{"id":12420,"date":"2025-08-21T14:55:18","date_gmt":"2025-08-21T07:55:18","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=12420"},"modified":"2025-08-22T09:19:25","modified_gmt":"2025-08-22T02:19:25","slug":"unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/","title":{"rendered":"Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit"},"content":{"rendered":"<p><strong>Sawit Notif &#8211; <\/strong>Produksi kelapa sawit yang tinggi dan berkelanjutan tidak hanya bergantung pada pemenuhan <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-hara-makro-dan-mikro-ketahui-jenis-dan-fungsinya-pada-tanaman\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">unsur hara<\/a> makro seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Walaupun hanya diperlukan dalam jumlah minimal, unsur hara mikro berperan krusial dalam menunjang proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman.<\/p>\n<p>Di antara unsur mikro tersebut, <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/pentingnya-unsur-hara-tembaga-untuk-sawit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tembaga (Cu),<\/a> boron (B), dan seng (Zn) memiliki peranan kunci dalam berbagai fungsi fisiologis tanaman kelapa sawit. Ketidakseimbangan atau defisiensi salah satu dari unsur ini terbukti dapat menyebabkan gangguan morfologi tanaman, menurunnya produktivitas tandan buah segar (TBS), hingga potensi kerugian ekonomi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Tembaga (Cu): Penopang Fotosintesis dan Ketahanan Tanaman<\/strong><\/p>\n<p>Tembaga berperan sebagai kofaktor enzim yang berkontribusi dalam jalannya proses respirasi serta fotosintesis pada tumbuhan. Unsur ini juga membantu pembentukan lignin komponen struktural yang memperkuat jaringan tanaman seperti batang dan pelepah. Perannya juga meliputi peningkatan ketahanan tanaman terhadap infeksi patogen.<\/p>\n<p><strong>Dampak Kekurangan Cu:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ujung daun muda menjadi kering atau mengalami nekrosis.<\/li>\n<li>Daun terlihat layu dan pertumbuhan vegetatif melambat.<\/li>\n<li>Pelepah bisa melengkung ke bawah seperti ekor ikan (<em>fishtail leaf<\/em>).<\/li>\n<li>Berkurangnya luas permukaan daun mengakibatkan penurunan efisiensi fotosintesis, yang pada akhirnya menghambat pembentukan biomassa dan menurunkan berat tandan<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Boron (B): Unsur Kritis Pembentuk Bunga dan Buah<\/strong><\/p>\n<p>Boron memainkan peran penting dalam pembelahan sel, pembentukan dinding sel, transportasi gula, serta fungsi jaringan meristematik. <a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/dampak-kekurangan-unsur-hara-boron\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Unsur Boron (B)<\/a> sangat bermanfaat dalam proses penyerbukan dan pembentukan buah kelapa sawit.<\/p>\n<p><strong>Gejala Kekurangan B:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Daun muda tidak membuka sempurna (<em>crinkle leaf<\/em>), rapuh, atau menggulung ke atas <em>(hook leaf).<\/em><\/li>\n<li>Pelepah tampak kaku, lebih pendek dari normal.<\/li>\n<li>Terjadi pembentukan buah yang tidak sempurna, bahkan bisa menghasilkan buah tanpa biji atau partenokarpi<\/li>\n<li>Jumlah bunga betina berkurang, yang berdampak pada sedikitnya tandan buah atau meningkatnya jumlah tandan kosong.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Defisiensi boron sering disebut sebagai salah satu faktor utama yang menyebabkan turunnya produktivitas di perkebunan kelapa sawit. Dengan pemberian boron dalam bentuk borat atau pupuk khusus mikro, pembentukan bunga betina dapat dioptimalkan, memperbaiki struktur buah, dan meningkatkan jumlah TBS.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Seng (Zn): Pengatur Hormon dan Pertumbuhan Vegetatif<\/strong><\/p>\n<p>Seng sangat penting dalam sintesis hormon pertumbuhan (auksin), pemanjangan sel, dan aktivitas enzimatik tanaman. Zn juga mempengaruhi pembentukan jaringan daun dan akar yang sehat, serta metabolisme karbohidrat.<\/p>\n<p><strong>Gejala Kekurangan Zn:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Daun muda menjadi kecil, sempit (<em>little leaf<\/em>), dan mengalami klorosis antar tulang daun.<\/li>\n<li>Ruas pelepah pendek sehingga pelepah saling berdekatan.<\/li>\n<li>Tanaman menjadi kerdil dan lambat berkembang.<\/li>\n<li>Gangguan sintesis auksin berdampak langsung pada terbatasnya pembentukan bunga dan buah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemupukan Zn yang presisi tidak hanya membantu memperbaiki struktur daun dan akar, tetapi juga meningkatkan berat dan ukuran tandan buah hingga 10\u201315% dibandingkan tanaman yang tidak mendapatkan Zn.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Faktor Penentu Efektivitas Aplikasi Unsur Mikro<\/strong><\/p>\n<p>Keberhasilan pemupukan unsur mikro dipengaruhi oleh beberapa variabel penting:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>pH tanah:<\/strong> Penyerapan unsur mikro optimal terjadi pada pH tanah netral hingga agak asam. Tanah dengan sifat alkalis cenderung mengurangi kemampuan tanaman dalam menyerap unsur tembaga (Cu), boron (B), dan seng (Zn) secara signifikan<\/li>\n<li><strong>Unsur hara mikro<\/strong> dapat diaplikasikan dalam bentuk <em>chelate<\/em>, sulfat, maupun borat, dan tiap bentuknya lebih efektif pada kondisi tanah yang berbeda<\/li>\n<li><strong>Waktu aplikasi:<\/strong> Aplikasi paling efektif dilakukan pada fase vegetatif aktif atau menjelang pembungaan agar terserap optimal oleh jaringan tanaman.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pemantauan dan Praktik Lapangan<\/strong><\/p>\n<p>Pemupukan berbasis data lapangan menjadi kunci untuk keberhasilan manajemen hara mikro. Oleh karena itu, analisis jaringan daun (<em>leaf sampling<\/em>) secara berkala sangat dianjurkan untuk mengetahui status nutrisi aktual dan menentukan dosis korektif yang tepat.