{"id":4100,"date":"2021-11-06T11:04:41","date_gmt":"2021-11-06T04:04:41","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=4100"},"modified":"2025-03-18T08:50:56","modified_gmt":"2025-03-18T01:50:56","slug":"biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/","title":{"rendered":"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>Sawit Notif &#8211; <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrogen menjadi sumber energi alternatif yang <a href=\"https:\/\/www.iea.org\/reports\/the-future-of-hydrogen\">kian banyak<\/a> dipakai di dunia. Material ini menjadi primadona baru \u2013 terutama dari sektor industri \u2013 lantaran tidak menghasilkan polutan ke udara, hanya <a href=\"https:\/\/afdc.energy.gov\/fuels\/hydrogen_benefits.html\">menghasilkan air.<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidrogen diminati sektor transportasi karena dapat disimpan dalam bentuk yang portabel melalui <em>fuel cell<\/em> (sejenis tempat penyimpanan energi). Kebutuhan ruang penyimpanannya pun lebih kecil \u2014 sekitar separuh dari dimensi baterai <a href=\"https:\/\/www.energy.gov\/sites\/default\/files\/2014\/03\/f9\/thomas_fcev_vs_battery_evs.pdf.\">kendaraan listrik.<\/a> Pengisian ulang hidrogen juga jauh lebih cepat: hanya lima menit ketimbang lama pengisian baterai mobil listrik selama <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=dWAO3vUn7nw&amp;ab_channel=PhysicsGirl\">1,5-8 jam<\/a>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendati begitu, sejumlah pakar mengkhawatirkan produksi hidrogen besar-besaran juga turut menyumbang emisi gas rumah kaca. Badan Energi Internasional (International Energy Agency) mencatat, sekitar <a href=\"https:\/\/www.irena.org\/-\/media\/Files\/IRENA\/Agency\/Publication\/2018\/Sep\/IRENA_Hydrogen_from_renewable_power_2018.pdf\">96% hidrogen<\/a> yang diproduksi di dunia berasal dari gas alam maupun batubara. Proses ini menghasilkan <a href=\"https:\/\/www.iea.org\/reports\/the-future-of-hydrogen%E2%80%94\">830 juta ton CO2 per tahun<\/a>\u2013<br \/>\nsetara dengan gabungan emisi yang dikeluarkan di Indonesia dan Inggris.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persoalan ini bukan tanpa solusi. Hidrogen sebenarnya dapat dihasilkan dari bahan-bahan yang ramah lingkungan melalui proses yang minim emisi. Salah satu sumber yang potensial adalah limbah cair dari pabrik pengolahan kelapa sawit (<em>palm oil mill effluent\/POME<\/em>) untuk menghasilkan biohidrogen.<\/span><\/p>\n<p><strong>Bagaimana biohidrogen diproduksi?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">POME dihasilkan dari aktivitas pengolahan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Setiap pengolahan satu ton TBS akan menghasilkan lebih dari separuh (sekitar 583 kg) <a href=\"https:\/\/www.bpdp.or.id\/Potensi-Limbah-Kelapa-Sawit-Indonesia\">limbah cair POME<\/a>. Saat ini potensi POME di Indonesia adalah sekitar 42,28 juta ton\/tahun yang berasal dari pengolahan 72,5 ribu ton TBS.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">POME memiliki kandungan <a href=\"https:\/\/www.researchgate.net\/publication\/328829217_Palm_Oil_Mill_Effluent_Treatment_Process_Evaluation_and_Fate_of_Priority_Components_in_an_Open_and_Closed_Digestion_System\">organik yang tinggi,<\/a> misalnya <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Selulosa\">senyawa selulosa<\/a> dari kelapa sawit dan minyak yang tidak terekstrak. Limbah cair ini tak bisa dibuang sembarangan karena <a href=\"https:\/\/www.researchgate.net\/publication\/328829217_Palm_Oil_Mill_Effluent_Treatment_Process_Evaluation_and_Fate_of_Priority_Components_in_an_Open_and_Closed_Digestion_System\">berisiko bagi lingkungan<\/a> dan berpotensi melepas emisi gas rumah kaca <a href=\"https:\/\/www.researchgate.net\/publication\/328829217_Palm_Oil_Mill_Effluent_Treatment_Process_Evaluation_and_Fate_of_Priority_Components_in_an_Open_and_Closed_Digestion_System\">ke atmosfer.<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui metode fermentasi, POME dapat diolah untuk menghasilkan sumber energi biohidrogen maupun biogas. Biogas kerap digunakan untuk menghidupkan pembangkit listrik maupun menyalakan api kompor rumah tangga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, produksi keduanya dapat dilakukan secara beriringan. <a href=\"https:\/\/ptseik.bppt.go.id\/berita-ptseik\/74-sekilas-lebih-dekat-dengan-biohidrogen\">Caranya<\/a> melalui pencampuran lumpur aktif yang berasal dari pembuatan biogas dengan POME ke dalam reaktor untuk memproduksi gas hidrogen melalui proses fermentasi gelap (berlangsung tanpa cahaya).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biohidrogen yang dihasilkan kemudian ditampung dalam suatu wadah. Studi menunjukkan, satu ton POME bisa menghasilkan <a href=\"https:\/\/www.sciencedirect.com\/science\/article\/abs\/pii\/S0360319921029153?via%3Dihub\">41 meter kubik (m3) gas Hidrogen.<\/a> Setiap 1 m3 bahan bakar ini dapat menyalakan mobil <a href=\"https:\/\/wernerantweiler.ca\/blog.php?item=2020-09-28\">untuk menempuh jarak sejauh 8,9 km.<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Produksi biohidrogen lalu menghasilkan cairan sisa yang bertekstur bak bubur. Cairan ini dialirkan ke dalam reaktor biogas untuk kembali diolah dalam proses pembuatan biogas kembali.