah dilakukan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu Anda juga harus memperhatikan jenis <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-untuk-memilih-bibit-kelapa-sawit-unggul\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">bibit kelapa sawit unggul <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">agar kualitas buah yang dihasilkan bermutu. Nah, bagi Anda yang penasaran apa sih <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyebab buah sawit kecil <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan bagaimana cara mengatasinya, silahkan simak uraian berikut hingga tuntas.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Mitos Yang Beredar Di Masyarakat<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buah Kelapa Sawit telah menjadi komoditas utama perkebunan Indonesia sejak lama. Akan tetapi, sangat disayangkan hingga kini masih saja beredar beberapa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mitos yang salah tentang tanaman kelapa sawit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/inilah-mitos-yang-sering-beredar-dalam-perkebunan-dan-penanaman-sawit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">mitos &amp; fakta kelapa sawit<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">yang salah dan tak mendasar.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>A. Kelapa Sawit Rakus Air<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Entah darimana asalnya, beredar mitos yang banyak diyakini oleh kalangan pengusaha perkebunan kelapa sawit jika jenis tanaman yang satu ini sangat rakus air. Tentu saja ini adalah pendapat yang salah dan perlu diluruskan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari berbagai data dan penelitian yang ada, faktanya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tanaman sawit memiliki kebutuhan air yang jauh lebih rendah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika Anda membandingkannya dengan jenis tumbuhan perkebunan lainnya, misalkan bunga Matahari maka kebutuhan airnya masih jauh lebih rendah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>B. Minyak Kelapa Sawit Tak Sehat<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak kalangan masyarakat yang sangat salah kaprah pendapatnya tentang kelapa sawit ini. Selama ini masih banyak yang merasa minyak olahan dari buah sawit tidak sehat karena memiliki kandungan lemak yang menyebabkan meningkatnya nilai kolesterol pengonsumsinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal faktanya, secara alami <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">minyak kelapa sawit itu bebas lemak trans<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Minyak kelapa sawit juga mengandung kadar tinggi Vitamin A sebesar 15 hingga 30 kali lipat jika dibandingkan dengan wortel atau tomat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu di dalam minyak kelapa sawit juga terdapat kandungan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tokoferol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tokotrienol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang merupakan komponen penyusun antioksidan Vitamin E. Dimana kedua bahan tersebut akan mampu untuk mengurangi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lipoprotein<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> densitas rendah (kolesterol jahat) dalam darah.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>C. Minyak Kelapa Sawit Penyebab Deforestasi<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mitos yang satu ini terbangun akibat teknik budidaya kelapa sawit zaman dahulu yang sering menjadi sebab terjadinya deforestasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, perkebunan sawit saat ini telah dilengkapi dengan berbagai teknik pertanian yang baru. Dimana, pohon <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kelapa sawit akan ditanam secara berkesinambungan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sehingga akan jauh lebih baik<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">bagi lingkungan sekitarnya daripada kebanyakan tanaman minyak nabati lain.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Faktor Penyebab Buah Sawit Tumbuh Kecil<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab buah Sawit kecil <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">itu tidak saja berkaitan dengan faktor internalnya. Akan tetapi, lingkungan eksternalnya juga memberikan pengaruh atau dampak yang cukup besar, mulai dari tak bisa berbuah hingga buah sawitnya berukuran kecil.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini penjelasan faktor apa saja yang menyebabkan buah sawit tumbuh kecil:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Usia Tanaman Sawit yang Masih Muda<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab buah sawit kecil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang pertama adalah usia tanaman kelapa sawit masih sangat muda. Biasanya buah sawit pada rentang usia 12 hingga 18 bulan akan memiliki buah yang ukurannya kecil. Kondisi ini umumnya disebut sebagai buah pasir.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. Lahan Perkebunan Kurang Subur<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab buah sawit kecil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> berikutnya adalah karena kurangnya level kesuburan lahan perkebunan yang menjadi media tanamnya. Tentu saja, Anda masih ingat kaidah umum bahwa kesuburan media tanam akan mendukung kesuburan tanaman tersebut bukan?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana jenis tanaman lainnya, pohon kelapa sawit juga akan semakin tumbuh sempurna jika lahannya merupakan lahan yang subur. Semakin subur lahan yang digunakan, maka akan semakin tinggi kualitas buah sawit yang dihasilkan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>3. Kurangnya Perawatan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab buah sawit kecil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ketiga adalah kurangnya perawatan yang diberikan. Dengan minimnya perawatan yang diberikan maka pohon kelapa sawit akan memiliki hasil buah yang kecil-kecil atau bahkan tak ada buahnya sama sekali.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, alangkah baiknya jika setiap pengelola perkebunan pohon kelapa sawit mengetahui secara detail mengenai penggunaan pupuk yang berkualitas serta cara perawatan yang benar sesuai kebutuhan pohon.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar nutrisi kelapa sawit tercukupi untuk peningkatan produktivitas dan hasil panen, maka dibutuhkan pupuk formula khusus dan berkualitas agar dapat meningkatkan berat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plantation Key Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PKT) sebagai perusahaan\u00a0 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Biotechnology Research and Solution<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang memiliki teknologi pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang diformulasikan secara spesifik dan khusus untuk setiap areal perkebunan yang berbeda. Maka, PKT akan memberikan solusi yang mudah dan tepat untuk perkebunan, khususnya peningkatan produktivitas buah sawit Anda.