{"id":4673,"date":"2022-04-12T16:29:05","date_gmt":"2022-04-12T09:29:05","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=4673"},"modified":"2025-04-28T10:09:42","modified_gmt":"2025-04-28T03:09:42","slug":"perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/","title":{"rendered":"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi minyak di Indonesia sangat sulit untuk dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Ragam masakan dan sajian tidak lepas dari penggunaan minyak, seperti untuk menggoreng dan memanggang lauk pauk, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dressing salad<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan lain-lain. Maka tak heran bila penggunaan minyak di Indonesia terus meningkat. Bila ditinjau dari jenisnya, masyarakat Indonesia paling gemar menggunakan minyak kelapa dan minyak sawit. Lantas, apa perbedaan kedua jenis minyak tersebut?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski terlihat mirip, ada perbedaan mendasar antara minyak kelapa dan minyak sawit. Keduanya berasal dari keluarga kelapa yang sama, tetapi bahan dan penggunaan minyak yang mereka hasilkan berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Simak penjelasan berikut ini tentang <\/span><b>minyak kelapa vs minyak sawit<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Pengertian Minyak Kelapa dan Minyak Sawit<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak jenis minyak di pasaran, mulai dari minyak yang paling umum hingga minyak yang terbuat dari bahan-bahan dan kandungan tertentu, serta dijual dengan harga yang beragam. Dari semua jenis minyak ini, minyak kelapa dan minyak sawit merupakan minyak yang paling banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sama-sama merupakan hasil dari olahan kelapa, namun masing-masing dari kedua minyak ini memiliki definisi tersendiri yang mempengaruhi kualitasnya.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Apa Itu Minyak Kelapa?<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak kelapa adalah minyak nabati yang diperoleh dari ampas buah kelapa dan merupakan jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cocos nucifera.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan teknologi ekstraksi, minyak kelapa dapat dibagi menjadi tiga bentuk produksi: minyak kelapa murni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(Virgin Coconut Oil)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan minyak kelapa non-RBD <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(Refine, Bleach, Deodorize).<\/span><\/i><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Apa Itu Minyak Sawit?<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak sawit adalah minyak nabati yang diekstraksi dari kulit buah <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/\">kelapa sawit<\/a>, umumnya masuk ke dalam spesies <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Elaeis guineensis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan memiliki sedikit kandungan daripada spesies<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Attalea maripa.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu dipahami bahwa minyak sawit berbeda dengan minyak inti sawit, yang dibuat dari inti buah yang sama. Minyak sawit juga berbeda dengan minyak kelapa, yang diekstraksi dari inti buah kelapa.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Kandungan Dalam Minyak<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan yang terdapat dalam minyak kelapa dan minyak sawit pun berbeda. Hal ini disebut sangat berpengaruh pada khasiat yang ditimbulkan oleh keduanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, perbedaan kandungan ini juga menjadi salah satu faktor perdebatan tentang mana yang lebih baik antara <\/span><b>minyak kelapa vs minyak sawit<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Berikut penjelasannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Kelapa<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan minyak kelapa serta minyak sawit terletak pada kandungan yang ada di dalamnya. Kandungan minyak kelapa per 100 gram adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalori 862 kcal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah lemak jenuh 87 g\u00a0<\/span>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"3\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asam laurat 47%\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"3\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asam kaproat 0,187%<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Sawit<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak sawit merupakan minyak yang mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. Adapun per 100 gram minyak sawit memiliki kandungan sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalori 884 kcal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah lemak jenuh 49 g<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak inti sawit 82%\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lemak jenuh asam laurat (48%),\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asam miristat (16%),\u00a0<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asam palmitat (8%)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, minyak sawit juga mengadung lemak tak jenuh yang akhirnya membentuk:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asam oleat (15%)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Asam linoleat (3%)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Aroma<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan selanjutnya terletak pada aroma yang dikeluarkan saat memasak. Ini juga mempengaruhi kesehatan dua minyak populer ini. Perbedaannya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Kelapa<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak kelapa memiliki aroma yang harum dan beraroma ketika dipanaskan dalam wajan. Selain itu, karena kandungan lemaknya yang rendah, minyak ini digemari banyak orang yang biasa digunakan untuk memasak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak kelapa juga sering digunakan sebagai campuran dalam kue atau makanan lainnya. Oleh karena itu, tidak heran jika makanan yang dimasak dengan minyak kelapa memiliki aroma yang khas dan nikmat.