{"id":2484,"date":"2020-02-08T05:25:10","date_gmt":"2020-02-07T22:25:10","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=2484"},"modified":"2023-06-13T16:41:13","modified_gmt":"2023-06-13T09:41:13","slug":"hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/","title":{"rendered":"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Rayap pada tanaman kelapa sawit yang memiliki nama latin yaitu<em> Coptotermes curvignathus<\/em>. Hama ini adalah salah satu masalah yang berbahaya, dan harus ditangani secara rutin terutama pada lahan gambut di perkebunan kelapa sawit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hama ini tidak mengenal usia tanaman, baik tanaman belum menghasilkan (TBM) maupun tanaman menghasilkan (TM) juga tidak luput dari serangannya. Sama halnya dengan manusia, rayap juga memiliki sistem sosial, dimana kedudukan tertinggi adalah raja dan ratu yang diikuti dengan pekerja dan prajurit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun jenis atau kasta pada rayap adalah sebagai berikut :<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Rayap pekerja memiliki tubuh berwarna putih dan panjang tubuhnya 5 mm.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tubuh rayap tentara berukuran 6 \u2013 8 mm, memiliki kepala besar dan rahang yang kuat. Apabila rayap ini merasa terganggu, maka ia akan segera mengeluarkan cairan putih dari kelenjar bagian depan kepalanya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Rayap ratu, panjang tubuhnya dapat mencapai 50 mm dan ratu memiliki tugas<br \/>\nutama untuk reproduksi anggota koloni.<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_2486\" aria-describedby=\"caption-attachment-2486\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2486\" src=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/01-2-e1586298265861.jpg\" alt=\"Hama Rayap\" width=\"500\" height=\"273\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2486\" class=\"wp-caption-text\"><em>Hama Rayap<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rayap dapat membuat sarang di dalam batang kayu yang lapuk. Biasanya rayap pekerja membuat jalur di dalam tanah agar mereka dapat bergerak keluar dari sarang, kemudian membuat sarang lainnya di dekat areal sarang pertama. Sarang \u2013 sarang tersebut saling berhubungan satu dengan yang lain, hingga mencapai panjang 90 m dan kedalaman 30 \u2013 60 cm di bawah permukaan tanah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara rayap menyerang tanaman kelapa sawit yaitu dengan menggerek dan memakan pangkal batang kelapa sawit, kemudian mulai merusak jaringan akar, batang, daun, bahkan sampai ke titik tumbuh tanaman kelapa sawit, sehingga dapat menyebabkan kematian pada tanaman TBM maupun TM.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ciri &#8211; ciri tanaman kelapa sawit yang terserang rayap meliputi :<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Terdapat lorong rayap yang terbuat dari tanah dan berada di permukaan batang yang mengarah ke bagian pucuk tanaman.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Daun terlihat layu dan kering.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Banyak rayap berkeliaran di sekitar tanaman.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengendalian hama rayap di dalam areal pertanaman dapat dilakukan dengan menggunakan <strong><a href=\"https:\/\/bit.ly\/2UBv0Kg\">CHIPS\u00ae 3.2<\/a><\/strong> dan diikuti dengan pupuk MOAF\u00ae yang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat seluruh jaringan tanaman, serta meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit. Selain itu, pupuk <strong><a href=\"https:\/\/bit.ly\/2UBv0Kg\">MOAF\u00ae<\/a><\/strong> juga berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan vegetatif dan generatif tanaman, merangsang pertumbuhan bunga dan buah, juga meningkatkan produksi melalui berat tandan maupun jumlah tandan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kunjungi website kami<strong> <a href=\"https:\/\/bit.ly\/2UBv0Kg\">www.pkt-group.com<\/a><\/strong> jika memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai cara mengendalikan serangan rayap dan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/ciri-dan-jenis-hama-yang-menyerang-pembibitan-kelapa-sawit\/\">hama kelapa sawit<\/a> lainnya, atau lebih lengkapnya dapat menghubungi whatsapp <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/\">PKT<\/a> di\u00a0<strong> <a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6282120006888&amp;text=Silahkan%20tuliskan%20pertanyaan%20anda&amp;source=&amp;data=&amp;app_absent=\">0821-2000-688<\/a><\/strong>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rayap pada tanaman kelapa sawit yang memiliki nama latin yaitu Coptotermes curvignathus. Hama ini adalah salah satu masalah yang berbahaya, dan harus ditangani secara rutin terutama pada lahan gambut di perkebunan kelapa sawit. Hama ini tidak mengenal usia tanaman, baik tanaman belum menghasilkan (TBM) maupun tanaman menghasilkan (TM) juga tidak luput dari serangannya.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2709,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Untuk mengendalian hama rayap di dalam areal pertanaman dapat dilakukan dengan menggunakan CHIPS\u00ae 3.2 dan diikuti dengan pupuk MOAF\u00ae\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Untuk mengendalian hama rayap di dalam areal pertanaman dapat dilakukan dengan menggunakan CHIPS\u00ae 3.2 dan diikuti dengan pupuk MOAF\u00ae\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-07T22:25:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-13T09:41:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer01\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer01\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer01\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/66aa699f86bec3b3790325e1f177e325\"},\"headline\":\"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit\",\"datePublished\":\"2020-02-07T22:25:10+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-13T09:41:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/\"},\"wordCount\":384,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg\",\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/\",\"name\":\"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg\",\"datePublished\":\"2020-02-07T22:25:10+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-13T09:41:13+00:00\",\"description\":\"Untuk mengendalian hama rayap di dalam areal pertanaman dapat dilakukan dengan menggunakan CHIPS\u00ae 3.2 dan diikuti dengan pupuk MOAF\u00ae\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/66aa699f86bec3b3790325e1f177e325\",\"name\":\"Writer01\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/68ede7b43fa96146d67f58981c42143b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/68ede7b43fa96146d67f58981c42143b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer01\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"],\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/oryctes\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit","description":"Untuk mengendalian hama rayap di dalam areal pertanaman dapat dilakukan dengan menggunakan CHIPS\u00ae 3.2 dan diikuti dengan pupuk MOAF\u00ae","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit","og_description":"Untuk mengendalian hama rayap di dalam areal pertanaman dapat dilakukan dengan menggunakan CHIPS\u00ae 3.2 dan diikuti dengan pupuk MOAF\u00ae","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2020-02-07T22:25:10+00:00","article_modified_time":"2023-06-13T09:41:13+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer01","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer01","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/"},"author":{"name":"Writer01","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/66aa699f86bec3b3790325e1f177e325"},"headline":"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit","datePublished":"2020-02-07T22:25:10+00:00","dateModified":"2023-06-13T09:41:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/"},"wordCount":384,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg","articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/","name":"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg","datePublished":"2020-02-07T22:25:10+00:00","dateModified":"2023-06-13T09:41:13+00:00","description":"Untuk mengendalian hama rayap di dalam areal pertanaman dapat dilakukan dengan menggunakan CHIPS\u00ae 3.2 dan diikuti dengan pupuk MOAF\u00ae","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#primaryimage","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg","width":735,"height":400,"caption":"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/hama-rayap-yang-menyerang-tanaman-kelapa-sawit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hama Rayap yang Menyerang Tanaman Kelapa Sawit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/66aa699f86bec3b3790325e1f177e325","name":"Writer01","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/68ede7b43fa96146d67f58981c42143b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/68ede7b43fa96146d67f58981c42143b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer01"},"sameAs":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"],"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/oryctes\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/SDF.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2484"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2484"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2484\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5437,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2484\/revisions\/5437"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2484"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2484"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2484"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}