<\/span><\/p>\n<h3>4. Adanya Serangan Hama Maupun Penyakit<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab buah sawit kecil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang keempat adalah pohon kelapa sawit terserang hama atau suatu jenis penyakit. Tentu saja, serangan hama dan\u00a0 penyakit akan mengganggu pertumbuhan pohon sehingga tidak dapat menghasilkan buah yang berkualitas tinggi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, sudah selayaknya pelaku perkebunan kelapa sawit merubah pola perlakuan terhadap kesehatan tanah terlebih dahulu dengan menggunakan formulasi khusus seperti pupuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pengendalian hayati dengan CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dapat meminimalisir serangan hama dan penyakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Formulasi khusus pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, dapat mengurangi biaya pemupukan dan meningkatkan produksi yang cukup signifikan. Sekaligus berhasil mengendalikan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/mengenal-jamur-ganoderma-gejala-dan-cara-penyebaran-jamur-ganoderma\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sawit <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">dengan teknologi CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, dimana atas penemuannya ini PKT sudah mendapatkan rekor MURI sebagai penemu vaksin<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang pertama dan satu-satunya di Indonesia bahkan di dunia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dibawah ini beberapa jenis hama dan penyakit pada tanaman pohon kelapa sawit, simak penjelasanya.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Terserang Hama Ulat Api<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pohon Kelapa Sawit yang terserang hama ulat api maka sudah pasti sulit untuk berbuah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Jenis hama ulat yang biasanya menyerang pohon kelapa sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah jenis ulat api atau ulat kantung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tak main-main, terjadinya serangan ini mampu untuk menurunkan produktivitas budidaya kelapa sawit hingga 60%. Hal tersebut karena serangan ulat api mampu merusak daun bahkan hingga tinggal tulang daunnya saja.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu jangan dipandang remeh, jika Anda temukan keberadaan ulat api berjumlah 5 sampai 10 ekor per pelepah, maka Anda harus segera mengatasi sebelum semua menjadi terlambat.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Terserang Hama Kumbang<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain ulat api, keberadaan hama lainnya yang juga akan sangat merugikan pertumbuhan pohon kelapa sawit adalah kumbang jenis<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Oryctes rhinoceros.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Keberadaan hama yang satu ini akan membuat produktivitas <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tandan buah segar pohon sawit di tahun pertamanya turun hingga 69%.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>c. Terserang Hama Tikus<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya di rumah tinggal, tikus ternyata juga dapat menjadi hama pada perkebunan kelapa sawit. Hanya saja tikus yang dimaksud di sini adalah jenis tikus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rattus tiomanicus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau tikus pohon.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>d. Penyakit Akar Busuk\u00a0<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain rentan terhadap serangan hama, pohon kelapa sawit tak mampu berbuah atau memiliki buah pasir karena adanya serangan penyakit di bagian akar. Penyakit ini timbul karena adanya jamur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rhizoctonia lamellifera<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Phytium <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sp<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada bagian akar hingga akar jadi busuk.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>e. Penyakit Busuk Pangkal Batang <\/b><b><i>(Ganoderma)<\/i><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain bagian akar, penyakit juga dapat menyerang pada bagian pangkal batang pohon sawit. Biasanya penyakit ini timbul karena serangan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/jamur-akar-merah-pada-sawit\/\">jamur akar merah<\/a> pada sawit, yaitu jamur<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Ganoderma<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">boninense<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma pseudofferum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma applanatum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Cara Mengatasi Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah setelah Anda paham mengapa buah sawit kecil atau bahkan tak berbuah, berikut ini beberapa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara untuk mengatasi buah sawit kecil<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Lakukan Upaya Penanggulangan dan Pencegahan yang Tepat<\/b><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengendalikan hama dan penyakit pada pohon sawit, Anda bisa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menggunakan teknologi CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plantation Key Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) agar produktivitas pohon kelapa sawit dapat terus terjaga tanpa serangan hama penyakit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Burung hantu dapat Anda manfaatkan guna mengendalikan hama tikus karena burung hantu adalah musuh alami tikus.