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Sawit<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak sawit juga mengeluarkan aroma yang juga tak kalah sedap saat digunakan untuk menggoreng makanan. Selain itu, minyak sawit digunakan untuk meningkatkan rasa gurih dan aroma masakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak sawit memiliki titik didih yang tinggi, sehingga tidak mudah rusak saat diproses untuk membuat makanan yang membutuhkan panas tinggi.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Proses Pembuatannya<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pembuatan <\/span><b>minyak kelapa vs minyak sawit<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> pun berbeda meski banyak orang terkecoh dan merasa keduanya mirip. Berikut adalah proses pembuatan minyak kelapa dan minyak sawit.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Kelapa<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak kelapa adalah hasil proses ekstraksi dan penyulingan dari parutan daging kelapa. Cara lain dalam membuat minyak kelapa, yaitu dengan memanaskan ekstrak santan, hingga nantinya dapat diperoleh minyak untuk kemudian disaring dan disimpan di dalam wadah.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Sawit<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia juga merupakan salah satu <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/produsen-minyak-sawit-kini-wajib-pasok-kebutuhan-di-ri-sebelum-ekspor\/\">produsen minyak sawit<\/a> terbesar di dunia dan diekspor ke berbagai belahan dunia untuk tujuan yang berbeda. Minyak sawit berasal dari daging sawit atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mesocarp <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang diperas dan dimurnikan, untuk diproses menjadi minyak nabati (minyak goreng, krim, dan margarin), bahan oleokimia (deterjen dan pelumas), biodiesel (bahan bakar), dan asam laurat (kosmetik dan sabun).\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Kegunaan \/ Pemakaian<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sudut pandang penggunaan, ada beberapa perbedaan antara kedua minyak ini:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Kelapa<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baik di pasar modern maupun pasar tradisional, minyak kelapa biasanya lebih mahal daripada minyak kelapa sawit, sehingga masyarakat menggunakannya dengan lebih hemat. Minyak kelapa sangat ideal untuk memasak makanan yang tidak membutuhkan banyak minyak, seperti bumbu goreng dan saus salad.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Memilih minyak kelapa sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dressing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangat cocok karena tidak mempengaruhi tekstur salad.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Sawit<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang yang menggunakan minyak sawit untuk menggoreng, karena dianggap bisa meningkatkan rasa pada masakan. Selain itu, minyak kelapa sawit memiliki titik didih yang cukup tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini membuat minyak sawit tidak mudah memuai atau rusak ketika proses memasak berlangsung di atas api bersuhu tinggi. Oleh karena itu, minyak sawit sangat cocok untuk hidangan yang digoreng dan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> deep frying.<\/span><\/i><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Warna<\/b><\/h5>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Kelapa<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak kelapa memiliki\u00a0 warna yang cenderung putih atau transparan serta kekuningan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Sawit<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Warna minyak sawit umumnya kuning. Namun terdapat beberapa merek yang produk minyak sawitnya berwarna orange agak kemerahan. Ragam warna terjadi karena minyak sawit diekstraksi dari inti sawit.\u00a0<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Harga<\/b><\/h5>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Kelapa<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini banyak sekali merk dan tipe minyak kelapa yang beredar di pasaran. Namun untuk harganya sendiri memang cenderung lebih mahal dibanding minyak sawit, yakni berada di kisaran Rp27.000 hingga Rp300.000 per liternya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Minyak Sawit<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti minyak kelapa, minyak sawit memiliki banyak tipe dan merk yang beredar di pasaran. Untuk harganya, minyak sawit cenderung lebih murah namun lebih bermanfaat dibanding minyak kelapa yakni berada di kisaran harga Rp13.000 hingga Rp200.000.<\/span><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Kandungan Gizi Minyak Sawit dan Minyak Kelapa<\/b><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak sawit mengandung lebih banyak vitamin E dan A dibandingkan minyak lainnya serta berperan penting sebagai antioksidan. Selain itu, minyak ini memiliki asam lemak esensial seperti asam oleat, asam linolenat, dan linoleat yang bisa mencegah berbagai penyakit degeneratif pada manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan minyak kelapa memiliki lemak jenuh yang berupa asam lemak laurat. Kandungan ini dianggap mudah dicerna dan juga meningkatkan kadar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">High-density lipoprotein<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (HDL). Ini membuat minyak kelapa murni bermanfaat dalam memberi energi pada otak dan membantu menurunkan berat badan.