<\/p>\n<p><strong>Kesimpulan:<\/strong><\/p>\n<p>Meskipun dibutuhkan dalam jumlah kecil, unsur mikro seperti Cu, B, dan Zn memiliki peran penting yang tidak bisa digantikan dalam mendukung proses fisiologis dan hasil produksi kelapa sawit. Unsur ini dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman secara nyata. Dengan pengelolaan hara mikro yang tepat berdasarkan analisis tanah dan jaringan tanaman petani dan perusahaan perkebunan dapat meningkatkan efisiensi pupuk, mengurangi biaya, dan memaksimalkan hasil panen secara berkelanjutan.(AD)(DK)<\/p>\n<p>Untuk informasi lebih lengkap terkait cara meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit Anda, silahkan hubungi\u00a0\u00a0<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6282120006888&amp;text=Silahkan%20tuliskan%20pertanyaan%20anda&amp;source=&amp;data=\">0821-2000-6888<\/a>\u00a0 atau kunjungi website<a href=\"https:\/\/bit.ly\/3rbW0i6\">\u00a0www.pkt-group.com<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sawit Notif &#8211; Produksi kelapa sawit yang tinggi dan berkelanjutan tidak hanya bergantung pada pemenuhan unsur hara makro seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Walaupun hanya diperlukan dalam jumlah minimal, unsur &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":12421,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[1180,1294,1183],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Unsur hara seperti tembaga (Cu), boron (B), dan seng (Zn) memiliki peranan kunci dalam berbagai fungsi fisiologis tanaman kelapa sawit\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Unsur hara seperti tembaga (Cu), boron (B), dan seng (Zn) memiliki peranan kunci dalam berbagai fungsi fisiologis tanaman kelapa sawit\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-21T07:55:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-22T02:19:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer05\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer05\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer05\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/85dd5df47ff4362dc287cc0007dd69d9\"},\"headline\":\"Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit\",\"datePublished\":\"2025-08-21T07:55:18+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-22T02:19:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/\"},\"wordCount\":644,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg\",\"keywords\":[\"unsur hara\",\"unsur hara makro dan mikro\",\"unsur tanah\"],\"articleSection\":[\"Kelapa Sawit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/\",\"name\":\"Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-08-21T07:55:18+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-22T02:19:25+00:00\",\"description\":\"Unsur hara seperti tembaga (Cu), boron (B), dan seng (Zn) memiliki peranan kunci dalam berbagai fungsi fisiologis tanaman kelapa sawit\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"unsur-hara\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/85dd5df47ff4362dc287cc0007dd69d9\",\"name\":\"Writer05\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb0f83741228214b80028e2555cb261b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb0f83741228214b80028e2555cb261b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer05\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin5\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit","description":"Unsur hara seperti tembaga (Cu), boron (B), dan seng (Zn) memiliki peranan kunci dalam berbagai fungsi fisiologis tanaman kelapa sawit","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit","og_description":"Unsur hara seperti tembaga (Cu), boron (B), dan seng (Zn) memiliki peranan kunci dalam berbagai fungsi fisiologis tanaman kelapa sawit","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2025-08-21T07:55:18+00:00","article_modified_time":"2025-08-22T02:19:25+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer05","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer05","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/"},"author":{"name":"Writer05","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/85dd5df47ff4362dc287cc0007dd69d9"},"headline":"Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit","datePublished":"2025-08-21T07:55:18+00:00","dateModified":"2025-08-22T02:19:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/"},"wordCount":644,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg","keywords":["unsur hara","unsur hara makro dan mikro","unsur tanah"],"articleSection":["Kelapa Sawit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/","name":"Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg","datePublished":"2025-08-21T07:55:18+00:00","dateModified":"2025-08-22T02:19:25+00:00","description":"Unsur hara seperti tembaga (Cu), boron (B), dan seng (Zn) memiliki peranan kunci dalam berbagai fungsi fisiologis tanaman kelapa sawit","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg","width":735,"height":400,"caption":"unsur-hara"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/unsur-mikro-makro-peran-dampak-cu-b-dan-zn-dalam-produksi-kelapa-sawit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Unsur Mikro, Makro: Peran, Dampak Cu, B, dan Zn dalam Produksi Kelapa Sawit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/85dd5df47ff4362dc287cc0007dd69d9","name":"Writer05","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb0f83741228214b80028e2555cb261b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb0f83741228214b80028e2555cb261b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer05"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin5\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/08\/21145432\/1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12420"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12420"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12420\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12425,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12420\/revisions\/12425"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12421"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12420"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12420"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12420"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}