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan pencegahan busuk akar dapat dilakukan dengan menanam, merawat serta melakukan pemupukan yang tepat dengan menggunakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">formulasi khusus pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk pencegahan penyakit busuk pangkal batang, Anda harus membersihkan lahan dari berbagai sisa pelapukan kayu, dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mencegah dengan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/chips-sukses-mencegah-menanggulangi-ganoderma\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">vaksin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> berupa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0CHIPS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ramah lingkungan dan berfungsi untuk menekan laju perkembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ganoderma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ada di pohon maupun segala serangan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/strategi-mengatasi-infeksi-ganoderma-pada-sawit\/\">infeksi Ganoderma<\/a> dari luar pohon di areal kebun, sehingga sawit tetap sehat dan berproduksi secara maksimal,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">serta memperhatikan <\/span><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/cara-menanam-kelapa-sawit-yang-baik-dan-benar\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">cara menanam kelapa Sawit <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang baik dan benar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. Perhatikan Jenis dan Dosis Pemberian Pupuk<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski pemberian pupuk akan mampu merangsang pertumbuhan pohon kelapa sawit menjadi lebih baik, namun Anda harus memperhatikan dosis dan aturan penggunaannya. Maka itu, dengan riset dan pemahaman mendalam akan cara kerja penyerapan akar, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Plantation Key Technology <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(PKT) dapat formulasi pupuk yang sesuai untuk tanaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memberikan pupuk, PKT selalu melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">survey <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">research <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam menentukan apa yang dibutuhkan oleh kebun, dimana solusinya berupa formulasi khusus pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, dengan riset dan pengalaman puluhan tahun, alangkah baiknya jika setiap pengelola perkebunan menggunakan pupuk MOAF<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00ae<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dari PKT yang dapat mendorong peningkatan hasil produksi, berat tandan, jumlah bunga dan tandan, dan mengatasi defisiensi unsur hara.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Sudah Tahu Penyebab Buah Sawit Kecil?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyebab buah sawit kecil <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan tidak berbuah, serta berbagai upaya mengatasi dan mencegahnya. Jika Anda berhasil mencegahnya, tentu juga akan memberikan keuntungan bagi bisnis Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi perusahaan perkebunan yang memiliki masalah sama dan ingin bertanya lebih lanjut mengenai cara meningkatkan produksi dan pengendalian penyakit pada kebun kelapa sawit, dapat mengunjungi website <\/span><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3wIJgRj\"><b>www.pkt-group.com<\/b> <\/a><span style=\"font-weight: 400;\">atau menghubungi whatsapp <\/span><a href=\"https:\/\/wa.me\/6282120006888?text=Silahkan%20tuliskan%20pertanyaan%20anda\"><b>+62 821 2000 6888<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelapa Sawit di Indonesia merupakan komoditas perkebunan yang menjadi salah satu pilar perekonomian negara. Oleh karena itu, para pengusaha perkebunan sangat menghindari faktor penyebab buah sawit kecil karena pasti akan mempengaruhi kualitas produksi.<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":7265,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penyebab dan Cara Atasi Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penyebab buah sawit kecil yang pertama adalah usia tanaman kelapa sawit masih sangat muda. Biasanya buah sawit pada rentang usia 12 hingga 18 bulan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyebab dan Cara Atasi Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penyebab buah sawit kecil yang pertama adalah usia tanaman kelapa sawit masih sangat muda. Biasanya buah sawit pada rentang usia 12 hingga 18 bulan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-09T09:25:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-09T07:46:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah? Ini Penyebab, dan Cara Mengatasi-Nya!\",\"datePublished\":\"2022-11-09T09:25:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-09T07:46:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/\"},\"wordCount\":1421,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg\",\"articleSection\":[\"Kelapa Sawit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/\",\"name\":\"Penyebab dan Cara Atasi Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg\",\"datePublished\":\"2022-11-09T09:25:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-09T07:46:07+00:00\",\"description\":\"Penyebab buah sawit kecil yang pertama adalah usia tanaman kelapa sawit masih sangat muda. Biasanya buah sawit pada rentang usia 12 hingga 18 bulan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah? Ini Penyebab, dan Cara Mengatasi-Nya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penyebab dan Cara Atasi Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah","description":"Penyebab buah sawit kecil yang pertama adalah usia tanaman kelapa sawit masih sangat muda. Biasanya buah sawit pada rentang usia 12 hingga 18 bulan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penyebab dan Cara Atasi Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah","og_description":"Penyebab buah sawit kecil yang pertama adalah usia tanaman kelapa sawit masih sangat muda. Biasanya buah sawit pada rentang usia 12 hingga 18 bulan","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2022-11-09T09:25:31+00:00","article_modified_time":"2025-09-09T07:46:07+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah? Ini Penyebab, dan Cara Mengatasi-Nya!","datePublished":"2022-11-09T09:25:31+00:00","dateModified":"2025-09-09T07:46:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/"},"wordCount":1421,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg","articleSection":["Kelapa Sawit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/","name":"Penyebab dan Cara Atasi Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg","datePublished":"2022-11-09T09:25:31+00:00","dateModified":"2025-09-09T07:46:07+00:00","description":"Penyebab buah sawit kecil yang pertama adalah usia tanaman kelapa sawit masih sangat muda. Biasanya buah sawit pada rentang usia 12 hingga 18 bulan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#primaryimage","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/buah-sawit-kecil-atau-tidak-berbuah-ini-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Buah Sawit Kecil atau Tidak Berbuah? Ini Penyebab, dan Cara Mengatasi-Nya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Template-Foto-Berita-Web-Sawit-Notif-15.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7264"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7264"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7264\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12498,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7264\/revisions\/12498"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7264"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7264"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7264"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}