<\/span><\/p>\n<figure class=\"align-center zoomable\"><a href=\"https:\/\/images.theconversation.com\/files\/428735\/original\/file-20211027-25-2ec5gi.png?ixlib=rb-1.1.0&amp;q=45&amp;auto=format&amp;w=1000&amp;fit=clip\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" src=\"https:\/\/images.theconversation.com\/files\/428735\/original\/file-20211027-25-2ec5gi.png?ixlib=rb-1.1.0&amp;q=45&amp;auto=format&amp;w=754&amp;fit=clip\" sizes=\"(min-width: 1466px) 754px, (max-width: 599px) 100vw, (min-width: 600px) 600px, 237px\" srcset=\"https:\/\/images.theconversation.com\/files\/428735\/original\/file-20211027-25-2ec5gi.png?ixlib=rb-1.1.0&amp;q=45&amp;auto=format&amp;w=600&amp;h=319&amp;fit=crop&amp;dpr=1 600w, https:\/\/images.theconversation.com\/files\/428735\/original\/file-20211027-25-2ec5gi.png?ixlib=rb-1.1.0&amp;q=30&amp;auto=format&amp;w=600&amp;h=319&amp;fit=crop&amp;dpr=2 1200w, https:\/\/images.theconversation.com\/files\/428735\/original\/file-20211027-25-2ec5gi.png?ixlib=rb-1.1.0&amp;q=15&amp;auto=format&amp;w=600&amp;h=319&amp;fit=crop&amp;dpr=3 1800w, https:\/\/images.theconversation.com\/files\/428735\/original\/file-20211027-25-2ec5gi.png?ixlib=rb-1.1.0&amp;q=45&amp;auto=format&amp;w=754&amp;h=400&amp;fit=crop&amp;dpr=1 754w, https:\/\/images.theconversation.com\/files\/428735\/original\/file-20211027-25-2ec5gi.png?ixlib=rb-1.1.0&amp;q=30&amp;auto=format&amp;w=754&amp;h=400&amp;fit=crop&amp;dpr=2 1508w, https:\/\/images.theconversation.com\/files\/428735\/original\/file-20211027-25-2ec5gi.png?ixlib=rb-1.1.0&amp;q=15&amp;auto=format&amp;w=754&amp;h=400&amp;fit=crop&amp;dpr=3 2262w\" alt=\"Gambar Bagan unit produksi biohidrogen dan biogas dari POME\" width=\"600\" height=\"319\" \/><\/a><figcaption><span class=\"caption\">Gambar Bagan unit produksi biohidrogen dan biogas dari POME (diadaptasi dari : https:\/\/ptseik.bppt.go.id\/berita-ptseik\/74-sekilas-lebih-dekat-dengan-biohidrogen)<\/span><br \/>\n<span class=\"attribution\"><span class=\"source\">BRIN<\/span><\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Jalan panjang yang layak dijajaki<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian hidrogen masih terus dilakukan untuk agar bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Pengembangan biohidrogen juga dapat menjadi salah satu alternatif sumber hidrogen yang minim emisi dibandingkan hidrogen konvensional, meskipun masih diperlukan penelitian yang cukup panjang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh ini, belum ada satupun unit pengolahan POME menjadi hidrogen. Proyek uji coba sedang dilakukan Pusat Teknologi Sumberdaya Energi dan Industri Kimia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dalam rangka produksi biohidrogen dari POME menggunakan reaktor berkapasitas 1 meter kubik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, gas hidrogen yang dihasilkan reaktor tersebut masih rendah, tak sampai 1% per meter kubik POME. Supaya produktivitas reaktor meningkat, proses fermentasi perlu ditunjang mikroorganisme yang tepat. BRIN masih terus melakukan penelitian guna memecahkan persoalan tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain di Indonesia, riset seputar biohidrogen dari POME juga banyak dilakukan oleh para peneliti dari <a href=\"https:\/\/www.mdpi.com\/2076-3417\/10\/3\/951\/htm,http:\/\/www.pertanika.upm.edu.my\/pjst\/browse\/special-issue?article=JST(S)-0572-2020\">Malaysia<\/a> sebagai salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah seyogyanya terus mendorong dan mendukung penelitian dan pengembangan produksi hidrogen di dalam negeri dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki agar tidak jauh tertinggal dengan negara lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harapannya, penggunaan biohidrogen dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sekaligus mencegah risiko eksploitasi bahan baku baterai sebagai dampak proses transisi ke kendaraan bertenaga listrik.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><strong><em>Penulis:<\/em>\u00a0 <a href=\"https:\/\/theconversation.com\/profiles\/septina-is-heriyanti-1270479\">Septina Is Heriyanti<\/a>, Researcher of Energy, <em><a href=\"https:\/\/theconversation.com\/institutions\/badan-pengkajian-dan-penerapan-teknologi-bppt-3889\">Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)<\/a><\/em> dan <a href=\"https:\/\/theconversation.com\/profiles\/joni-prasetyo-1284936\">Joni Prasetyo<\/a>, Researcher, <em><a href=\"https:\/\/theconversation.com\/institutions\/badan-riset-dan-inovasi-nasional-brin-5337\">Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Sumber:<\/em> <em><a href=\"https:\/\/theconversation.com\">The Conversation<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hidrogen menjadi sumber energi alternatif yang kian banyak dipakai di dunia. Material ini menjadi primadona baru \u2013 terutama dari sektor industri \u2013 lantaran tidak menghasilkan polutan ke udara, hanya menghasilkan air. Sejauh ini, belum ada satupun unit pengolahan POME menjadi hidrogen. Proyek uji coba sedang dilakukan Pusat Teknologi Sumberdaya Energi dan Industri Kimia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dalam rangka produksi biohidrogen dari POME menggunakan reaktor berkapasitas 1 meter kubik.