{"id":4162,"date":"2021-11-26T16:19:06","date_gmt":"2021-11-26T09:19:06","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=4162"},"modified":"2022-05-14T13:59:32","modified_gmt":"2022-05-14T06:59:32","slug":"gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/","title":{"rendered":"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>Sawit Notif &#8211; <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Perwakilan pengusaha sawit yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko Supriyono mengkhawatirkan dampak dari proposal kebijakan baru Uni Eropa (UE), yaitu terkait <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">due diligence <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang akan memicu terhambatnya ekspor produk sawit dan komoditas pertanian Indonesia lainnya, mengutip <em><b><a href=\"https:\/\/ekonomi.bisnis.com\/read\/20211125\/12\/1470375\/kebijakan-baru-uni-eropa-ini-bikin-pengusaha-sawit-waswas\">Bisnis.com<\/a><\/b><\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Joko turut mempertanyakan standar yang akan dipakai UE dalam menentukan suatu kawasan apakah termasuk dalam kawasan hasil deforestasi atau bukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kriteria perdagangan produk pertanian bebas dari kawasan deforestasi dikatakan Joko telah diterapkan lebih dulu oleh negara Britania Raya, termasuk produk minyak sawit mentah (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crude palm oil<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\/CPO) dan turunannya asal Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAtas upaya Indonesia, standar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">due diligence <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">diarahkan pada standar legalitas negara asal. Dalam hal ini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia Sustainable Palm Oil <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ISPO) untuk Indonesia,\u201d ujar Joko.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Joko berharap, kedepannya pemerintah Indonesia dapat melakukan perjuangan serupa bagi sawit dan produk pertanian lainnya yang masuk ke UE. Seperti yang diketahui, selain sawit, Indonesia juga mengekspor produk pertanian lain, seperti Kopi dan Kayu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bloomberg, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam upaya membendung deforestasi, saat ini UE sedang bersiap mengeluarkan regulasi baru bagi perusahaan-perusahaan yang memperdagangkan enam komoditas utama pertanian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Regulasi baru tersebut masih dalam tahap proposal berisikan, bahwa perusahaan-perusahaan terkait harus mengumpulkan koordinat geografis yang menunjukkan asal komoditas yang masuk ke pasar UE. Kepastian produk tidak berasal dari area hasil alih fungsi atau kawasan bebas deforestasi akan diawasi oleh otoritas berwenang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Komisioner Lingkungan UE, Virginijus Sinkevicius, sebagai perkumpulan bangsa yang menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia, penanggulangan deforestasi dan degradasi di kawasan lain juga merupakan tanggung jawab UE.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nantinya, regulasi ini akan melarang masuknya komoditas pertanian dan turunannya yang merupakan hasil produksi lahan hasil deforestasi atau terdegradasi pertanggal setelah 31 Desember 2020. Komisi Eropa menginginkan aturan ini bisa menjangkau beberapa komoditas, di antaranya kedelai, daging sapi, minyak sawit, kayu, kakao, dan kopi, serta termasuk produk-produk turunannya seperti cokelat, produk kulit, dan furnitur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><b>Sumber: <a href=\"https:\/\/ekonomi.bisnis.com\/read\/20211125\/12\/1470375\/kebijakan-baru-uni-eropa-ini-bikin-pengusaha-sawit-waswas\">Bisnis.com<\/a><\/b><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sawit Notif &#8211; Perwakilan pengusaha sawit yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko Supriyono mengkhawatirkan dampak dari proposal kebijakan baru Uni Eropa (UE), yaitu terkait due diligence yang akan memicu terhambatnya ekspor produk sawit dan komoditas pertanian Indonesia lainnya.<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":4163,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[45,394,673,191,373,398,89],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perwakilan GAPKI mempertanyakan standar yang akan dipakai UE dalam menentukan suatu kawasan apakah termasuk dalam kawasan hasil deforestasi atau bukan.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perwakilan GAPKI mempertanyakan standar yang akan dipakai UE dalam menentukan suatu kawasan apakah termasuk dalam kawasan hasil deforestasi atau bukan.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-26T09:19:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-05-14T06:59:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"writer3\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"writer3\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/\"},\"author\":{\"name\":\"writer3\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/08b502eff6c8c000ab703c4eda6ad301\"},\"headline\":\"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa\",\"datePublished\":\"2021-11-26T09:19:06+00:00\",\"dateModified\":\"2022-05-14T06:59:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/\"},\"wordCount\":309,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg\",\"keywords\":[\"Berita Sawit\",\"CPO\",\"diskriminasi sawit\",\"GAPKI\",\"Info Sawit\",\"Minyak Sawit\",\"Uni Eropa\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/\",\"name\":\"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-26T09:19:06+00:00\",\"dateModified\":\"2022-05-14T06:59:32+00:00\",\"description\":\"Perwakilan GAPKI mempertanyakan standar yang akan dipakai UE dalam menentukan suatu kawasan apakah termasuk dalam kawasan hasil deforestasi atau bukan.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/08b502eff6c8c000ab703c4eda6ad301\",\"name\":\"writer3\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e72c17fec0ff540be2513ed68f4a768?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e72c17fec0ff540be2513ed68f4a768?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"writer3\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin3\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa","description":"Perwakilan GAPKI mempertanyakan standar yang akan dipakai UE dalam menentukan suatu kawasan apakah termasuk dalam kawasan hasil deforestasi atau bukan.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa","og_description":"Perwakilan GAPKI mempertanyakan standar yang akan dipakai UE dalam menentukan suatu kawasan apakah termasuk dalam kawasan hasil deforestasi atau bukan.\u00a0","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2021-11-26T09:19:06+00:00","article_modified_time":"2022-05-14T06:59:32+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"writer3","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"writer3","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/"},"author":{"name":"writer3","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/08b502eff6c8c000ab703c4eda6ad301"},"headline":"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa","datePublished":"2021-11-26T09:19:06+00:00","dateModified":"2022-05-14T06:59:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/"},"wordCount":309,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg","keywords":["Berita Sawit","CPO","diskriminasi sawit","GAPKI","Info Sawit","Minyak Sawit","Uni Eropa"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/","name":"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg","datePublished":"2021-11-26T09:19:06+00:00","dateModified":"2022-05-14T06:59:32+00:00","description":"Perwakilan GAPKI mempertanyakan standar yang akan dipakai UE dalam menentukan suatu kawasan apakah termasuk dalam kawasan hasil deforestasi atau bukan.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#primaryimage","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg","width":735,"height":400,"caption":"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/gapki-khawatirkan-kebijakan-baru-uni-eropa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"GAPKI Khawatirkan Kebijakan Baru Uni Eropa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/08b502eff6c8c000ab703c4eda6ad301","name":"writer3","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e72c17fec0ff540be2513ed68f4a768?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e72c17fec0ff540be2513ed68f4a768?s=96&d=mm&r=g","caption":"writer3"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin3\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-202111256.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4162"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4162"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4162\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5060,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4162\/revisions\/5060"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4162"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4162"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4162"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}