{"id":11853,"date":"2025-06-17T10:48:04","date_gmt":"2025-06-17T03:48:04","guid":{"rendered":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?p=11853"},"modified":"2025-07-29T14:44:06","modified_gmt":"2025-07-29T07:44:06","slug":"siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/","title":{"rendered":"Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian"},"content":{"rendered":"<p><strong>Sawit Notif- <\/strong><a href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/kenali-berbagai-jenis-ganoderma-sawit-yang-perlu-anda-ketahui\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><em>Ganoderma boninense<\/em><\/a> adalah jamur patogen tanah yang menjadi penyebab utama <strong>penyakit busuk pangkal batang (BPP)<\/strong> pada tanaman kelapa sawit (<em>Elaeis guineensis<\/em>). Penyakit ini merupakan salah satu masalah utama dalam budidaya kelapa sawit di Asia Tenggara, terutama di Indonesia dan Malaysia. Untuk memahami cara pengendalian yang efektif, penting untuk mengenal secara menyeluruh <strong>siklus hidup Ganoderma boninense<\/strong>.<\/p>\n<h5><strong>Tahapan Siklus Hidup Ganoderma boninense<\/strong><\/h5>\n<ol>\n<li>\n<h5><strong> Spora (Basidiospora)<\/strong><\/h5>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li><em>Ganoderma boninense<\/em> menghasilkan spora seksual yang disebut <strong>basidiospora<\/strong>, yang dilepaskan dari tubuh buah (<em>basidiokarp<\/em>).<\/li>\n<li>Spora ini sangat ringan dan menyebar melalui udara, air hujan, atau percikan tanah.<\/li>\n<li>Umur spora di lingkungan dapat bervariasi dari <strong>beberapa hari hingga beberapa minggu<\/strong>, tergantung pada kondisi lingkungan.<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h5><strong> Germinasi Spora dan Hifa Monokariotik<\/strong><\/h5>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Spora yang jatuh di jaringan akar atau permukaan tanah yang sesuai akan berkecambah, membentuk <strong>hifa monokariotik<\/strong>.<\/li>\n<li>Hifa ini tidak bersifat patogenik sampai melakukan fusi (plasmogami) dengan hifa lain yang kompatibel.<\/li>\n<li>Tahapan ini terjadi dalam <strong>1\u20134 minggu setelah spora jatuh<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h5><strong> Plasmogami dan Pembentukan Hifa Dikariotik (Infektif)<\/strong><\/h5>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Dua hifa monokariotik yang kompatibel akan mengalami <strong>plasmogami<\/strong>, membentuk <strong>hifa dikariotik<\/strong>, yang merupakan tahap infektif utama.<\/li>\n<li>Hifa ini menyerang akar dan jaringan batang bagian bawah tanaman kelapa sawit, menyebabkan dekomposisi jaringan dan gangguan transportasi air dan nutrisi.<\/li>\n<li>Proses ini berlangsung selama <strong>beberapa bulan hingga lebih dari setahun<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h5><strong> Kolonisasi dan Gejala Infeksi<\/strong><\/h5>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Hifa dikariotik berkembang di dalam jaringan tanaman, merusak jaringan vaskular dan menyebabkan gejala khas seperti daun menguning, pelepasan pelepah, hingga kematian tanaman.<\/li>\n<li>Tahap ini bisa berlangsung selama <strong>1\u20133 tahun<\/strong>, tergantung pada umur tanaman dan lingkungan sekitar.<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h5><strong> Pembentukan Basidiokarp (Tubuh Buah)<\/strong><\/h5>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Setelah hifa matang dan jaringan tanaman banyak terdekomposisi, jamur akan membentuk <strong>basidiokarp<\/strong> atau tubuh buah di permukaan batang atau akar.<\/li>\n<li>Tubuh buah ini merupakan struktur reproduksi untuk menghasilkan basidiospora baru.<\/li>\n<li>Terbentuk biasanya setelah <strong>1\u20132 tahun infeksi<\/strong>, tergantung tingkat keparahan penyakit.<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"6\">\n<li>\n<h5><strong> Pelepasan Spora dan Kematian<\/strong><\/h5>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Basidiokarp akan melepaskan jutaan spora untuk memulai siklus baru.<\/li>\n<li>Jamur akan mati apabila:\n<ul>\n<li>Jaringan tanaman inang habis (mati total).<\/li>\n<li>Terpapar kondisi ekstrem (kering, panas tinggi).<\/li>\n<li>Terkena agen pengendali biologis atau kimiawi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Umur hidup total Ganoderma boninense<\/strong> di dalam jaringan tanaman biasanya <strong>1,5 hingga 3 tahun<\/strong>, tetapi dapat lebih lama jika kondisi lingkungan sangat mendukung dan tanaman masih hidup sebagian.<\/p>\n<h5><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h5>\n<p>Siklus hidup <em>Ganoderma boninense<\/em> dimulai dari spora yang berkecambah, membentuk hifa, melakukan infeksi aktif, membentuk tubuh buah, dan akhirnya menghasilkan spora baru. Umur hidup jamur ini bervariasi, umumnya antara <strong>1 hingga 3 tahun<\/strong> per siklus infeksi, dan dapat terus berlanjut selama masih ada inang dan lingkungan mendukung. Pemahaman siklus ini sangat penting dalam strategi pengendalian penyakit Ganoderma di kebun kelapa sawit.(AD)(DK)(NR)<\/p>\n<p>Bagi pihak perkebunan sawit yang ingin mendapatkan informasi lebih lengkap silahkan hubungi\u00a0 <a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6282120006888&amp;text=Silahkan%20tuliskan%20pertanyaan%20anda&amp;source=&amp;data=\">0821-2000-6888<\/a> atau kunjungi website <a href=\"http:\/\/www.pkt-group.com\">www.pkt-group.