<\/span><\/p>\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pilih-minyak-atau-mentega-ini-saran-ahli-gizi-ipb-university\/\">Pilih Minyak atau Mentega? Ini Saran Ahli Gizi IPB University<\/a><\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><b>Kelebihan Minyak Sawit Dibandingkan Minyak Kelapa<\/b><\/h5>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Rendah Kolesterol<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak sawit disebut rendah kolesterol dibanding minyak kelapa. Pasalnya, minyak kelapa bisa meningkatkan risiko penumpukan lemak dalam tubuh. Hal ini juga meningkatkan kolesterol jahat tubuh.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">\n<h6><b>Tidak Mengandung Lemak Trans<\/b><\/h6>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak sawit ini tidak mengandung asam lemak trans (tidak mengandung lemak trans). Ini merupakan jenis lemak jahat yang mengeluarkan efek negatif pada tubuh. Selain itu, setiap liter minyak sawit mengandung 20% vitamin A, tokotrienol, dan antioksidan tokoferol.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah perbedaan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">minyak kelapa vs minyak sawit<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sering menjadi perdebatan dari semua sisi. Namun perlu dipahami bahwa kedua minyak ini memiliki manfaatnya sendiri bagi tubuh. Meskipun begitu, Anda tetap harus membatasi penggunaan minyak dalam sehari untuk menjaga kesehatan Anda.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konsumsi minyak di Indonesia sangat sulit untuk dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Ragam masakan dan sajian tidak lepas dari penggunaan minyak, seperti untuk menggoreng dan memanggang lauk pauk, dressing salad, dan lain-lain. Perlu dipahami bahwa kedua minyak ini memiliki manfaatnya sendiri bagi tubuh.<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":4674,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,4],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perbedaan minyak kelapa vs minyak sawit yang sering menjadi perdebatan dari semua sisi. Baca selengkapnya tentang minyak kelapa vs minyak sawit.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perbedaan minyak kelapa vs minyak sawit yang sering menjadi perdebatan dari semua sisi. Baca selengkapnya tentang minyak kelapa vs minyak sawit.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-12T09:29:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-28T03:09:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer04\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer04\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer04\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\"},\"headline\":\"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit\",\"datePublished\":\"2022-04-12T09:29:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-28T03:09:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/\"},\"wordCount\":1133,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg\",\"articleSection\":[\"Info\",\"Kelapa Sawit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/\",\"name\":\"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-12T09:29:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-28T03:09:42+00:00\",\"description\":\"Perbedaan minyak kelapa vs minyak sawit yang sering menjadi perdebatan dari semua sisi. Baca selengkapnya tentang minyak kelapa vs minyak sawit.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a\",\"name\":\"Writer04\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer04\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit","description":"Perbedaan minyak kelapa vs minyak sawit yang sering menjadi perdebatan dari semua sisi. Baca selengkapnya tentang minyak kelapa vs minyak sawit.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit","og_description":"Perbedaan minyak kelapa vs minyak sawit yang sering menjadi perdebatan dari semua sisi. Baca selengkapnya tentang minyak kelapa vs minyak sawit.","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2022-04-12T09:29:05+00:00","article_modified_time":"2025-04-28T03:09:42+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer04","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer04","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/"},"author":{"name":"Writer04","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a"},"headline":"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit","datePublished":"2022-04-12T09:29:05+00:00","dateModified":"2025-04-28T03:09:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/"},"wordCount":1133,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg","articleSection":["Info","Kelapa Sawit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/","name":"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg","datePublished":"2022-04-12T09:29:05+00:00","dateModified":"2025-04-28T03:09:42+00:00","description":"Perbedaan minyak kelapa vs minyak sawit yang sering menjadi perdebatan dari semua sisi. Baca selengkapnya tentang minyak kelapa vs minyak sawit.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#primaryimage","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg","width":700,"height":400,"caption":"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/perbedaan-minyak-kelapa-vs-minyak-sawit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan: Minyak Kelapa Vs Minyak Sawit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/d996ef615537d0b84d853d1ea534370a","name":"Writer04","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4212b4b7101aa5d9a5edb7637d72ab82?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer04"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin4\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Minyak-Sawit-VS-Minyak-Kelapa.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4673"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4673"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4673\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11627,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4673\/revisions\/11627"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}