<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":4101,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[635,45,632,631,373,633,634],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hidrogen menjadi sumber energi alternatif yang kian banyak dipakai di dunia. Lantaran tidak menghasilkan polutan ke udara, namun hanya menghasilkan air.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hidrogen menjadi sumber energi alternatif yang kian banyak dipakai di dunia. Lantaran tidak menghasilkan polutan ke udara, namun hanya menghasilkan air.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-06T04:04:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-18T01:50:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"writer3\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"writer3\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/\"},\"author\":{\"name\":\"writer3\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/08b502eff6c8c000ab703c4eda6ad301\"},\"headline\":\"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan\",\"datePublished\":\"2021-11-06T04:04:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-18T01:50:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/\"},\"wordCount\":619,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg\",\"keywords\":[\"bahan bakar ramah lingkungan\",\"Berita Sawit\",\"biohidrogen\",\"Biohidrogen limbah sawit\",\"Info Sawit\",\"limbah sawit\",\"The Conversation\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/\",\"name\":\"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-06T04:04:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-18T01:50:56+00:00\",\"description\":\"Hidrogen menjadi sumber energi alternatif yang kian banyak dipakai di dunia. Lantaran tidak menghasilkan polutan ke udara, namun hanya menghasilkan air.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/08b502eff6c8c000ab703c4eda6ad301\",\"name\":\"writer3\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e72c17fec0ff540be2513ed68f4a768?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e72c17fec0ff540be2513ed68f4a768?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"writer3\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin3\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan","description":"Hidrogen menjadi sumber energi alternatif yang kian banyak dipakai di dunia. Lantaran tidak menghasilkan polutan ke udara, namun hanya menghasilkan air.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan","og_description":"Hidrogen menjadi sumber energi alternatif yang kian banyak dipakai di dunia. Lantaran tidak menghasilkan polutan ke udara, namun hanya menghasilkan air.","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2021-11-06T04:04:41+00:00","article_modified_time":"2025-03-18T01:50:56+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"writer3","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"writer3","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/"},"author":{"name":"writer3","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/08b502eff6c8c000ab703c4eda6ad301"},"headline":"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan","datePublished":"2021-11-06T04:04:41+00:00","dateModified":"2025-03-18T01:50:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/"},"wordCount":619,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg","keywords":["bahan bakar ramah lingkungan","Berita Sawit","biohidrogen","Biohidrogen limbah sawit","Info Sawit","limbah sawit","The Conversation"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/","name":"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg","datePublished":"2021-11-06T04:04:41+00:00","dateModified":"2025-03-18T01:50:56+00:00","description":"Hidrogen menjadi sumber energi alternatif yang kian banyak dipakai di dunia. Lantaran tidak menghasilkan polutan ke udara, namun hanya menghasilkan air.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#primaryimage","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/biohidrogen-limbah-sawit-sebagai-bahan-bakar-ramah-lingkungan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Biohidrogen Limbah Sawit Sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/08b502eff6c8c000ab703c4eda6ad301","name":"writer3","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e72c17fec0ff540be2513ed68f4a768?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7e72c17fec0ff540be2513ed68f4a768?s=96&d=mm&r=g","caption":"writer3"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin3\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/sawitnotif-20211106.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4100"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4100"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4100\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11462,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4100\/revisions\/11462"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4101"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}