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sawit Notif- Ganoderma boninense adalah jamur patogen tanah yang menjadi penyebab utama penyakit busuk pangkal batang (BPP) pada tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis). Penyakit ini merupakan salah satu masalah utama &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":11856,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[542,1234,107],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ganoderma boninense adalah jamur patogen tanah yang menjadi penyebab utama penyakit busuk pangkal batang (BPP) pada tanaman kelapa sawit\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ganoderma boninense adalah jamur patogen tanah yang menjadi penyebab utama penyakit busuk pangkal batang (BPP) pada tanaman kelapa sawit\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-17T03:48:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-29T07:44:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Writer05\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Writer05\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/\"},\"author\":{\"name\":\"Writer05\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/85dd5df47ff4362dc287cc0007dd69d9\"},\"headline\":\"Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian\",\"datePublished\":\"2025-06-17T03:48:04+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-29T07:44:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/\"},\"wordCount\":437,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg\",\"keywords\":[\"ganoderma\",\"infeksi ganoderma\",\"Spora\"],\"articleSection\":[\"Hama &amp; Penyakit\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/\",\"name\":\"Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-17T03:48:04+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-29T07:44:06+00:00\",\"description\":\"Ganoderma boninense adalah jamur patogen tanah yang menjadi penyebab utama penyakit busuk pangkal batang (BPP) pada tanaman kelapa sawit\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg\",\"width\":735,\"height\":400,\"caption\":\"ganoderma-boninense\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"name\":\"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia\",\"description\":\"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization\",\"name\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png\",\"width\":823,\"height\":563,\"caption\":\"PT. Propadu Konair Tarahubun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/85dd5df47ff4362dc287cc0007dd69d9\",\"name\":\"Writer05\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb0f83741228214b80028e2555cb261b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb0f83741228214b80028e2555cb261b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Writer05\"},\"url\":\"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin5\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian","description":"Ganoderma boninense adalah jamur patogen tanah yang menjadi penyebab utama penyakit busuk pangkal batang (BPP) pada tanaman kelapa sawit","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian","og_description":"Ganoderma boninense adalah jamur patogen tanah yang menjadi penyebab utama penyakit busuk pangkal batang (BPP) pada tanaman kelapa sawit","og_url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/","og_site_name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","article_published_time":"2025-06-17T03:48:04+00:00","article_modified_time":"2025-07-29T07:44:06+00:00","og_image":[{"width":735,"height":400,"url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Writer05","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Writer05","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/"},"author":{"name":"Writer05","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/85dd5df47ff4362dc287cc0007dd69d9"},"headline":"Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian","datePublished":"2025-06-17T03:48:04+00:00","dateModified":"2025-07-29T07:44:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/"},"wordCount":437,"publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg","keywords":["ganoderma","infeksi ganoderma","Spora"],"articleSection":["Hama &amp; Penyakit"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/","name":"Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg","datePublished":"2025-06-17T03:48:04+00:00","dateModified":"2025-07-29T07:44:06+00:00","description":"Ganoderma boninense adalah jamur patogen tanah yang menjadi penyebab utama penyakit busuk pangkal batang (BPP) pada tanaman kelapa sawit","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#primaryimage","url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg","contentUrl":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg","width":735,"height":400,"caption":"ganoderma-boninense"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/siklus-hidup-ganoderma-boninense-dari-spora-hingga-kematian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Siklus Hidup Ganoderma boninense: Dari Spora hingga Kematian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#website","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","name":"Sawitnotif by PKT Group - Media Sawit Indonesia","description":"Sawitnotif adalah blog informatif mengenai kelapa sawit dan jamur ganoderma yang bisa menambah pengetahuan Anda tentang kelapa sawit","publisher":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#organization","name":"PT. Propadu Konair Tarahubun","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","contentUrl":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/PT.-Propadu-Konair-Tarahubun.png","width":823,"height":563,"caption":"PT. Propadu Konair Tarahubun"},"image":{"@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/85dd5df47ff4362dc287cc0007dd69d9","name":"Writer05","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb0f83741228214b80028e2555cb261b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb0f83741228214b80028e2555cb261b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Writer05"},"url":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/author\/admin5\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/sawit-notif.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/2025\/06\/17105222\/4.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11853"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11853"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11853\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12340,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11853\/revisions\/12340"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11856"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkt-group.com\/sawitnotif\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}